- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Perkuat Layanan Arus Balik, ASDP Jaga Perjalanan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman

BAKAUHENI, MFH,-- Arus balik
Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa terus menunjukkan peningkatan
signifikan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) memperkuat layanan penyeberangan guna memastikan perjalanan pemudik
tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Berdasarkan data Posko per 23 Maret
2026 pukul 00.00 - 23.59 WIB (H+1),
total penumpang tercatat mencapai 91.657 orang atau meningkat 58,6 persen
dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 57.801 orang. Sementara itu,
total kendaraan mencapai 25.332 unit atau naik 70,4 persen dari 14.866 unit
pada periode sebelumnya.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo,
menyampaikan bahwa tren peningkatan arus balik diproyeksikan masih akan
berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus balik diperkirakan
terjadi secara bertahap, yakni pada Selasa (24/3), serta kembali meningkat pada
Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3). Hingga periode 24 Maret (H+2) pukul 14.00 WIB,
jumlah penumpang tercatat 50.631 orang atau naik 53,5 persen, dengan total
kendaraan sebanyak 12.654 unit atau meningkat 48,1 persen.
Baca Lainnya :
- Mudik Unik Jelang Lebaran, Tempuh Perjalanan Padang Pariaman ke Bogor Naik Becak Motor0
- Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan jadi Ajang Silaturahmi Lintas Agama0
- Dari Pecel Siram hingga Es Dawet, UMKM Jadi Bintang di Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan 0
- Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga0
- Kades Sukiman Hadiri Santunan 37 Anak Yatim dan Pembagian Sembako Lansia di Dusun Setia Bakti0
“Jumlah pergerakan arus balik mudik
hingga H+2 saat ini sudah mencapai 142.288 orang dan 37.634 unit kendaraan atau
15 persen dari total trafik arus mudik. Melihat proyeksi tersebut, kami
mengimbau masyarakat untuk dapat mengatur waktu perjalanan dan menghindari
periode puncak tersebut guna meminimalisasi antrean dan kepadatan di
pelabuhan,” ujar Heru.
GM ASDP Cabang Bakauheni Partogi
Tamba mengatakan, menghadapi dinamika arus balik Lebaran khususnya dari
Sumatera menuju Jawa, ASDP mengimplementasikan berbagai langkah antisipatif
yang fleksibel. Operasional kapal disiapkan antara 28 hingga 33 unit per hari,
menyesuaikan tingkat kepadatan. Selain itu, pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB)
diterapkan untuk mempercepat rotasi kapal dan menjaga kelancaran arus kendaraan.
Optimalisasi juga dilakukan melalui
pemanfaatan buffer zone di sejumlah titik strategis, seperti KM49B, KM20B,
Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati di Bakauheni, serta KM63, KM48, dan Buffer
Zone JLS di Merak. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengendalian
arus, tetapi juga sebagai lokasi verifikasi tiket bagi pengguna jasa.
“Fungsi buffer zone tidak hanya
sebagai sistem penundaan, tetapi juga sebagai titik verifikasi bagi pengguna
jasa. Pada area ini dilakukan pengecekan kepemilikan tiket serta kesesuaian
jadwal kedatangan. Pengguna jasa yang belum memiliki tiket atau datang di luar
jadwal akan diberikan stiker merah, sementara yang telah memiliki tiket dan
datang sesuai jadwal akan diberikan stiker hijau,” tutur Partogi.
Dari sisi layanan, ASDP juga
menerapkan skema single tarif serta pengaturan distribusi pengguna jasa di
dermaga secara dinamis. Penumpang pejalan kaki dan kendaraan roda dua diarahkan
sesuai kondisi trafik, dengan dukungan pengoperasian dermaga tambahan sebagai
langkah kontingensi saat terjadi peningkatan volume.
Perjalanan
Balik Lebih Awal
ASDP juga mengimbau masyarakat
untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui platform
Ferizy yang telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan dengan berbagai metode
pembayaran digital.
“Pastikan telah membeli tiket
melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di
pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara
mandiri melalui kanal resmi,” ujar Heru menambahkan.
Secara kumulatif, data H-10 hingga H+1 mencatat
total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 572.270 orang atau naik 11,8
persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 127.363 unit atau
meningkat 19,7 persen. Sementara itu, dari Jawa ke Sumatera, total penumpang
mencapai 995.119 orang atau naik 1,5 persen, dengan total kendaraan 262.986
unit atau meningkat 5,9 persen, dengan kesiapan operasional dan sinergi seluruh
pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan. [MFH/Jun]











3.jpg)