- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Wakil Bupati Pesibar Pimpin Rakor Terkait Rencana Pilratin Serentak 2026

PESISIR BARAT, MFH,-- Wakil Bupati Pesisir
Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor)
bersama Forkopimda dalam rangka meningkatkan sinergitas mendukung suksesnya
Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak di Pesibar, di ruang Payung Agung Lantai
4 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (17/11/2025).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekda, Tedi
Zadmiko, S.K.M., M.M., anggota DPRD, Ali Yudiem, S.H., dan para kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dari hasil Rakor tersebut setidaknya 46 Pekon
diagendakan akan menggelar Pilratin pada Tahun 2026 mendatang, dengan
tahapannya yaitu persiapan akan dimulai pada 9 Juni hingga 15 Agustus 2026,
pencalonan pada 16 Agustus hingga 25 Oktober 2026, pemungutan dan penghitungan
suara 29 Oktober 2026, dan penetapan 3 hingga 30 November 2026.
Baca Lainnya :
- Ketua DWP Elizawati Tedi Zadmiko Buka Pelatihan Pembuatan Kerupuk0
- Bupati Hadiri Pengukuhan DPD dan DPC ABPEDNAS0
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD0
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN Pemda se-Lampung0
- Bupati Dedi Irawan Buka STQ 20250
Sebelumnya dalam sambutannya Wakil Bupati,
Irawan Topani mengatakan bahwa, agenda Pilratin Serentak Pesibar Tahun 2026
mendatang, merupakan proses demokrasi yang sangat strategis. Pemilihan tersebut
menentukan arah kepemimpinan pekon, yang langsung bersentuhan dengan kehidupan
masyarakat sehari-hari. "Karena itu, penyelenggaraannya harus dipastikan
berjalan aman, damai, tertib, jujur, adil, dan demokratis," kata Wakil
Bupati, Irawan Topani.
"Keseluruhan tersebut dapat terwujud
apabila semua pihak membangun sinergitas yang kuat, solid, dan
berkesinambungan," imbuh Wakil Bupati, Irawan Topani.
Menurut Wakil Bupati, Irawan Topani, rakor
tersebut sebagai langkah penting untuk memetakan potensi kerawanan, memperkuat
langkah pencegahan konflik, menyempurnakan kesiapan teknis dan non-teknis,
serta memastikan seluruh unsur menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangan.
"Pilratin Serentak pada dasarnya merupakan
pesta demokrasi di tingkat pekon. Namun, jika tidak dikelola dengan baik,
dinamika sosial di masyarakat bisa berkembang menjadi masalah keamanan,
ketertiban, maupun sengketa antar pendukung," tegas Wakil Bupati, Irawan
Topani.
Karenanya, untuk menangkal hal dimaksud perlu
dilakukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, mulai dari tahap
persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pemilihan.
Dalam kesempatan itu juga Wakil Bupati, Irawan
Topani menyampaikan beberapa poin komitmen yang dianggap penting. Pertama,
komitmen terhadap netralitas aparatur Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat
pekon, dan aparat keamanan harus menjaga integritas dan tidak berpihak pada
calon mana pun.
Kedua, penguatan deteksi dini terhadap potensi kerawanan. sinergitas TNI-Polri, OPD terkait, kecamatan, dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam mencegah gesekan di lapangan. "ketiga, memastikan logistik dan administrasi pemilihan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Kelengkapan teknis harus dipersiapkan secara matang agar tidak terjadi
hambatan di hari pelaksanaan. Keempat, mendorong edukasi kepada masyarakat
untuk berdemokrasi secara santun. Kita harus menolak politik uang, intimidasi,
provokasi, dan upaya apa pun yang dapat merusak nilai demokrasi," tegas
Wakil Bupati, Irawan Topani.
Wakil Bupati, Irawan Topani meyakini bahwa, dengan komunikasi yang baik, koordinasi yang kuat, dan kerja sama yang saling mendukung, perhelatan Pilratin Serentak 2026 dapat berlangsung sukses dan bermartabat.
"Mari jadikan momen ini sebagai contoh bahwa
demokrasi di Pesibar dapat berjalan dewasa, damai, dan penuh nilai kekeluargaan
sesuai budaya Negeri Para Sai Batin dan Ulama yang selama ini dijunjung
tinggi," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani. [MFH/ Diskominfotiksan]











3.jpg)