- Ombudsman RI Laksanakan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026
- Bulan Bakti KKP 2026, Ratusan Nelayan dan Warga Terima Bantuan serta Layanan Gratis
- Usai Dilantik, I Komang Koheri Gelar Silaturahmi, Satukan Komitmen Bangun Lampung Tengah
- Pendidikan Pesisir Barat Naik Kelas, 10 SMP Dapat Wajah Baru Lewat Program Revitalisasi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Leif 2026 di Jakarta
- Pemkab Lampung Barat Dukung Penuh Soal Ranperda Jalan dan Propemperda 2027
- Keluarga Besar Pujakesuma Lambar Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Korban Kebakaran di Sukau
- Pelaku Pencurian Motor dan HP Ditangkap di Pematang Sawa, Tiga Rekan Diburu
- Pemprov Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga
- Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam
Sekda Pesisir Barat Hadiri Leif 2026 di Jakarta

JAKARTA, MFH,-- Sekretaris Daerah Kabupaten
Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., CGRE, mewakili Bupati Pesisir
Barat, Dedi Irawan, menghadiri Lampung Economic and Investment Forum (LEIF)
2026 dengan tema "From Potential to Partnership: Accelerating Sustainable
Investment in Lampung".
Kegiatan ini digelar Pemerintah Provinsi
Lampung bersama Bank Indonesia dan Forum Investasi Lampung (FOILA) pada Rabu, 4
November 2026 di Grand Ballroom Fairmont Jakarta, Jl. Asia Afrika No. 8,
Gelora, Jakarta Pusat.
Forum ini menjadi ajang bagi Pemerintah
Provinsi Lampung untuk mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan
investor dalam rangka menjajaki peluang investasi dan mempercepat investasi
berkelanjutan di Lampung, khususnya melalui hilirisasi komoditas strategis.
Baca Lainnya :
- DWP Pesisir Barat Sulap Buah Sawo jadi Dodol0
- Sejarah Baru Kesehatan Pesisir Barat, Bupati Resmi Deklarasikan Kabupaten Bebas BABS0
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Bupati Lampung Tengah0
- Wagub Jihan Pastikan Ekonomi dan Pelayanan Publik Berjalan Optimal0
- 100 Penyandang Disabilitas Terima Manfaat Yansos Jejama0
Acara diawali dengan Welcome Remarks dari Wakil
Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., yang menyampaikan selamat datang
sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk menciptakan
iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh
kabupaten/kota.
Selanjutnya disampaikan Keynote Speech oleh dua
narasumber utama: Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. - Gubernur Lampung dan
Ahmad Muzani - Anggota DPR RI. Gubernur Lampung menyampaikan materi
Accelerating Sustainable Investment in Lampung: Advancing Strategic Commodity
Downstreaming. Dalam paparannya, Gubernur menekankan bahwa Lampung tidak lagi
hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah, tetapi harus menjadi pusat
hilirisasi komoditas unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan
energi terbarukan, agar nilai tambah dinikmati masyarakat Lampung.
Sementara itu, Ahmad Muzani menyampaikan materi
tentang Strengthening National Investment Support for Lampung Sustainable
Growth. Ia menegaskan dukungan pemerintah pusat dan legislatif terhadap
percepatan investasi di daerah, termasuk penyederhanaan regulasi, kepastian
hukum, serta sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Usai sesi keynote, dilanjutkan diskusi panel
bertema "Navigating Investment Policies for Sustainable Regional
Growth" yang menghadirkan empat panelis:
1. Widarto - Owner of Sungai Budi Group.
Sebagai pelaku usaha asli Lampung, Widarto membagikan pengalaman membangun
Sungai Budi Group dari Lampung hingga menjadi perusahaan nasional. Ia
menegaskan bahwa Lampung memiliki iklim usaha yang sangat menjanjikan jika
didukung infrastruktur dan kemudahan perizinan, serta mengajak investor untuk
berani berinvestasi di Lampung.
2. Bimo Epyanto - Kepala Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Lampung.
Bimo Epyanto memaparkan kondisi makroekonomi dan stabilitas keuangan Lampung,
serta peran Bank Indonesia dalam menjaga inflasi, mendorong digitalisasi
pembayaran, dan mendukung pembiayaan investasi yang berkelanjutan di daerah.
3. M. Putra Hutama, S.E., M.Sc. Senior Member
of Presidential Advisory Council (PAC).
Putra Hutama menyampaikan perspektif nasional terkait arah kebijakan investasi
pemerintah, termasuk pentingnya investasi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan
ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
yang baik.
4. Fadli Rahman, Ph.D. - Director of
Investment, PT Danantara Investment Management.
Fadli Rahman menjelaskan peran Danantara sebagai pengelola investasi negara
dalam mendukung proyek-proyek strategis di daerah, termasuk skema kemitraan dan
pembiayaan investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan dunia
usaha di Lampung.
Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan
dengan sesi Business Matching antara pemerintah daerah dan calon investor.
Sekda Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menyampaikan
bahwa kehadiran Kabupaten Pesisir Barat dalam forum ini merupakan bentuk
komitmen pemerintah daerah untuk membuka peluang investasi yang berkelanjutan
dan berpihak pada potensi lokal.
"Pesisir Barat memiliki potensi besar di
sektor pariwisata, perikanan dan kelautan, perkebunan, serta energi. Melalui
forum ini, kita menawarkan potensi tersebut kepada investor agar dapat dikelola
secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat," ujarnya.
Ia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat siap memberikan kemudahan dan pendampingan bagi investor yang
berminat menanamkan modal di Pesisir Barat, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Melalui keikutsertaan dalam LEIF 2026,
diharapkan Kabupaten Pesisir Barat dapat menjalin kemitraan strategis dengan
investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan
berkelanjutan. [MFH/ Diskominfotiksan]











