- Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Kepulangan 206 Jamaah Haji Asal Lambar Disambut Haru Wabup Mad Hasnurin dan Pihak Keluarga
- Sekda Lambar Minta Camat Aktif Sosialisasikan Keringanan Pajak Motor ke Masyarakat
- Football Festival Bupati Cup Lampung Utara: Ajang Petakan Potensi Atlet Sepak Bola Muda
- Ribuan Peserta Ramaikan Lampung Utara Night Run 2026
- Bupati Ela Pimpin Penetapan Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 34 Lamtim
- Bupati Pringsewu Ajak Jajaran Pemkab dan Masyarakat Gowes Bersama
- Pemkab Perkuat Komitmen Zona Integritas dan Luncurkan Aplikasi Antrian Online Disdukcapil
- Ketika Krakatau Mengaum di Atas Kanvas: Seni Sebagai Penjaga Ingatan Bencana
- Bondo Nekad di Atas Kanvas: Petualangan Bambang Suroboyo Menangkap Jiwa Bencana
Semua Bisa Sekolah, Komitmen Parosil Mabsus Tegakkan Pemerataan Pendidikan

LAMPUNG BARAT, MFH — Suasana pagi itu terasa berbeda
di halaman SMP Negeri 2 Sekincau. Ratusan siswa baru berdiri rapi mengenakan
pakaian sekolah mereka yang masih seragam.
Namun hari itu, mereka tak hanya datang untuk belajar.
Mereka menerima langsung seragam sekolah baru gratis dari tangan orang nomor
satu di Kabupaten Lampung Barat, Bupati Parosil Mabsus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bertajuk “Semua Bisa Sekolah”, yang terus
berlanjut sejak masa kepemimpinan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin (PM) di
periode pertama (2017–2022), dan kini diperkuat kembali pada periode kedua
(2025–2030).
Baca Lainnya :
- Pasca Cuaca Ekstrem di Balik Bukit Sekda Serahkan Bantuan0
- Pemkab Lambar Jadikan Perbukitan sebagai Kawasan Konservasi dan Pelestarian Alam0
- Bupati Lampung Barat Tinjau Jalan Liwa – Hanakau yang Putus Akibat Longsor0
- Semarak HUT ke-34 Lambar, Wadah Menggali Seni dan Melestarikan Tradisi 0
- Bupati Lampung Barat Expose Rencana Penataan Infrastruktur0
“Pemerintah hadir melalui program ini untuk memastikan
bahwa tidak ada lagi kesenjangan dalam dunia pendidikan. Kita ingin semua anak,
tanpa terkecuali, bisa melanjutkan sekolah,” tegas Bupati Parosil di hadapan
para siswa, guru, dan wali murid, Rabu (1/10).
Pada kegiatan di Kecamatan Sekincau, diserahkan
sebanyak 754 stel seragam sekolah, yang terdiri dari: SMP: 278 stel, MTs: 92
stel, SD: 278 stel, dan MI: 106 stel.
Sementara itu, siang harinya, giliran siswa-siswi di
SD Negeri 2 Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis, yang menerima bantuan seragam. Di
lokasi kedua ini, dibagikan sebanyak 330 stel, dengan rincian: SD: 246 stel,
MI: 14 stel, SMP: 70 stel, dan MTs: nihil.
Masing-masing dari siswa menerima satu stel seragam
batik dan satu buah tas berlogo Pemkab Lampung Barat.
Bupati Parosil menekankan, bahwa pembagian seragam ini
bukan hanya soal pakaian, melainkan bagian dari strategi besar pemerataan
pendidikan di Lampung Barat.
Seragam sekolah, menurutnya, memiliki peran penting
dalam menghapus kesenjangan sosial antar peserta didik, melatih kedisiplinan,
dan meringankan beban ekonomi keluarga di awal tahun ajaran.
“Kita tidak ingin ada anak Lampung Barat yang
tertinggal hanya karena tidak punya seragam. Maka dari itu, melalui Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan, kami anggarkan pengadaan perlengkapan dasar ini bagi
peserta didik baru,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat
Pemkab Lampung Barat, antara lain Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Pirwan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,
Kepala Dinas Kominfo, Plt. Kasat Pol PP, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup,
Kepala Bagian Perekonomian, serta para camat, guru, dan wali murid.
Program seragam gratis ini menjadi bukti bahwa
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bukan hanya bicara visi, tapi juga
menjalankan komitmen nyata. Sejak awal menjabat, Parosil Mabsus selalu
menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan.
“Ini bukan bantuan biasa. Ini adalah bentuk
keberpihakan kita pada masa depan anak-anak Lampung Barat,” ungkapnya.
Harapannya, program ini tak hanya meringankan beban
biaya sekolah, tapi juga menjadi penguat semangat belajar siswa dan pemicu
partisipasi pendidikan di daerah-daerah pelosok.
Di tengah terik siang, senyum anak-anak di SDN 2 Bakhu
jadi pemandangan yang mengharukan. Seragam baru mereka tak hanya menutupi
tubuh, tapi juga menyelimuti harapan: bahwa siapa pun mereka, dari latar
belakang apa pun, mereka berhak bermimpi dan bersekolah dengan layak.
Dengan langkah kecil
ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali menegaskan: pendidikan adalah
hak semua anak, dan tugas pemerintah adalah menjamin agar tak satu pun
tertinggal. Karena di bumi Beguai Jejama Sai Betik, semua memang harus bisa
sekolah. [MFH/ Diskominfotik Lambar]











3.jpg)