- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Mahasiswa Itera Ubah Nilai Tambah Singkong jadi Mie Mocaf

PESAWARAN, MFH,-- Berawal dari keprihatinan terhadap
rendahnya harga singkong, tim mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera)
yang tergabung dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK
Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himatepa) menggagas program
Sekolah Perempuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Sriwedari, Kecamatan
Tegineneng, Pesawaran, Kamis 9 Oktober 2025.
Melalui program tersebut, 37 mahasiswa yang terbagi
dalam 3 kelompok mendampingi kelompok KWT untuk mengembangkan produk mie
berbahan dasar singkong atau mie Mocaf (Modified Cassava Flour) sebagai produk
unggulan yang menyehatkan.
Sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan di Balai Desa
setempat, Selasa,12 Agustus 2025. Kegiatan ini diketuai oleh mahasiswa
Teknologi Pangan Angkatan 2023 Siti Nurqaidah dengan dosen pembimbing Zada Agna
Talitha, STP, M.Si. Kegiatan ini dihadiri perwakilan aparat desa, dosen
pembimbing, perwakilan perkumpulan, mahasiswa pelaksana PPK Ormawa, serta
anggota KWT.
Baca Lainnya :
- Forum Ngopi Jadi Ajang Perkuat Sinergi Pemkab Pesawaran Dan Insan Pers Sebagai Mitra Pembangunan0
- Penasehat DWP Kabupaten Pesawaran Buka Sosialisasi Organisasi Mighrul Lappung Bersatu0
- Wakil Bupati Hadiri Tabligh Akbar Keluarga Besar Sumatera Barat dan Bundo Kanduang Pesawaran0
- Bupati Dorong KWT Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga0
- Mahasiswa ITERA Dirikan Sanggar Tani SIPETANI di Desa Bagelen0
Siti Nurqaidah menyampaikan, program Sekolah Perempuan
PPK Ormawa Himatepa Itera fokus pada peningkatan kapasitas perempuan desa.
Terutama anggota KWT, dari yang semula hanya bertani secara tradisional menjadi
pelaku usaha mandiri berbasis potensi lokal. Mie mocaf sendiri merupakan makanan
singkong berupa tepung yang sudah difermentasi sehingga memiliki karakteristik
seperti terigu.
Mie akan dibuat dengan kombinasi tepung terigu dan
mocaf, sehingga menjadi produk pangan rendah gluten yang
bermanfaat sebagai pilihan makanan sehat bagi penderita intoleransi gluten
dan penyakit celiac, serta membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Latar belakang program ini dilaksanakan adalah
tingginya produksi singkong di Desa Sriwedari. Namun, selama ini para petani
singkong langsung menjual kepada tengkulak dengan harga yang fluktuatif dan
cenderung rendah.
“Untuk itu kami membekali anggota kelompok KWT dengan
pengetahuan untuk mengolah singkong menjadi produk bernilai jual tinggi,
seperti mi mocaf,” ujar Siti.
Kaur Kasi Desa Sriwedari, Uni Ratna Ningrum, mengapresiasi
kegiatan yang dilaksanakan para mahasiswa Itera. Uni berharap, melalui produksi
mie mocaf, Desa Sriwedari memiliki produk unggulan yang dapat membantu
meningkatkan tingkat perekonomian warganya.
Selain pembekalan mengenai produksi mie Mocaf, KWT
akan dibekali dengan berbagai pembekalan penting yang menunjang produk hingga
siap penjualan. Para anggota KWT akan dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian
mengikuti kurikulum yang mencakup pembelajaran mengenai sanitasi dan keamanan
pangan, teknik pengemasan pangan, proses produksi mie mocaf, legalitas usaha,
regulasi halal, serta pemasaran digital. [MFH/Dikominfotik Pesawaran]











3.jpg)