- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
- Polsek Talang Padang Tangani Dugaan Penganiayaan Viral di Media Sosial
Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kepentingan Rakyat

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro bersama
DPRD Kota Metro mengikuti rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama
DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 secara langsung dari Ruang Sidang DPRD Kota Metro,
Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Metro
Bambang Iman Santoso didampingi Wakil Wali Kota Metro Muhammad Rafieq Adi
Pradana, jajaran Pemerintah Kota Metro, serta 15 anggota DPRD Kota Metro.
Sidang tahunan tersebut menjadi momentum
penting untuk menyampaikan refleksi perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara
sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan,
demokrasi, dan keberlanjutan pembangunan nasional.
Baca Lainnya :
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya0
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD0
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP0
- FKKS SMK Swasta Metro Perkuat Sinergi, Dorong Lulusan Berdaya Saing0
- Wali Kota Metro Kukuhkan DPPI, Dorong Generasi Muda jadi Teladan0
Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam pidatonya
menegaskan, Sidang Tahunan MPR RI tidak sekadar menjadi agenda konstitusional,
tetapi juga momentum untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga
persatuan dan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di forum yang terhormat ini, kita bukan
sekadar menghadiri sebuah upacara konstitusional. Kita sedang meneguhkan janji
kepada Republik kita tercinta,” ujar Ahmad Muzani.
Menurutnya, janji tersebut merupakan komitmen
untuk menjaga kemerdekaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa sekaligus
memastikan perbedaan politik tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan
kebangsaan.
“Janji bahwa kemerdekaan yang kita warisi dari
para pendiri bangsa akan terus kita jaga. Janji bahwa perbedaan politik tidak
akan memecah belah persaudaraan kebangsaan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar
Najamudin menekankan pentingnya kekuatan daerah sebagai bagian dari fondasi
kedaulatan Indonesia. Ia menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari
kesepakatan dan persatuan berbagai daerah, bahasa, dan suku yang disatukan oleh
tekad untuk membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat.
“Dari ruang Sidang Bersama, dalam gedung yang
sarat sejarah inilah, kita menggenapi tekad itu dengan satu keyakinan yang
lebih spesifik, daerah kuat, Indonesia berdaulat,” ujar Sultan.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan
nasional tidak dapat dilepaskan dari penguatan daerah. Pemerintah daerah
memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pembangunan memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian
daerah.
Setelah rangkaian pidato pengantar sidang,
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan
dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun
2026.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengingat
kembali momentum saat dirinya mengucapkan sumpah sebagai Presiden Republik
Indonesia pada 20 Oktober 2024 di hadapan Majelis, seluruh rakyat Indonesia,
dan Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Pagi ini saya kembali berdiri di aula yang
terhormat ini, di aula yang sama tempat saya telah ucapkan sumpah sebagai
Presiden Republik Indonesia dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil
Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden kemudian menegaskan kembali
komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan negara dengan tulus dan jujur
serta menempatkan kepentingan seluruh rakyat Indonesia sebagai prioritas utama.
“Pada hari itu, 20 Oktober 2024, di hadapan
Majelis terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting
di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa, saya telah bersumpah akan menjalankan
kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur; mengutamakan kepentingan
seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Bagi Pemerintah Kota Metro dan DPRD Kota Metro,
keikutsertaan dalam Sidang Tahunan MPR RI tersebut menjadi bagian dari upaya
mengikuti arah kebijakan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara
pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.
Rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang
Bersama DPR RI-DPD RI 2026 turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil
Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono,
serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. Hadir pula para duta besar negara
sahabat, pimpinan lembaga negara, serta para menteri Kabinet Merah Putih.
Momentum tersebut sekaligus
menjadi pengingat bahwa pembangunan Indonesia membutuhkan konsistensi,
persatuan, dan kolaborasi seluruh tingkatan pemerintahan, termasuk pemerintah
daerah, untuk memastikan setiap kebijakan bermuara pada kepentingan dan
kesejahteraan masyarakat. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)