- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026

BAKAUHENI, MFH,-- Arus balik
Lebaran dari Sumatera menuju Jawa memasuki fase krusial. Setelah sempat
melandai di awal periode, pergerakan kini kembali menguat, dengan potensi
lonjakan signifikan dalam beberapa hari ke depan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
mencatat, hingga saat ini sekitar 49 persen pemudik telah kembali ke Jawa,
sehingga tekanan arus diprediksi akan terus meningkat, terutama pada puncak
arus balik kedua pada 28–29 Maret 2026.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo,
menyebut kondisi ini sebagai fase konsolidasi menuju puncak arus balik, di mana
pergerakan yang sempat tersebar kini mulai terkonsentrasi kembali.
Baca Lainnya :
- Perkuat Layanan Arus Balik, ASDP Jaga Perjalanan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman0
- Mudik Unik Jelang Lebaran, Tempuh Perjalanan Padang Pariaman ke Bogor Naik Becak Motor0
- Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan jadi Ajang Silaturahmi Lintas Agama0
- Dari Pecel Siram hingga Es Dawet, UMKM Jadi Bintang di Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan 0
- Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga0
“Arus balik tidak terjadi serentak,
tetapi meningkat secara bertahap. Setelah sempat landai, pergerakan kini
kembali menguat dan diproyeksikan mencapai puncaknya dalam waktu dekat. Karena
itu, kami memastikan seluruh kesiapan operasional berada pada level optimal,
sekaligus mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak yang
diperkirakan pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” ujar Heru.
Berdasarkan data operasional, total
penumpang yang telah kembali ke Jawa pada periode 22 Maret hingga 26 Maret 2026
pukul 14.00 WIB (H hingga H+4) mencapai 444.223 orang atau sekitar 49 persen
dari total penumpang saat arus mudik sebesar 898.864 orang. Sementara itu,
total kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 118.297 unit atau 49
persen dari total kendaraan saat mudik sebanyak 239.920 unit.
Dengan masih tersisa sekitar 51
persen pengguna jasa yang belum kembali, potensi lonjakan dalam waktu
berdekatan menjadi perhatian utama. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ASDP
memperkuat pola operasi yang adaptif, termasuk penerapan skema
Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal saat kepadatan
meningkat.
Pengendalian arus kendaraan juga
diperkuat melalui sistem delaying dan pengalihan arus di sejumlah buffer zone
strategis. Di Merak, pengaturan dilakukan melalui Rest Area KM 43, KM 68, serta
Jalan Lingkar Selatan (JLS). Sementara di Bakauheni, titik penyangga mencakup
Rest Area KM 49B, KM 20B, Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati, untuk memastikan
distribusi kendaraan tetap terkendali dan tidak menumpuk di pelabuhan.
Beli
Tiket via Ferizy Lebih Awal
Corporate Secretary ASDP, Windy
Andale, menambahkan bahwa stimulus tarif juga dihadirkan untuk mendorong
distribusi perjalanan yang lebih merata. Diskon 100 persen tarif jasa
pelabuhan—setara sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan—diberlakukan
pada 7 lintasan dan 14 pelabuhan selama 12–31 Maret 2026.
Kebijakan ini berlaku bagi pejalan
kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan
golongan II layanan express. Selain itu, penerapan tarif tunggal di Bakauheni
diberlakukan sejak 23 Maret hingga 29 Maret 2026 untuk kendaraan golongan I
hingga VIA.
“Untuk perjalanan yang lebih
lancar, masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal melalui Ferizy yang
tersedia hingga H-60, menghindari calo, serta datang sesuai jadwal keberangkatan,”
ujar Windy.
Kinerja penyeberangan juga
mencerminkan tekanan trafik yang terus meningkat. Berdasarkan data Posko
Bakauheni hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera
ke Jawa mencapai 878.773 orang atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu,
dengan total kendaraan 208.688 unit atau meningkat 21,8 persen.
Sementara itu, dari Jawa ke
Sumatera tercatat 1.121.851 penumpang atau naik 2,9 persen, dengan total
kendaraan mencapai 289.623 unit atau tumbuh 6,5 persen dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya.
Dengan strategi operasional yang
adaptif dan penguatan koordinasi lintas stakeholder, ASDP memastikan lonjakan
arus balik dapat dikelola secara terukur. Fokus utama tetap pada menjaga
kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pengguna jasa
di tengah peningkatan trafik menuju puncak arus balik. [MFH/Jun]










3.jpg)