- Gubernur Dorong Mahasiswa Baru Unila jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lampung
- Pemprov Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat
- Lubi.Co: Ketika Ruang Kerja, Kopi, dan Inklusi Bertemu
- Wabup Agus Suranto Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Tanggamus
- Wakil Bupati Umi Laila Panen Raya Padi di Wonosari
- Umi Laila Pimpin Apel Pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII Pringsewu
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Sertijab Camat Marga Tiga
- Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Way Jepara
- Wali Kota Metro Hadiri HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
- Pemkot Metro Tegaskan Sistem Penerimaan Tamu Sesuai SOP
K-Fest 2025 Angkat Kuliner Tradisional, Ketua TP PKK Dorong Inovasi Sambel Seruit

Bandar Lampung, MFH – Ketua TP. PKK
Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari membuka Lomba Kreasi Sambel Uleg Seruit
Lampung pada K-Fest 2025, bertempat dilapangan Korpri Kantor Gubernur, Sabtu
(05/06/2025).
Festival Seruit Lampung merupakan salah
satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam
rangka memeriahkan Festival Krakatau (K-Fest 2025) dan Karnaval Budaya.
Menurut Ketua TP. PKK Provinsi Lampung,
Purnama Wulan Sari, Festival Seruit merupakan bagian dari warisan budaya
kuliner khas Lampung yang sudah tercatat sebagai warisan budaya tak benda
Indonesia dari Provinsi Lampung. Kuliner khas daerah Lampung ini memiliki makna
lebih dari sekadar makanan, seruit juga menjadi simbol kebersamaan, gotong
royong dan identitas masyarakat Lampung.
Baca Lainnya :
- Krakatau Festival Kembali Hadir, Wujud Cinta Budaya dan Ekonomi Kreatif Lampung0
- Media Faktual Hukum Siap Sajikan Informasi Akurat Lugas Tegas dan Edukatif0
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem0
- Marvel Umumkan Jadwal Rilis The Avengers 20
“Mengapa di seruit ini ada simbol
kebersamaan dan gotong royong?, karena membuat Seruit ini dilakukan bersama –
sama makannya juga sama – sama,” ucapanya.
Purnama Wulan Sari berharap Festival
Seruit ini mampu menjadi ruang ekspresi bagi pelaku ekonomi kreatif di sektor
kuliner dan masyarakat Lampung pada umumnya.
“Saya berharap, lomba ini dapat mendorong
munculnya produk-produk sambel uleg seruit yang siap bersaing, baik dipasar
lokal maupun nasional,” katanya.
Festival Seruit ini diikuti oleh berbagai
kalangan dengan antusias, mulai dari pelaku UMKM, masyarakat umum hingga
pelajar SMA dan SMK se Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).











3.jpg)