- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Dari Pecel Siram hingga Es Dawet, UMKM Jadi Bintang di Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan

KALIANDA, MFH,-- Kuliner dari
pelaku Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) lokal justru menjadi sorotan utama
dalam kegiatan halalbihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan di Lamban Rakyat, Sabtu (21/3/2026).
Di tengah suasana silaturahmi
Idulfitri, deretan lapak makanan tradisional dipadati pengunjung, menghadirkan
warna tersendiri dalam perayaan tersebut.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi
Pratama, bersama Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, terlihat
berkeliling dari satu lapak ke lapak lainnya. Keduanya tak sekadar menyapa,
tetapi juga mencicipi langsung aneka sajian khas yang dijajakan pelaku UMKM.
Baca Lainnya :
- Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga0
- Kades Sukiman Hadiri Santunan 37 Anak Yatim dan Pembagian Sembako Lansia di Dusun Setia Bakti0
- Yuti Rahmayanti Bersama Kader Gerindra Turun ke Jalan, Bagikan Takjil untuk Warga 0
- Nur Mahfudz Resmi Menjabat Ketua BAZNAS Lamsel Gantikan Mukhlisin0
- Egi Berikan THR 12.014 Pegawai Pemkab Lampung Selatan 0
Mulai dari pecel siram hingga es
dawet, beragam kuliner yang disajikan UMKM lokal mendapat perhatian khusus.
“Tadi kami coba pecel siram, es dawet, semuanya enak. Pedagangnya juga terlihat
senang,” ujar Bupati Egi.
Menurutnya, momentum Hari Raya
Idulfitri tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga
sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya
pelaku UMKM.
“Di hari kemenangan ini kita
rayakan bersama masyarakat Lampung Selatan. UMKM yang ada di sini kita libatkan
agar bisa dinikmati bersama sekaligus membantu mereka untuk promosi,” kata Egi.
Hal senada disampaikan Ketua TP PKK
Lampung Selatan, Zita Anjani. Ia menekankan pentingnya menghadirkan UMKM dalam
setiap kegiatan besar daerah agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh
masyarakat.
“Kami ingin masyarakat yang hadir
bisa menikmati sekaligus mengenal UMKM yang ada di Lampung Selatan, supaya kita
bisa bahagia bersama,” ujarnya.
Antusiasme tak hanya datang dari
pengunjung, tetapi juga dirasakan para pedagang. Hatta, salah satu penjual es
dawet, mengaku kehadiran acara tersebut memberikan dampak nyata bagi usahanya.
“Alhamdulillah, kami sangat
bersyukur sudah diberi kesempatan berjualan di sini. Ini sangat membantu perekonomian
kami,” ungkapnya.
Kehadiran UMKM dalam kegiatan ini
tidak lagi sekadar pelengkap acara. Mereka menjadi pusat interaksi, penggerak
ekonomi, sekaligus simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui pendekatan
tersebut, halalbihalal di Lampung Selatan tidak hanya meninggalkan kesan hangat
secara sosial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung yang dirasakan para
pelaku usaha kecil. [MFH/Diskominfo Lampung Selatan]











3.jpg)