- Paskibraka Lamtim 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
- Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Sukadana Meriah
- Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Metro Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
- Walikota Kukuhkan 31 Calon Paskibraka Kota Metro
- Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Jambore Nasional Pramuka XII di Cibubur
- Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelajar Diduga Pelaku Jambret di Jalinbar Tanggamus
- Semarak HUT ke-81 RI, Pekon Teba Gelar Senam dan Jalan Sehat
Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Minggu pagi di Loss Jalur
II Pemda (Lospem) Lampung Barat bukan lagi sekadar waktu untuk berolahraga.
Sejak pagi, kawasan yang akrab disebut Lospem
itu berubah menjadi ruang berkumpul warga sekaligus lapak bagi pelaku usaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aneka makanan dan minuman dijajakan di sana.
Pengunjung datang dengan beragam tujuan:
bersepeda, berjalan santai, mengajak anak bermain, berburu kuliner, atau
sekadar menikmati suasana pagi di bawah rindangnya pepohonan.
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat 0
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo0
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria0
- Bupati Parosil Buka Lomba PBB, Bentuk Generasi Lambar yang Disiplin dan Berkarakter0
- Lepas Kontingen Jamnas XII, Nukman Pesan Jaga dan Harumkan Nama Lampung Barat 0
Lokasinya memang cukup mendukung. Lospem berada
berdampingan dengan Lapangan Indrapati Cakranegara dan berseberangan dengan
Kantor Bupati Lampung Barat.
Penataan kawasan yang rapi membuat tempat ini
terasa cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.
Pemandangan itu terlihat pada Minggu pagi, 16
Agustus 2026, sehari sebelum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama
istrinya, Partinia Mabsus, menyambangi kawasan tersebut. Parosil melihat
langsung aktivitas warga yang tengah menikmati hari libur.
Ada yang mengayuh sepeda, berjalan santai,
hingga anak-anak yang asyik bermain bola. Di sela kunjungan itu, Parosil juga
menyempatkan berbincang dengan sejumlah pedagang UMKM.
Obrolan yang awalnya santai kemudian
memunculkan satu usulan: bagaimana membuat Lospem semakin ramai?
Seorang pedagang mengatakan, aktivitas jual
beli di kawasan itu sebenarnya sudah cukup ramai setiap Minggu pagi. Namun,
menurut dia, suasana bisa dibuat lebih hidup dengan tambahan hiburan.
“Ini Pacik, kalau ada hiburan di sini, mungkin
musik gitu, Pacik. Kalau ada hiburan jadi tiap Minggu biar tambah ramai,” ujar
pedagang tersebut sembari menyiapkan dagangannya.
Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan
hiburan sederhana seperti pertunjukan musik atau tari-tarian. Bukan hanya untuk
menghibur pengunjung, tetapi juga membuat warga semakin betah dan pedagang
mendapatkan lebih banyak pembeli.
Parosil merespons usulan itu dengan satu
pertanyaan: apakah para pedagang juga siap berpartisipasi?
“Mau, Pak. Biar ramai maksudnya. Ada musik, ada
tari-tarian, yang jelas hiburan,” jawab pedagang itu.
Parosil kemudian melihat peluang yang lebih
besar. Menurut dia, kegiatan di Lospem tidak harus berhenti pada hiburan.
Agenda mingguan juga bisa dikemas dalam bentuk
perlombaan agar semakin banyak warga datang.
“Nah benar, kalau memang bisa setiap Minggu
harus ada lomba. Supaya banyak pengunjung datang. Ini masukan berharga, terima
kasih,” kata Parosil.
Ia juga membuka kemungkinan agar kegiatan
tersebut dikelola melalui perangkat daerah terkait, dengan tetap melibatkan
para pedagang sebagai bagian dari penggeraknya.
“Kalau ada partisipasinya dari pedagang, nanti
bisa kita adakan di bawah naungan Dinas Koperindag atau di bawah Dinas
Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Parosil didampingi Ketua
DPRD Lampung Barat Edi Novial dan sejumlah perangkat daerah.
Dialog singkat antara pedagang dan kepala
daerah tersebut menunjukkan satu hal: keramaian sebuah ruang publik tidak hanya
soal tempat, tetapi juga bagaimana aktivitas di dalamnya terus dibuat hidup.
Bagi pelaku UMKM, semakin banyak warga datang
berarti semakin besar pula peluang dagangan mereka terjual.
Tentu harapannya, jika
dikemas secara rutin dengan hiburan, olahraga, maupun kegiatan keluarga, Lospem
berpotensi menjadi salah satu ruang penggerak ekonomi masyarakat dan
menumbuhkan roda UMKM di Kabupaten Lampung Barat. [MFH/Diskominfo Lampung
Barat]











3.jpg)