- Pemkab Lampung Timur Dukung Dua Raperda Inisiatif DPRD
- Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Penanganan Karhutla Way Kambas
- Festival Melinting 2026, Merawat Tradisi dan Angkat Budaya Lamtim ke Pentas Nasional
- Jaga Kualitas Pembangunan, Kadisdikbud Wakili Bupati Monitoring Empat Sekolah
- Pemkab Pesibar Tingkatkan Kompetensi Manajemen Risiko Melalui Sertifikasi CGRE
- Satpol PP Provinsi Lampung dan Satgas TNI Pantau Pengiriman Gabah di Bakauheni
- 1.155 KPM PKH Palas Terindikasi Judol Rekening KPM Terblokir
- Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Sambangi Rumah Duka Korban Perkelahian Maut
- Paripurna DPRD Tak Kuorum, Bupati Soroti Tanggung Jawab kepada 600 Ribu Warga
- Pemprov Lampung Jaga Kelancaran Pasokan Energi
Jaga Kualitas Pembangunan, Kadisdikbud Wakili Bupati Monitoring Empat Sekolah

PESISIR BARAT, MFH,-- Mewakili Bupati Pesisir
Barat Dedi Irawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten
Pesisir Barat, Marnentinus, S.IP., melakukan monitoring pelaksanaan pembangunan
dan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada empat satuan pendidikan
di Kabupaten Pesisir Barat, Senin (24/8/2026).
Monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk
pengawasan dan evaluasi guna memastikan seluruh proses pembangunan dan
revitalisasi sarana pendidikan berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan teknis,
serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Marnentinus didampingi
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Agung Aristama,
S.E., M.E., meninjau langsung progres pekerjaan pada empat sekolah, yakni SDN
53 Krui Pekon Sukarame, SDN 52 Krui, SMPN 14 Krui Negeri Tenumbang, serta SDN
56 Krui Pekon Bangun Negara, Kecamatan Pesisir Selatan.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pesibar Tingkatkan Kompetensi Manajemen Risiko Melalui Sertifikasi CGRE0
- Pesisir Barat Angkat Pesona Fashion, Seni dan Budaya Dalam Satu Panggung Kreativitas0
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Tanjung Rejo0
- Bupati Dorong Percepatan Pembangunan Pekon Lewat Program Desaku Maju0
- Peselancar Taklukkan Ombak Labuhan Jukung0
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat
perkembangan pekerjaan secara langsung, sekaligus memastikan kualitas pembangunan,
kesesuaian dengan spesifikasi teknis, serta ketepatan pelaksanaan pekerjaan di
setiap lokasi.
Kadisdikbud pesisir barat Marnentinus, S.IP,
menegaskan bahwa pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan merupakan
bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas sekolah yang layak dan memadai akan mendukung
terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Monitoring ini kita lakukan untuk memastikan
pembangunan berjalan sesuai rencana dan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Kita
ingin fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan
guru serta mendukung proses belajar mengajar,” ujar Kadisdikbud pesisir barat.
Upaya peningkatan sarana dan prasarana
pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat sejalan dengan program prioritas
Pemerintah Pusat dalam mempercepat revitalisasi satuan pendidikan.
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan
revitalisasi 71.744 satuan pendidikan dengan dukungan anggaran sebesar Rp14
triliun. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi
Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi
satuan pendidikan.
Program revitalisasi diarahkan untuk
memperbaiki berbagai fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan maupun belum
memenuhi kebutuhan, antara lain ruang kelas, fasilitas sanitasi dan toilet,
serta sarana penunjang pendidikan lainnya.
Selain perbaikan bangunan, program tersebut
juga mencakup pemenuhan fasilitas esensial seperti ruang kelas baru, ruang UKS,
ruang administrasi, serta fasilitas sanitasi yang layak.
Revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki
kondisi fisik sekolah, tetapi juga meningkatkan kenyamanan guru dalam
melaksanakan pembelajaran serta mendorong motivasi dan antusiasme peserta didik
dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah mendorong
keterlibatan masyarakat melalui sistem swakelola. Pengawasan dilakukan secara
berjenjang guna memastikan proses pembangunan berjalan tepat sasaran,
transparan, dan sesuai ketentuan.
Kadisdikbud pesisir barat Marnentinus, S.IP,
menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat akan
terus melakukan monitoring terhadap pembangunan sarana dan prasarana pendidikan
guna memastikan setiap pekerjaan memberikan hasil yang optimal.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan
tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran, tetapi juga membutuhkan
dukungan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan memiliki fasilitas
yang memadai.
“Harapannya, dengan adanya revitalisasi dan
peningkatan sarana prasarana ini, sekolah dapat memberikan pelayanan pendidikan
yang lebih baik. Anak-anak kita bisa belajar dengan lebih nyaman dan para guru
juga dapat melaksanakan tugasnya dengan didukung fasilitas yang memadai,”
lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan
dan revitalisasi satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu
serta pemerataan layanan pendidikan.
Dengan tersedianya sarana
dan prasarana pendidikan yang berkualitas, diharapkan tercipta lingkungan
belajar yang lebih baik sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia
Pesisir Barat yang unggul dan berdaya saing. [MFH/ Diskominfotiksan Pesisir
Barat]











3.jpg)