- Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Gotong Royong Bersama Warga
- Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 2027
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan
- Pemkab Pesawaran Studi Komparasi ke Pemkab Gunung Kidul
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan
- Bupati Terima Penghargaan Nasional Desa Sidodadi Sebagai Desa Cantik Terbaik 2026
- Bupati Buka Kushin Ryu Championship 2026 Piala Kemenag dan Lantik Pengurus KKI
- Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Pahing Muslimat NU Way Seputih dan Seputih Banyak
- Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Pesisir Barat Buka Lomba Tingkat III ke-I
Lampung Barat Dorong Swasembada Padi, 10 Alsintan Diserahkan ke Kelompok Tani

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat menggeber upaya peningkatan produksi padi melalui penyerahan 10
unit alat dan mesin pertanian atau Alsintan Hand traktor kepada kelompok tani.
Penyerahan dilakukan langsung Bupati Parosil Mabsus dalam apel mingguan di
halaman kantor Bupati setempat, Senin (25/05/2026).
Berikut 10 kelompok tani yang mendapat bantuan
mesin pertanian, kelompok tani Sido Makmur Tugu Ratu Suoh, Karya Muda 2 Tugu
Ratu Suoh, Way Sukau Tapak Siring Sukau, Way Sebukau Lombok Lumbok Seminung,
Sejahtera Gunung Terang Air Hitam, Mekar Makmur 5 Tribudi Makmur Kebun Tebu,
Ham Tuha Adyaksa Tanjung Raya Sukau, Way Warkuk Buay Nyerupa Sukau, Karya Wisma
Gedung Surian, Tiga Saudara Bumi Hantatai BNS.
Bantuan tersebut bukan sekadar simbol. Bupati
menegaskan, Alsintan harus menjadi pemicu lompatan produktivitas, bukan sumber
konflik di internal kelompok tani.
Baca Lainnya :
- Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas, Incar Tuan Rumah Porprov 20300
- Dishub Lampung Barat Buka Forum Lalu Lintas, Dorong Sinergi Lima Pilar Keselamatan Jalan0
- Bupati Ingatkan 213 Lulusan Smpn 1 Way Tenong Perkuat Karakter Sebelum Lanjut SMA0
- Wabup Mad Hasnurin Ikuti Sosialisasi Obligasi dan Sukuk Daerah se-Sumbagsel0
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup0
“Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih
fasilitas, jangan diam di tempat. Kalau selama ini setahun panen sekali,
sekarang harus berani target dua kali, bahkan tiga kali,” ujar Parosil dengan
nada tegas.
Ia menyebut langkah ini sejalan dengan program
Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai
prioritas nasional. Bagi Lampung Barat, swasembada pangan dimulai dari sawah
yang dikelola lebih efisien dan modern.
“Alat ini jangan sampai jadi masalah. Jangan
sampai gara-gara merasa tidak adil dalam pemakaian, kelompok malah ribut. Kalau
niatnya untuk kemajuan bersama, semua pasti bisa diatur,” tegasnya.
Menurut Parosil, modernisasi pertanian tidak
bisa ditunda. Dengan Alsintan, waktu pengolahan lahan dan panen bisa dipangkas,
biaya tenaga kerja ditekan, dan intensitas tanam meningkat.
Ia berharap, bantuan ini langsung terasa
dampaknya pada pendapatan petani padi di wilayahnya. “Fasilitas sudah
diberikan. Sekarang tinggal kemauan dan manajemen kelompok. Kalau dikelola
dengan baik, ini berkah. Kalau tidak, ya hanya jadi besi yang berkarat,”
ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan
akan terus memantau pemanfaatan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar
meningkatkan hasil panen. Tujuannya jelas, menjadikan Lampung Barat sebagai
salah satu lumbung padi yang menopang ketahanan pangan nasional.
[MFH/Diskominfo Lampung Barat]











