- Panen Raya Lumbung Pangan Baznas Pesawaran Dorong Zakat Produktif dan Kemandirian Petani
- Bupati Resmikan Demplot Mangrove 2 Hektare di Muara Gading Mas
- Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
- KPK RI Perkuat Pengawasan Pencegahan Korupsi di Kota Metro
- BPK Evaluasi Tata Kelola RSUD Ahmad Yani Metro
- Pemkab Lampung Tengah Tegaskan Kesiapan Dukung Pemeriksaan BPK RI
- Ketua Umum IKWT Lampung Tengah Pimpin Rakor
- Plt. Ketua TP PKK Hadiri Gerak Pangan TPID, Dukung Pengendalian Inflasi di Lampung Tengah
- Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas
- Kepala Kemenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Gerai Kementerian Agama di MPP Bandar Lampung
Pemkab Pringsewu Laksanakan Pembinaan SPIP Terintegrasi

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pringsewu mengadakan Pembinaan dan Pengawasan atas Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan Manajemen Risiko Kabupaten Pringsewu Tahun
2026 di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, pada Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Lampung Agus Setiyawan, Wabup Pringsewu Umi Laila dan Sekretaris Daerah M.Andi
Purwanto beserta jajaran Pemkab Pringsewu.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka
kegiatan ini menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Inspektorat
Kabupaten Pringsewu dan BPKP Provinsi Lampung atas terselenggaranya agenda strategis
ini dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel
di Kabupaten Pringsewu.
"Kehadiran tim dari BPKP ini menjadi
dorongan kuat bagi kami untuk terus mengoptimalkan penerapan Maturitas SPIP di
lingkungan Pemkab Pringsewu, guna mendukung pencapaian tujuan strategis daerah.
Penguatan pengendalian intern bukanlah sekadar formalitas atau tugas
Inspektorat semata, sebab pengendalian intern yang efektif harus berakar dari
kesadaran di setiap unit kerja yang dimotori langsung kepala perangkat
daerah," ujarnya.
Baca Lainnya :
- MTs Baabussalaam Ikuti Program Pembudayaan Keamanan Pangan BPOM0
- Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman Level 5 dari Badan POM0
- Wabup Pringsewu Buka Festival Merdeka 20260
- Unit Pengumpul Zakat Pekon dan Kelurahan se-Kabupaten Pringsewu Dikukuhkan0
- Ombudsman RI Lakukan Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 0
Menurut Bupati Pringsewu, perencanaan yang
matang dan terkendali secara internal di tingkat eselon II menjadi fondasi
utama dalammemastikan efisiensi, efektivitas, keandalan pelaporan keuangan,
pengamanan aset daerah, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan
kualitas tata kelola pemerintahan.
"Oleh karena itu, kami menginstruksikan
seluruh kepala perangkat daerah untuk mengikuti kegiatan dengan
sungguh-sungguh, serta proaktif melakukan perbaikan atas berbagai area of
improvement yang diidentifikasi. Langkah serius ini kita harapkan mampu
mendongkrak nilai maturitas penyelenggaraan SPIP, Indeks Manajemen Risiko
(MRI), serta Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Kabupaten Pringsewu
ke tingkat yang lebih baik," harapnya.
Sementara itu, Kepala BPKP
Provinsi Lampung Agus Setiyawan mengatakan pada tahun ini Kabupaten Pringsewu
menjadi satu dari sekian kabupaten dan kota yang diprioritaskan untuk bisa
meningkatkan kapabilitas pengendalian internnya sampai minimal pada angka
3. Dengan demikian jika hal tersebut dapat terpenuhi nantinya diharapkan
Pringsewu akan menjadi barometer atau menjadi contoh bagi kabupaten serta kota
lainnya. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)