- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Lampung Kondusif Saat Malam Takbiran, Gubernur dan Forkopimda Lakukan Pemantauan Langsung


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur
Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dan
jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan pemantauan situasi keamanan malam
takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan diawali dengan mengikuti
koordinasi melalui video conference bersama Kapolri, Panglima TNI, dan Menteri
Perhubungan di Polresta Bandar Lampung, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan
di Masjid Raya Al-Bakrie.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung dan ASDP Antisipasi Lonjakan Mudik 20260
- Respon Cepat Pemprov Lampung dan Kabupaten/Kota, Kerusakan PJU Jalinsum Mulai Diperbaiki0
- Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker0
- Pemprov Lampung Terbitkan Edaran: Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik0
- Mudik Lebih Aman dan Terjangkau, Pemprov Lampung Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis0
Dalam keterangannya usai
pemantauan, Kapolda Lampung menyampaikan bahwa jajaran Kepolisian Daerah
Lampung telah menyiagakan kekuatan penuh untuk menjamin kekhusyukan ibadah
masyarakat.
"Polda Lampung menyiapkan 57
pos keamanan. Pos pengamanan ada 57, 20 itu pos pelayanan, dan 1 pos terpadu
yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung," ujarnya.
Guna mengamankan jalannya malam
takbiran, sebanyak 3.900 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta
instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota telah disiagakan di
titik-titik strategis.
Terkait mobilitas masyarakat,
Kapolda mengungkapkan adanya peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan
dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Berdasarkan data monitor, arus
kedatangan yang semula berada di angka 5.000 pada 13 Maret, sempat menyentuh
puncaknya di angka 51.000 kendaraan sebelum akhirnya melandai ke angka 24.000
pada hari ini.
Meski terjadi lonjakan arus mudik,
situasi Kamtibmas di Provinsi Lampung terpantau sangat kondusif. Kapolda
menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kejadian menonjol.
"Alhamdulillah semua berjalan
lancar dan kita pastikan alhamdulillah sampai dengan hari ini sejak tanggal
operasi dilaksanakan di tanggal 13, kecelakaan lalu lintas nol, dan tindak
pidana pencurian dengan kekerasan, begal, nol," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama
Forkopimda juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang melaksanakan
perjalanan mudik maupun liburan untuk tetap mengutamakan keselamatan
berkendara. Kerja sama antara masyarakat dan petugas keamanan diharapkan terus
terjalin hingga berakhirnya Operasi Ketupat pada 29 Maret mendatang.
"Mudah-mudahan sampai dengan
di tanggal 29 selesainya operasi, seluruh rangkaian kegiatan ibadah masyarakat
yang dilaksanakan di wilayah Lampung berjalan dengan tertib, aman, dan
terkendali," tutup Kapolda.
Turut mendampingi dalam kegiatan
tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Sekretaris
Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta Walikota Bandar Lampung Eva
Dwiana. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)