- Ombudsman RI Laksanakan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026
- Bulan Bakti KKP 2026, Ratusan Nelayan dan Warga Terima Bantuan serta Layanan Gratis
- Usai Dilantik, I Komang Koheri Gelar Silaturahmi, Satukan Komitmen Bangun Lampung Tengah
- Pendidikan Pesisir Barat Naik Kelas, 10 SMP Dapat Wajah Baru Lewat Program Revitalisasi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Leif 2026 di Jakarta
- Pemkab Lampung Barat Dukung Penuh Soal Ranperda Jalan dan Propemperda 2027
- Keluarga Besar Pujakesuma Lambar Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Korban Kebakaran di Sukau
- Pelaku Pencurian Motor dan HP Ditangkap di Pematang Sawa, Tiga Rekan Diburu
- Pemprov Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga
- Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam
Pendidikan Pesisir Barat Naik Kelas, 10 SMP Dapat Wajah Baru Lewat Program Revitalisasi

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas
pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Hal tersebut
ditandai dengan peresmian hasil revitalisasi fasilitas pendidikan pada 10
Sekolah Menengah Pertama (SMP) oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, Rabu
(4/11/2026).
Peresmian yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Krui
tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menciptakan
lingkungan belajar yang lebih layak, aman, nyaman, dan mendukung peningkatan
kualitas pendidikan bagi para siswa.
Bupati Dedi Irawan mengatakan, revitalisasi
sekolah memiliki arti penting yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan
dan perbaikan bangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang
dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
Baca Lainnya :
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Leif 2026 di Jakarta0
- DWP Pesisir Barat Sulap Buah Sawo jadi Dodol0
- Sejarah Baru Kesehatan Pesisir Barat, Bupati Resmi Deklarasikan Kabupaten Bebas BABS0
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Bupati Lampung Tengah0
- Wagub Jihan Pastikan Ekonomi dan Pelayanan Publik Berjalan Optimal0
"Revitalisasi sekolah bukan sekadar
pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi
muda kita," tegas Dedi Irawan saat meninjau langsung fasilitas sekolah
yang telah direvitalisasi.
Program revitalisasi tahun 2026 ini mencakup
sembilan SMP negeri dan satu SMP swasta di Kabupaten Pesisir Barat.
Pelaksanaannya meliputi berbagai pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi untuk
menunjang kegiatan belajar mengajar agar semakin optimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir
Barat, Marnentinus, S.IP., menjelaskan bahwa program tersebut mencakup
rehabilitasi 41 ruang kelas, pembangunan empat ruang kelas baru, sembilan ruang
administrasi, laboratorium komputer dan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam
(IPA), serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Fasilitas pendukung yang turut dibenahi antara
lain instalasi air bersih dan toilet siswa. Dengan adanya peningkatan sarana
dan prasarana tersebut, sekolah diharapkan mampu menyediakan lingkungan
pendidikan yang lebih representatif serta memenuhi kebutuhan warga sekolah.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan
terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia,
Prabowo Subianto, melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah serta Dinas Pendidikan di daerah.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan dilakukan
melalui mekanisme swakelola. Skema tersebut tidak hanya berorientasi pada
penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang keterlibatan dan
pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Manfaat revitalisasi mulai dirasakan oleh pihak
sekolah, terutama dengan berubahnya kondisi sejumlah fasilitas yang sebelumnya
kurang memadai menjadi lebih baik dan nyaman untuk digunakan dalam kegiatan
belajar mengajar.
Dalam rangkaian peresmian, para undangan juga
menyaksikan dokumentasi kondisi sekolah sebelum dan sesudah revitalisasi.
Tayangan tersebut memperlihatkan perubahan fasilitas pendidikan setelah
dilakukan pembangunan dan rehabilitasi.
Kepala SMP Negeri 2 Krui, Hj. Maryuni B.,
S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas peningkatan fasilitas
sekolah tersebut. Menurutnya, kondisi ruang belajar yang lebih nyaman
memberikan dampak positif terhadap suasana belajar dan antusiasme para siswa.
"Ruang belajar yang lebih nyaman membuat
siswa merasa sangat senang. Kami yakin, kenyamanan ini akan berbanding lurus
dengan peningkatan semangat belajar dan prestasi anak-anak didik kami,"
ungkapnya.
Selain peresmian fasilitas pendidikan, kegiatan
tersebut juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan
antarkelas. Suasana berlangsung penuh keakraban ketika Bupati Dedi Irawan
berinteraksi dengan para siswa yang menunjukkan kreativitas dan antusiasme
mereka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD
Kabupaten Pesisir Barat, Mohammad Emir Lil Ardi, S.H.; perwakilan Kejaksaan
Negeri Lampung Barat; perwakilan Polres Pesisir Barat; Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan, Marnentinus, S.IP.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika,
Statistik dan Persandian, M. Belly Oscar, S.H., M.H.; Kepala Dinas Kesehatan,
Septono, S.KM., M.M.; Inspektur Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P.; Ketua
TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ny. Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M.; serta
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesisir Barat, Elizawati Tedi
Zadmiko.
Kehadiran unsur legislatif, aparat penegak
hukum, jajaran perangkat daerah, serta organisasi perempuan tersebut
menunjukkan pentingnya dukungan dan sinergi berbagai pihak dalam mendorong
peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui program revitalisasi ini, Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat berharap peningkatan kualitas sarana dan prasarana
pendidikan dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak sekolah di
berbagai wilayah.
Pemerintah daerah juga berkomitmen mendorong
pemerataan akses pendidikan sehingga setiap anak di Kabupaten Pesisir Barat,
tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan
pendidikan di lingkungan sekolah yang layak, aman, nyaman, dan mendukung
pengembangan potensi mereka.
Dengan demikian, revitalisasi sekolah bukan
hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga menjadi bagian dari
upaya menyiapkan sumber daya manusia Pesisir Barat yang unggul dan berdaya
saing di masa depan. [MFH/Diskominfotiksan]











