- Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang
- BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas
- Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur akan Dibangun Ulang
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi
- Pemkab Lamteng Evaluasi Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2025
- Pemkab Bahas Kesepakatan PBJT Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero)
- Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Bogor
Pemkab Lambar Perketat Pengawasan Program MBG
Wabup Mad Hasnurin Ungkap Temuan Penting di Lapangan

LAMPUNG BARAT, MFH — Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam
menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini terlihat dari keikutsertaan
aktif Pemkab Lampung Barat dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG Tahun
2025 dan Persiapan Satgas MBG Tahun 2026 yang digelar secara virtual oleh
Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari
Ruang Rapat Pesagi, Kantor Bupati Lampung Barat, dan dihadiri langsung oleh
Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, Ketua Satgas MBG Lampung Barat
yang juga Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Hikami, para
kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Berencana Perpanjang Nota Kesepahaman, UBL Kunjungi Bupati0
- Wabup Beri Penghargaan Enam OPD dan Tiga Kecamatan Berkinerja Terbaik0
- Bupati Ingatkan Kader PDIP Lampung Barat Turun dan Berbuat untuk Masyarakat0
- Pesona Okjek Wisata Gerbang Langit Lambar Kian Memikat0
- Tinjau Korban Kebakaran, Bupati Parosil Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana0
Rapat yang dipimpin langsung oleh
Gubernur Lampung dan diikuti kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini menjadi
momentum penting untuk mengulas capaian, tantangan, sekaligus strategi
penguatan Program MBG ke depan.
Dalam laporannya, Wakil Bupati Mad
Hasnurin mengungkapkan adanya perkembangan signifikan jumlah Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung Barat.
Jika pada Desember 2025 tercatat
sebanyak 24 SPPG yang telah tersinkronisasi dan terverifikasi, maka pada
Januari 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 29 SPPG Reguler.
“SPPG yang berdiri di Lampung Barat
ini didirikan oleh pihak swasta dan Badan Gizi Nasional. Ini menunjukkan
antusiasme dan dukungan terhadap Program MBG terus meningkat,” ujar Mad
Hasnurin.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa
peningkatan jumlah SPPG juga dibarengi dengan tantangan serius, khususnya dalam
hal pengawasan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
Wabup Mad Hasnurin secara terbuka
memaparkan sejumlah temuan pelanggaran di lapangan yang berhasil diidentifikasi
oleh Tim Satgas MBG.
Salah satunya terjadi di SPPG Pasar
Liwa, Kecamatan Balik Bukit, yang ditemukan kurang higienis dalam proses
pencucian bahan makanan hingga terdapat ulat pada daun sajian. Atas temuan
tersebut, Tim Satgas langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan teguran
tertulis (SP 1).
Selain itu, pelanggaran juga
ditemukan di SPPG Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, serta SPPG Tugu Sari II,
Kecamatan Sumber Jaya, yang telah beroperasi meski pembangunan sarana prasarana
seperti IPAL dan dapur masak belum sepenuhnya selesai. Kedua SPPG tersebut juga
telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan dan pemberian SP 1.
“Semua temuan ini langsung kami
tindak lanjuti. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, apalagi menyangkut
kesehatan dan keselamatan penerima manfaat,” tegas Mad Hasnurin.
Meski demikian, ia menyimpulkan
bahwa secara umum pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lampung Barat berjalan
cukup baik, berkat koordinasi lintas sektor yang solid.
Untuk menjawab tantangan ke depan,
Pemkab Lampung Barat terus mendorong kolaborasi dan sinergi antara seluruh
unsur Satgas, khususnya para camat, kepala puskesmas, Babinsa, dan
Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pengawasan di tingkat kecamatan.
Sebagai langkah strategis, Pemkab
Lampung Barat juga telah menerbitkan Surat Keputusan Sekretaris Daerah
Kabupaten terkait pembagian wilayah kerja Tim Satgas P3 MBG menjadi lima
wilayah, berdasarkan kecamatan, guna meningkatkan efektivitas monitoring dan
evaluasi di lapangan.
Dengan langkah-langkah
tegas dan terukur ini, Pemkab Lampung Barat optimistis Program Makan Bergizi
Gratis dapat berjalan semakin berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar
memberikan manfaat bagi masyarakat. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)