- Ombudsman RI Laksanakan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026
- Bulan Bakti KKP 2026, Ratusan Nelayan dan Warga Terima Bantuan serta Layanan Gratis
- Usai Dilantik, I Komang Koheri Gelar Silaturahmi, Satukan Komitmen Bangun Lampung Tengah
- Pendidikan Pesisir Barat Naik Kelas, 10 SMP Dapat Wajah Baru Lewat Program Revitalisasi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Leif 2026 di Jakarta
- Pemkab Lampung Barat Dukung Penuh Soal Ranperda Jalan dan Propemperda 2027
- Keluarga Besar Pujakesuma Lambar Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Korban Kebakaran di Sukau
- Pelaku Pencurian Motor dan HP Ditangkap di Pematang Sawa, Tiga Rekan Diburu
- Pemprov Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga
- Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam
Bulan Bakti KKP 2026, Ratusan Nelayan dan Warga Terima Bantuan serta Layanan Gratis

LABUHAN MARINGGAI, MFH,-- Upaya meningkatkan
kesejahteraan masyarakat pesisir terus dilakukan pemerintah. Melalui kegiatan
Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2026, masyarakat
nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sukorahayu, Kecamatan
Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, mendapatkan berbagai bantuan dan
pelayanan sosial, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda
peringatan pengabdian KKP, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi
masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan kebutuhan pokok,
hingga dukungan keselamatan bagi nelayan.
Sebanyak 100 warga mendapatkan layanan
pemeriksaan kesehatan gratis. Sementara itu, 200 warga menerima bantuan sembako
berupa beras SPHP dan Minyakita untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Pastikan Anak-anak Belajar dengan Nyaman dan Bahagia0
- Festival Literasi Lamtim 2026, Dorong Budaya Membaca dan Tingkatkan Kualitas SDM0
- Sekda Rustam Effendi Tekankan Disiplin ASN, Absensi dan Kehadiran Pegawai Dievaluasi0
- Jelang Pilkades, Pemkab Lamtim Tekankan Keamanan, Persatuan, dan Netralitas ASN0
- DPRD dan Pemkab Lampung Timur Sepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 20270
Dukungan bagi aktivitas nelayan juga diberikan
melalui penyerahan dua unit handy talky (HT) dan jaket pelampung (life jacket)
kepada perwakilan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Selain itu,
dilakukan penyerahan sertifikat SKN.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan
berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat, di antaranya lomba mewarnai
untuk anak-anak TK dan SD, senam bersama, bazar produk perikanan yang diikuti
lima pelaku UMKM, serta demonstrasi memasak menggunakan bahan dasar ikan lokal.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan Gerai Mutu
dan pelayanan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL).
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk
Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Yudi Nurul Ihsan, mengatakan Bulan Bakti
KKP merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan
masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat pesisir harus
menjadi perhatian bersama agar berbagai program pemerintah benar-benar
memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan.
“Puncak Bulan Bakti KKP kita selenggarakan di
Kampung Nelayan Merah Putih sebagai wujud nyata pengabdian untuk hadir lebih
dekat, mendengar kebutuhan, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan, sekaligus
menandai 27 tahun pengabdian KKP kepada masyarakat,” ujarnya.
Yudi menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih
merupakan salah satu program prioritas nasional KKP periode 2025–2029. Program
ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan
untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir.
Karena itu, ia berharap seluruh fasilitas yang
tersedia dapat dimanfaatkan dan dikelola secara profesional oleh masyarakat.
Dengan pengelolaan yang baik, keberadaan KNMP diharapkan mampu meningkatkan
produktivitas, memperluas peluang usaha, dan mendorong peningkatan pendapatan
nelayan.
Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan
sasaran penyaluran bantuan pemerintah, pemeliharaan fasilitas, percepatan
penyelesaian persoalan nelayan, serta menjaga kelestarian sumber daya laut.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lampung Timur,
Rustam Effendi, menyampaikan apresiasi atas dukungan KKP dalam mendorong
pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerahnya.
Rustam mengungkapkan, berdasarkan data tahun
2025, Kabupaten Lampung Timur memiliki 4.738 nelayan dengan produksi perikanan
tangkap mencapai 62.697.145 kilogram.
Selain itu, terdapat 237 kelompok pembudidaya
ikan (Pokdakan) dengan total produksi 8.096,95 ton. Adapun pelaku usaha
pengolahan hasil perikanan tercatat sebanyak 162 unit dengan produksi mencapai
5.184.560 kilogram.
“Angka-angka tersebut membuktikan bahwa sektor
kelautan dan perikanan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian
masyarakat Lampung Timur,” kata Rustam.
Ia berharap KNMP Sukorahayu dapat berkembang
menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan dukungan fasilitas
dan pengelolaan yang optimal, hasil tangkapan nelayan diharapkan tidak hanya
dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk
bernilai tambah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membuka
peluang usaha, memperluas pasar produk perikanan, sekaligus meningkatkan
pendapatan keluarga nelayan.
Selain di Desa Sukorahayu, kegiatan Bulan Bakti
KKP juga dilaksanakan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Margasari, Kecamatan
Labuhan Maringgai. Kegiatan di lokasi tersebut dihadiri Direktur Pemberdayaan
Usaha KKP, Ali Rahmat Iman Santosa.
Melalui kegiatan Bulan
Bakti KKP 2026, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan tidak
berhenti pada penyaluran bantuan maupun pembangunan fasilitas. Lebih dari itu,
keberadaan program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memberikan
manfaat berkelanjutan, memperkuat usaha masyarakat, menciptakan peluang
ekonomi, serta menjadikan nelayan Lampung Timur semakin produktif dan
sejahtera. [MFH/Komdigi]











