- Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Gubernur Mirza Tegaskan Harga Dijaga
- PUPR Ikuti Rakor dan Site Visit Monitoring Progres Pembangunan Ruas Jalan
- Pemkab Lampung Timur Dukung Survei Seismik 2D Gerbera
- Dari Sawah Yosomulyo, Sespimti Polri dan Kejaksaan Dorong Ketahanan Pangan
- Pj. Sekda Sulpakar Ajak Masyarakat dan OPD Membangun Lamteng
- Pengkab Lamteng Apresiasi Pengabdian AKBP Charles dan Sambut AKBP Zaldy
- Masuki Oktober, Bupati Tanggamus Minta Jajaran Siaga Bencana
- HUT ke-81 TNI, Polres Tanggamus Berikan Tumpeng ke Kodim 0424
- Pemprov Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik
- Pemprov Lampung Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Pemkab Tanggamus dan PLN UP3 Pringsewu Perkuat Kerja Sama PBJT dan Penerangan Jalan Umum


TANGGAMUS, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Tanggamus bersama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3)
Pringsewu memperkuat kerja sama dalam pemungutan dan penyetoran Pajak Barang
dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik serta pengelolaan penerangan jalan
umum (PJU).
Hal tersebut dibahas dalam audiensi sekaligus
penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Tanggamus dan PLN UP3
Pringsewu di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Senin (5/10/2026).
Baca Lainnya :
- Ground Breaking Relokasi Puskesmas Gisting Dimulai0
- Bupati Tinjau Sejumlah Ruas Jalan Kabupaten, Tegaskan Kualitas jadi Prioritas0
- Wakapolres Tanggamus Pimpin Upacara Pemakaman Aiptu Riduan Hadi0
- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus0
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung0
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi,
M.A., M.H., menerima langsung audiensi tersebut. Ia didampingi Sekretaris
Daerah Kabupaten Tanggamus Suaidi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rully Yuna
Yuda, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Nanang Sumarlin, Kepala Dinas Tenaga Kerja
Belli Pahlupi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Beni Irawan, Kepala
Dinas Perhubungan M. Sitanggang, Sekretaris BPKAD M. Yasmiransyah, Kabid Energi
dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Tenaga Kerja Hendri Patra, Kabag Kerja
Sama Maryani, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.
Sementara dari PLN UP3 Pringsewu hadir Manajer
UP3 Eka Nurwati, Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran Agustina Saptamargani,
Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik Ade Arif Prihantoro, Asisten Manajer
Perencanaan Ari Setiawan, Asisten Manajer Jaringan dan Konstruksi Faizia
Mahatvavirjha I., Asisten Manajer Keuangan dan Umum Arya Sulistomo, Manajer ULP
Talang Padang Hanung Wijanarko, serta Manajer ULP Kota Agung Naim.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Ruly Yuda
menyampaikan, audiensi tersebut membahas tiga agenda utama, yakni pemungutan
dan penyetoran PBJT atas tenaga listrik, pengelolaan bersama penerangan jalan
umum, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Tanggamus dan
PLN.
Manajer PLN UP3 Pringsewu Eka Nurwati
menjelaskan, kerja sama tersebut merupakan pembaruan dari kerja sama sebelumnya
yang perlu diperbarui karena pelayanan kelistrikan Kabupaten Tanggamus saat ini
berada di bawah PLN UP3 Pringsewu.
“Tujuan kami terutama melakukan penandatanganan
perpanjangan MoU atau PKS kerja sama, karena sebelumnya sudah ada kerja sama
serupa terkait pemungutan PBJT atas tenaga listrik dan penerangan jalan umum,”
ujar Eka.
Menurut Eka, PLN memiliki peran dalam melakukan
pemungutan PBJT atas tenaga listrik sebelum penerimaan tersebut disetorkan
kepada pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
“PLN melakukan pemungutan sebagai kepanjangan
tangan dari pemerintah daerah, dan nantinya disetorkan setiap bulan kepada
rekening pemerintah daerah,” jelasnya.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas
Pendapatan Daerah Tanggamus Nanang Sumarlin memaparkan perkembangan penerimaan
PBJT atas tenaga listrik.
Ia menyebut, realisasi penerimaan pada 2024
mencapai 99,31 persen dari target. Kemudian pada 2025 terealisasi 85,7 persen,
yang salah satunya dipengaruhi kebijakan diskon listrik.
Sementara hingga September 2026, realisasi
penerimaan tercatat sebesar 73,97 persen. Dari target sekitar Rp17,1 miliar,
penerimaan yang telah dibayarkan mencapai sekitar Rp12,7 miliar.
Nanang juga menyampaikan bahwa koordinasi
antara Pemkab Tanggamus dan PLN UP3 Pringsewu terus dilakukan, termasuk melalui
pertemuan bersama Komisi II DPRD Kabupaten Tanggamus untuk membahas dan
memperjelas perkembangan PBJT tenaga listrik.
Selain persoalan PBJT, pembahasan juga
menyoroti pengelolaan penerangan jalan umum.
Kepala Dinas Perhubungan Tanggamus M.
Sitanggang menyampaikan masih terdapat sekitar 1.500 titik penerangan yang
perlu didata dan ditata kembali, terutama titik yang belum terukur secara
optimal.
“Memang ada beberapa hal yang perlu kami
sepakati terkait penerangan jalan. Kita perlu mendata kembali berapa lampu yang
legal dan yang ilegal,” kata Sitanggang.
Ia juga meminta agar pemerintah pekon yang
melakukan pengadaan lampu penerangan jalan turut memperhitungkan anggaran
pembayaran listrik, sehingga tidak menimbulkan persoalan dalam pengelolaannya.
Dari pihak PLN, penataan penerangan jalan akan
diarahkan melalui sistem meterisasi. Langkah tersebut dilakukan agar penggunaan
energi dapat terukur berdasarkan pemakaian sebenarnya.
Perwakilan PLN menjelaskan, masih banyak titik
penerangan jalan yang tersambung langsung ke jaringan dan belum terukur.
Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi beban jaringan di sejumlah wilayah.
Melalui meterisasi, PLN berharap penggunaan
energi dan pembayaran listrik penerangan jalan dapat tercatat secara lebih
akurat, sekaligus mendukung pengelolaan PBJT yang lebih transparan.
Sekretaris Daerah Tanggamus Suaidi juga
mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan instalasi
listrik. Menurutnya, penggunaan kabel dan instalasi yang tidak sesuai standar
dapat meningkatkan risiko panas berlebih hingga kebakaran.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh
Asnawi menyambut baik penguatan kerja sama dengan PLN. Ia menilai listrik
merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan keberlangsungan berbagai
sektor pelayanan masyarakat.
“PLN ini sangat prinsip bagi kehidupan kita.
Kalau listrik tidak berjalan dengan baik, susah kita mengharapkan masa depan,
baik pendidikan, kesehatan maupun sektor lainnya,” ujar Bupati.
Bupati juga meminta agar kerja sama tidak
berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi dilanjutkan dengan koordinasi
dan edukasi kepada masyarakat.
“Kita sama-sama saling menjaga. Kalau ada yang
kurang, disampaikan, supaya kita cari solusinya bersama,” katanya.
Menurut Bupati, sinergi antara pemerintah
daerah dan PLN penting untuk memastikan pelayanan kelistrikan berjalan baik,
sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah dan
mendukung pembangunan Kabupaten Tanggamus.
Bupati berharap kerja sama
tersebut dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam
bidang kelistrikan dan penerangan jalan umum. [MFH/Din/rils]











