- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP
Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Audiensi Penambahan Kuota PBI-Jk

PESISIR BARAT, MFH,-- Dalam rangka
menindaklanjuti keterbatasan kuota Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan
Kesehatan (PBI-JK) di Kabupaten Pesisir Barat, Pemerintah Kabupaten Pesisir
Barat melaksanakan audiensi resmi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia
pada Kamis, 27 November 2025.
Audiensi dipimpin oleh Sekretaris Daerah
Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., mewakili Bupati
Pesisir Barat. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat,
Rena Novasari. Kementerian Sosial RI diwakili oleh R. Gandhi Wijaya Cahyo
Prajatno selaku Kepala Bagian Pusdatin Kementerian Sosial RI, mewakili Menteri
Sosial.
Dalam sambutannya, Tedi Zadmiko menyampaikan
bahwa keterbatasan kuota PBI-JK telah memberikan dampak signifikan bagi
masyarakat miskin dan rentan yang belum terfasilitasi program jaminan
kesehatan.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom0
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Paripurna DPRD Pesibar 0
- Momen Hari Bhakti Kemenimipas ke-1, Bupati Dedi Irawan Terima Penghargaan0
- Wakil Bupati Pesibar Pimpin Rakor Terkait Rencana Pilratin Serentak 20260
- Ketua DWP Elizawati Tedi Zadmiko Buka Pelatihan Pembuatan Kerupuk0
“Kami datang dengan harapan besar agar
pemerintah pusat dapat membantu menambah kuota PBI-JK bagi masyarakat Pesisir
Barat. Banyak warga kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum
tercakup dalam kuota yang tersedia. Kami berkomitmen memastikan pelayanan
kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Tedi Zadmiko.
Sekda juga menegaskan bahwa pemerintah daerah
telah menyelesaikan verifikasi dan validasi data secara menyeluruh sehingga
pengajuan ini didasarkan pada data yang akurat.
Dalam sambutannya, R. Gandhi Wijaya Cahyo
Prajatno memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkab Pesisir
Barat yang datang dengan data lengkap dan terverifikasi. Kementerian Sosial
memahami kebutuhan daerah dan akan menindaklanjuti usulan ini sesuai mekanisme.
Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan
penanganan optimal,” jelas Gandhi.
Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah
pusat untuk mengoptimalkan kuota PBI-JK nasional sesuai kebutuhan dan kemampuan
anggaran negara.
Melalui Sekda, Bupati Pesisir Barat
menyampaikan harapan besar agar pemerintah pusat dapat memperhatikan kebutuhan
masyarakat Pesisir Barat terkait kuota PBI-JK.
“Kami berharap pengajuan penambahan kuota ini
dapat dipertimbangkan dan direalisasikan. Akses jaminan kesehatan merupakan hak
dasar warga, dan tambahan kuota akan membantu kami memastikan pelayanan
kesehatan semakin merata dan tepat sasaran,” demikian disampaikan dalam amanat
Bupati.
Bupati juga berharap agar Kementerian Sosial
terus mendukung pemutakhiran data dan percepatan proses penetapan kuota PBI-JK
bagi Kabupaten Pesisir Barat. [MFH/ Diskominfotiksan]











3.jpg)