- Menapaki 60 Tahun Trans-AD II Desa Hanura: Warisan Perjuangan yang Terus Hidup
- Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
- Sekda Buka Seminar Nasional Universitas Muhammadiyah Metro
- Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia Dorong UMKM Sekaligus Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Dini
- Bupati Hamartoni Hadiri Dzikir Akbar dan Pelantikan PC Fatayat, IPPNU, dan Pagar Nusa
- Bupati Dedi Irawan Dorong Program APBD 2026 Tak Berhenti di Atas Kertas
- Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Bahas Evakuasi Medis Cepat untuk Warga
- DPRD Tanggamus Setujui APBD Perubahan 2026
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menyatakan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengawal
dan mempercepat pelaksanaan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam Rapat
Koordinasi Bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar
Sirait yang berlangsung secara virtual, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis
(17/9/2026).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur
Mirza menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP RI atas peningkatan
signifikan bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Lampung.
Kuota bantuan penanganan rumah tidak layak huni melonjak signifikan sebesar 455
persen, dari 2.390 unit pada tahun 2025 menjadi 13.276 unit pada tahun 2026.
Baca Lainnya :
- HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial0
- Gubernur Dorong Lampung Makin Humanis dalam Pelayanan dan Sigap Hadapi Bencana0
- Ketua Dekranasda Dukung Lampung Fashion Tendance Jadi Penggerak Industri Kreatif0
- Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial0
- Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green0
Dalam pemaparannya, Gubernur
menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus bergerak cepat menuntaskan
tahapan verifikasi faktual calon penerima bantuan.
Gubernur selanjutnya mengungkapkan
bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal kementerian di daerah
terus diintensifkan demi memastikan verifikasi berjalan tepat sasaran dan tepat
waktu.
"Alhamdulillah di Provinsi
Lampung kita sudah buat tim bareng, Pak, dengan tim Satker, dengan tim Balai,
ya selalu konsolidasi data, komunikasi. Sampai hari ini kurang 3.500 yang belum
diverifikasi. Insyaallah saya sudah targetkan akhir September verifikasi semua
selesai, dan Desember bisa 100 persen selesai untuk pembangunan fisik di
RTLH," jelas Gubernur.
Gubernur juga menegaskan kesiapan
jajaran pemerintah daerah untuk merangkul bupati dan wali kota di 15
kabupaten/kota se-Provinsi Lampung guna mengurai kendala teknis dan
administrasi di lapangan.
"Pak Menteri, intinya Pemda
Provinsi Lampung siap melakukan percepatan dan pengawalan bersama bupati dan
wali kota agar proses verifikasi dan entri data pada sistem e-RTLH dapat segera
diselesaikan. Dan juga kita juga melakukan koordinasi setiap dua minggu
sekali," tambahnya.
Menindaklanjuti arahan Menteri PKP,
Gubernur Lampung menyatakan akan segera mengumpulkan asosiasi pengembang
perumahan serta jajaran perbankan daerah.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait
meminta pemerintah daerah dan jajaran terkait mempersiapkan pelaksanaan program
bedah rumah lebih awal. Jika pada 2025 pelaksanaan dimulai sekitar Agustus–September
dan pada 2026 dimulai pada Juni, maka pada 2027 program tersebut ditargetkan
dapat dimulai pada Februari.
Untuk mendukung percepatan tersebut, kesiapan
sumber daya manusia, regulasi, dan sistem teknologi informasi diminta dilakukan
sejak lebih awal.
Selain bantuan stimulan
perumahan swadaya, Provinsi Lampung pada tahun 2026 juga memperoleh dukungan
infrastruktur perumahan lainnya, meliputi pembangunan Rumah Susun (Rusun) TNI
AU di Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 60 unit (4 lantai), penanganan kawasan
permukiman kumuh Fajar Bulan di Kabupaten Lampung Barat seluas 28,31 hektare,
serta realisasi kredit Rumah Subsidi FLPP dari BP Tapera yang telah tersalurkan
sebesar Rp430 miliar untuk 3.593 debitur masyarakat berpenghasilan rendah
(MBR). [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)