- Polsek Limau Ungkap Dugaan Penadahan Motor Hasil Curian dan Tangkap Satu Tersangka
- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
Polda Lampung Gelar Simulasi Rayonisasi Polres dan Penanganan Unjuk Rasa

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Polda Lampung
melaksanakan kegiatan simulasi rayonisasi polres dan penanganan unjuk rasa di
Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung sebagai langkah antisipasi menghadapi
peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda
Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, sebagai bentuk pengecekan kesiapan
personel dan sarana pendukung dalam rangka pengamanan situasi kamtibmas di
wilayah hukum Polda Lampung.
Simulasi melibatkan personel gabungan dari
berbagai satuan, antara lain Satbrimobda
Lampung, Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, SPN Polda Lampung, Dokkes
Polda Lampung, serta rayonisasi satuan wilayah Polresta Bandar Lampung, Polres
Pesawaran, dan Polres Lampung Selatan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM0
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Lawan TBC, Didukung Pemerintah Pusat0
- Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan, 51 Kepala Sekolah Dilantik 0
- Gubernur Kukuhkan Dewan Pendidikan Lampung 2025–2030 0
- Musrenbang 2026 jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung0
Dalam pelaksanaannya, personel memperagakan
tahapan penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum secara bertingkat,
mulai dari situasi aman dan tertib hingga eskalasi yang berpotensi mengarah
pada kericuhan massa.
Setiap satuan menjalankan tugas sesuai fungsi
masing-masing secara terpadu, meliputi pengamanan jalur, negosiasi,
pengendalian massa oleh Dalmas awal dan Dalmas lanjut, pengaturan arus lalu
lintas, penanganan kondisi darurat, serta dukungan pelayanan kesehatan.
Helfi dalam arahannya menekankan pentingnya
kesiapan personel melalui pembentukan peleton dan kompi kerangka, baik yang
melaksanakan tugas.
Seluruh polres jajaran diperintahkan untuk
memastikan kesiapan tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi
gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemantauan juga diarahkan pada berbagai
dinamika yang berkaitan dengan pemerintah, DPR, TNI, dan Polri.
Helfi juga menginstruksikan seluruh kapolres
agar mencermati setiap arahan pimpinan, mengimplementasikan kebijakan secara
tepat.
Melalui kegiatan ini, Helfi berharap seluruh
personel semakin profesional, humanis, responsif, dan solid dalam menjaga
stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum May Day
2026. [MFH/Din/rils]











3.jpg)