- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
KMP Dalom 1 Resmi Beroperasi, Lampung Perkuat Konektivitas Sumatra–Jawa

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal, secara resmi mengoperasikan KMP Dalom 1 di Lintas Penyeberangan
Bakauheni-Merak dengan prosesi adat “Hitar Lawok”.
Peresmian yang berlangsung di Dermaga Eksekutif
Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jumat (14/11/25), menandai
kontribusi langsung Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan konektivitas
dan logistik daerah dan nasional.
Hadir dalam acara peresmian, Wakil Gubernur
Jihan Nurlela, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ketua TP PKK Provinsi Lampung
Purnama Wulan Sari Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan, Direktur Lalu Lintas dan
Angkutan Laut Kementerian Perhubungan.
Baca Lainnya :
- HUT ke-69 Lamsel Dimeriahkan Aksi Jetski Lintas Selat Sunda Ketua TP PKK Zita Anjani0
- Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung di Palas Diduga Asal Jadi 0
- Menjaga Bara Cinta Tanah Air, Bela Negara Ster Mabes TNI Bangkitkan Patriotisme Generasi Muda0
- Pemdes Mekar Mulya Sampaikan Rasa Terima Kasih Kepada Bupati dan Anggota DPRD Lamsel0
- Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama Diganjar Penghargaan Garuda TV 0
Gubernur Mirza menegaskan bahwa KMP
Dalom 1 adalah realisasi dari tanggung jawab dan keinginan yang telah lama
diimpikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk hadir melayani masyarakat.
“Lampung dan Banten adalah dua provinsi
terdepan yang menghubungkan dua pulau terbesar, menjadikan jalur ini sangat
vital dan merupakan tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Gubernur.
Lintas Bakauheni-Merak telah
beroperasi sejak 1912 (Hindia Belanda) dan dilanjutkan oleh ASDP sejak 1981,
tercatat sebagai salah satu rute penyeberangan tersibuk di Indonesia, yang menghubungkan
masyarakat dan komoditas dari Pulau Sumatra dan Pulau Jawa. Ribuan kendaraan
dan penumpang melintasi jalur ini setiap harinya.
Gubernur Mirza menjelaskan bahwa
KMP Dalom 1, yang dikelola oleh BUMD Provinsi Lampung (PT LJU), merupakan wujud
nyata dari kolaborasi dan sinergi antara BUMD, swasta, dan BUMN.
”Kapal
ini hadir sebagai implementasi dari visi kita dalam menumbuhkan pertumbuhan
ekonomi yang inklusif,” jelas Gubernur.
Ia juga menekankan bahwa KMP Dalom 1 beroperasi
secara mandiri tanpa membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),
bahkan diharapkan dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meskipun KMP Dalom 1 merupakan
salah satu dari 65 kapal yang melayani lintas Bakauheni-Merak, Pemerintah
Provinsi Lampung berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, aman,
nyaman, dan andal.
”Kami
bersungguh-sungguh menghadirkan pelayanan. Kami ingin mengantarkan masyarakat
kami pulang ke rumahnya masing-masing dengan hati yang senang dan bangga,” kata
Gubernur.
Kapal ini juga dirancang untuk mengusung
kearifan lokal Lampung, serta menawarkan kecepatan hingga 16 knot, yang lebih
cepat dari rata-rata.
Gubernur berharap, semangat inovasi
ini akan menjadi awal untuk perbaikan sistem transportasi dan logistik di
Lampung secara menyeluruh. Ke depan, sistem transportasi dan logistik
ditargetkan menjadi lebih modern dan terintegrasi, didukung oleh teknologi
untuk mempermudah mengelola arus barang dan penumpang.
”Konektivitas
yang baik bukan hanya memudahkan perjalanan, tapi juga memperkuat ketahanan
ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat,” pungkasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi
Lampung, Bambang Sumbogo, menyampaikan bahwa pengoperasian KMP Dalom 1
merupakan hasil kerja sama antara BUMD Pemerintah Provinsi Lampung dan PT Damai
Lautan Nusantara. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan global dalam
penyediaan transportasi yang aman, cepat, nyaman dan berkelanjutan, khususnya
yang berbasis teknologi digital dan online.
KMP Dalom 1 adalah kapal eksekutif baru yang
dibuat di Tiongkok, dengan dimensi yang mengesankan, yakni panjang 114,75 meter
dan lebar 21 meter. Dengan kapasitas angkut 200 orang penumpang dan 200 unit
kendaraan campuran, kapal ini dinobatkan sebagai kapal terbesar ketiga yang
beroperasi di pelayanan eksekutif Bakauheni-Merak.
Keunggulan utama KMP Dalom 1
terletak pada desain interiornya yang merepresentasikan kearifan lokal Lampung.
Kapal ini mengusung nuansa khas Lampung dengan sentuhan motif tapis dan ukiran
tradisional.
Kapal ini juga dilengkapi fasilitas premium,
termasuk Family Room, VIP House, Co-Working Space, Ruang Disabilitas, dan
fasilitas lainnya.
Sementara itu, Direktur PT Dalom Lintas Berjaya
Charda Damanik menjelaskan bahwa KMP Dalom 1 merupakan manifestasi konkret dari
kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung, diwakili oleh BUMD PT
LJU, dengan perusahaan swasta, PT Damai Lautan Nusantara. Kerja sama ini
membentuk unit usaha PT Dalom Lintas Berjaya, dengan tujuan utama meningkatkan
kualitas dan kapasitas layanan penyeberangan di Selat Sunda.
Charda Damanik juga menyampaikan harapan agar
KMP Dalom 1 dapat segera beroperasi secara optimal di Dermaga Eksekutif.
Meskipun operasional awal direncanakan sementara di Dermaga 4, pihaknya secara
resmi mengharapkan kolaborasi lanjutan dengan ASDP. [MFH Dinas Kominfotik
Provinsi Lampung]











3.jpg)