- Menapaki 60 Tahun Trans-AD II Desa Hanura: Warisan Perjuangan yang Terus Hidup
- Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
- Sekda Buka Seminar Nasional Universitas Muhammadiyah Metro
- Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia Dorong UMKM Sekaligus Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Dini
- Bupati Hamartoni Hadiri Dzikir Akbar dan Pelantikan PC Fatayat, IPPNU, dan Pagar Nusa
- Bupati Dedi Irawan Dorong Program APBD 2026 Tak Berhenti di Atas Kertas
- Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Bahas Evakuasi Medis Cepat untuk Warga
- DPRD Tanggamus Setujui APBD Perubahan 2026
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Menapaki 60 Tahun Trans-AD II Desa Hanura: Warisan Perjuangan yang Terus Hidup

PESAWARAN, MFH,-- Enam dekade perjalanan
Transmigrasi Angkatan Darat (Trans-AD) II Desa Hanura menjadi bagian penting
dari sejarah perkembangan Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten
Pesawaran. Berawal dari kedatangan para prajurit transmigran pada 1966, kawasan
tersebut terus tumbuh dan berkembang menjadi desa yang mandiri, harmonis, serta
memiliki keberagaman budaya yang menjadi bagian dari kekuatan masyarakatnya.
Perjalanan panjang tersebut diperingati dalam
perayaan Hari Jadi Ke-60 Trans-AD II Hanura yang digelar di halaman GSG
Mangliawan Desa Hanura, Kamis (17/9/2026). Peringatan ini sekaligus menjadi
momentum untuk mengenang perjuangan para perintis serta memperkuat semangat
kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan desa.
Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali,
S.H. mengatakan, perjalanan 60 tahun Trans-AD II Hanura merupakan bukti nyata
kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah berlangsung dan diwariskan dari
generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak0
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran0
- Dari Lumbung Pangan jadi Lumbung Energi, Gubernur Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol0
- Wabup Pesawaran Hadiri Diskusi Publik Rembuk Pemuda Lampung0
- Gas Amal Ojek Manol, Simbol Kearifan Lokal dan Semangat Gotong Royong Masyarakat0
Wabup mengajak masyarakat untuk mengenang para
pejuang terdahulu yang telah mengabdikan diri sejak awal pembentukan Trans-AD
II Desa Hanura. Rasa saling hormat, kehidupan yang guyub, serta semangat gotong
royong dalam kebersamaan, dinilai menjadi cerminan dari menghormati jasa para
pejuang.
"Peringatan hari jadi tidak semata-mata
menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali
melihat sejarah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun
daerah," kata Wabup dalam sambutannya mewakili Bupati Hj. Nanda Indira
B.,S.E.,M.M.
Sejarah Trans-AD II Desa Hanura sendiri, tidak
terlepas dari gagasan Jenderal Ahmad Yani yang pada masa itu mendorong
terwujudnya kesejahteraan bagi para prajurit dan pejuang. Gagasan tersebut
kemudian diwujudkan melalui proyek transmigrasi Angkatan Darat kedua di Lampung
yang resmi dibuka pada 17 September 1966 di kawasan Teluk Pandan seluas sekitar
600 hektare.
Pembukaan kawasan tersebut dilakukan oleh
Mayjen Alamsyah Ratu Perwiranegara yang mewakili pimpinan Angkatan Darat. Nama
“Hanura”, yang merupakan akronim dari Hati Nurani Rakyat, menjadi simbol
kedekatan dan keterikatan antara TNI dengan masyarakat.
Sebanyak 157 kepala keluarga prajurit
transmigran kemudian ditempatkan di kawasan tersebut dan seluruhnya tuntas
diberangkatkan hingga April 1967. Mereka berasal dari berbagai latar belakang,
di antaranya Departemen Pertahanan Pusat, prajurit dari sejumlah komando daerah
militer, serta para veteran perjuangan.
Seiring perjalanan waktu, pengelolaan kawasan
diserahkan kepada Pemerintah Daerah Lampung pada akhir 1978. Sejak saat itu,
Desa Hanura terus mengalami perkembangan hingga menjadi salah satu desa yang
mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman sekaligus menorehkan prestasi di
tingkat nasional.
Kepala Desa Hanura Rio Remota mengatakan,
peringatan Hari Jadi Ke-60 Trans-AD II Hanura tahun ini mengusung tema “Kami
Sejahtera, Kami Bahagia, dan Kami Terus Menjaga Kebersamaan”.
Tema ini dinilai sejalan dengan cita-cita para
perintis untuk menjaga kebersamaan di tengah perbedaan sekaligus mendorong
masyarakat berperan aktif dalam pembangunan.
“Kami berharap warga Desa Hanura dapat
bersama-sama membangun desa dengan lebih hebat lagi, menjaga kebersamaan di
tengah berbagai perbedaan yang ada, sehingga kemajuan Desa Hanura dapat
dirasakan dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat,” katanya.
Peringatan Hari Jadi Ke-60 Trans-AD II Hanura
akan berlangsung pada 6 - 19 September 2026. Berbagai kegiatan digelar untuk
melibatkan sekaligus menghibur masyarakat, antara lain football cup, bulu
tangkis, bola basket, futsal, karnaval, pesta kembang api, hingga festival
musik.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para
perintis, kegiatan juga diisi dengan pemberian tali asih kepada para istri
pejuang Trans-AD. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng
dan penampilan musik dari perkumpulan RT Desa Hanura.
Kegiatan tersebut turut
dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Achmad Rico Julian beserta anggota
DPRD, jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, para pejabat struktural di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Camat dan jajaran Uspika Kecamatan
Teluk Pandan, para kepala desa se-Kecamatan Teluk Pandan, Kepala Desa Trans-AD
II Hanura, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa
Hanura. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)