- Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan
- Bandar Lampung Dinilai jadi Wajah Kemajuan Lampung
- Lampung Siap jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Energi Bersih
- Sekda Lambar Minta Jajaran Kuasai Pemetaan TKD 2027 agar Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Pimpin Rakor Gerakan Sadar ZIS, ASN Diminta Tingkatkan Kepedulian Sosial
- Penutupan HUT ke-80 Lampung Tengah Berlangsung Meriah dan Penuh Kebersamaan
- Meriahkan HUT ke-80 Lampung Tengah, TP PKK Kecamatan Gelar Lomba Make Up
- Nama Bupati Tanggamus Terus Dikaitkan, Kuasa Hukum: Jangan Hakimi Tanpa Dasar Hukum
- Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi
Bandar Lampung Dinilai jadi Wajah Kemajuan Lampung
Gubernur Soroti Tantangan Kota Masa Depan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari
Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung sebagai pengingat bahwa
pembangunan merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak
untuk mewujudkan kota yang maju, nyaman dihuni, dan mampu menjawab tantangan
zaman.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat
menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka
memperingati HUT ke-344 Kota Bandar Lampung di Ruang Sidang DPRD Kota Bandar
Lampung, Rabu (17/6/2026).
Baca Lainnya :
- Lampung Siap jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Energi Bersih0
- Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi 0
- Pemprov Dorong TVRI jadi Etalase Kemajuan Desa dan Media Publik Tepercaya di Era Digital0
- Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 20260
- Bondo Nekad di Atas Kanvas: Petualangan Bambang Suroboyo Menangkap Jiwa Bencana0
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza
menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung atas
usia kota yang telah mencapai 344 tahun.
"Saya mengucapkan selamat hari ulang tahun
ke-344 kepada Kota Bandar Lampung. Semoga di usia yang semakin matang, Bandar
Lampung terus tumbuh sebagai kota yang maju, nyaman dihuni, dan mampu menjawab
segala tantangan zaman," ucapnya.
Menurut Gubernur, Bandar Lampung saat ini telah
berkembang menjadi wajah sekaligus simbol kemajuan Provinsi Lampung. Sebagai
ibu kota provinsi, Bandar Lampung dikenal sebagai salah satu tujuan wisata
unggulan, pusat kuliner, serta kota yang memiliki masyarakat ramah, toleran,
dan damai.
"Kota Bandar Lampung telah menjadi wajah,
telah menjadi simbol, telah mewujud menjadi simbol kemajuan Provinsi Lampung.
Bandar Lampung telah berhasil menjadi ciri, membawa nama Provinsi Lampung
semakin baik di kancah nasional," ujarnya.
Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa
pesatnya pertumbuhan kota juga menghadirkan berbagai tantangan baru, mulai dari
meningkatnya mobilitas masyarakat, tuntutan pelayanan publik yang semakin
tinggi, kebutuhan ruang publik yang memadai, hingga tantangan perubahan iklim
dan kualitas lingkungan perkotaan.
Karena itu, pembangunan kota ke depan tidak
hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus mampu
menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Kita ingin ke depan warga Bandar Lampung
semakin sukses, semakin mudah mengakses pendidikan, pelayanan kesehatan,
transportasi, ruang publik serta berbagai peluang ekonomi yang tersedia,"
lanjutnya.
Gubernur juga menilai keberagaman menjadi salah
satu kekuatan utama Kota Bandar Lampung. Menurutnya, kota ini tumbuh sebagai
rumah bersama bagi masyarakat dari berbagai latar belakang suku, budaya,
profesi, dan generasi.
"Bandar Lampung besar hari ini tumbuh dari
berbagai macam keberagaman. Kota ini tempat bertemunya berbagai macam, berbagai
macam latar belakang, suku, budaya, profesi, dan generasi. Inilah yang
menghidupkan Kota Bandar Lampung hari ini," ujarnya
"Karena itu, di tengah perkembangan kota
yang semakin modern, kita harus menjaga nilai yang selama ini menjadi, menjadi
identitas Bandar Lampung. Rasa kebersamaan, rasa kepedulian, semangat gotong
royong, dan pada akhirnya dengan rasa ini, akan membuat kota ini dicintai oleh
warganya, dan suasana yang membuat masyarakat bisa merasa nyaman, aman, dan
dihargai," tambahnya.
Selain itu, Gubernur mengapresiasi semangat
generasi muda Bandar Lampung yang semakin aktif membangun usaha kreatif,
memanfaatkan teknologi digital, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan
berbagai inovasi yang membanggakan daerah.
"Hari ini banyak anak muda yang memilih
berkarya di daerahnya sendiri. Mereka membangun usaha kreatif, memanfaatkan
teknologi digital, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menghadirkan berbagai
macam inovasi yang membanggakan untuk Provinsi Lampung. Ini adalah modal sosial
yang sangat berharga," ujarnya
Ia berharap Bandar Lampung terus menjadi kota
yang memberikan ruang tumbuh bagi kreativitas, inovasi, dan semangat kemajuan
generasi muda.
"Tugas kita bersama hari ini adalah
memastikan Bandar Lampung harus terus menjadi kota yang mampu memberikan ruang
tumbuh bagi ide-ide baru, kreativitas, dan semangat untuk maju. Oleh karena
itu, mari kita jadikan Bandar Lampung sebagai kota yang tidak maju hanya
sebagai fisik, tapi juga maju dalam kualitas SDM, tata kelola, ekonomi, dan maju
dalam karakter masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva
Dwiana mengatakan bahwa perjalanan Kota Bandar Lampung selama 344 tahun
merupakan bukti nyata bahwa kemajuan kota lahir dari semangat, kerja keras, dan
pengabdian seluruh elemen masyarakat.
Menurut Eva, berbagai capaian pembangunan yang
diraih saat ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha,
akademisi, komunitas, media, dan masyarakat yang memiliki tujuan bersama untuk
mewujudkan Bandar Lampung yang maju dan sejahtera.
"Kita menyadari tantangan pembangunan
perkotaan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari transformasi ekonomi,
perkembangan teknologi digital, perubahan iklim, peningkatan kualitas sumber
daya manusia, ketahanan pangan, penyediaan lapangan kerja, hingga kualitas
lingkungan perkotaan. Semua harus kita jawab bersama," kata Eva.
Untuk itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung
berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui
penguatan infrastruktur perkotaan, peningkatan kualitas pelayanan publik,
pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas
lingkungan hidup, serta penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya
saing.
Ke depan, pembangunan Kota Bandar Lampung akan
difokuskan pada lima prioritas utama, yaitu penguatan infrastruktur perkotaan
berkelanjutan, peningkatan daya saing ekonomi daerah, pengembangan sumber daya
manusia unggul, pembangunan kota hijau dan tangguh terhadap perubahan iklim,
serta penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif berbasis
teknologi digital.
Eva menegaskan bahwa percepatan pembangunan
tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi
seluruh pemangku kepentingan.
"Semangat gotong royong yang telah menjadi
kekuatan Kota Bandar Lampung selama ratusan tahun harus terus kita pelihara.
Dengan kolaborasi yang kuat, Bandar Lampung akan mampu menjadi kota yang maju,
inklusif, berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh
masyarakat," ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas peringatan HUT
ke-344 Kota Bandar Lampung, kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng
oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang kemudian diserahkan kepada
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)