- Plt. Bupati Fasilitasi Penyelesaian Konflik PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri
- Bupati Lampung Barat Lepas Empat ASN Purna Tugas
- Lampung Barat Raih Juara Kabupaten Terkreatif di Lampung Tapis Karnaval 2026
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Kunjungan TP-PKK Provinsi Lampung
- Cegah Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Sinergi Bersama Tim Mabes TNI dan Seskoad
- Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional
- Erwinto: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Ibadah dan Akhlak ASN
- Kemenag Perluas Peran Penyuluh ke Rumah Sakit, Lapas, dan Rutan
- Dilarang Menyeberang di Bakauheni, Puluhan Sopir Truk Pengangkut Gabah Asal Pulau Jawa Protes
- Gubernur Dorong Pendamping PKH Pastikan Keluarga Miskin Mendapat Perlindungan Sosial
Kemenag Perluas Peran Penyuluh ke Rumah Sakit, Lapas, dan Rutan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Kementerian Agama
memperluas penugasan penyuluh agama Islam ke rumah sakit, lembaga pemasyarakatan
(lapas), rumah tahanan (rutan), dan ruang pelayanan publik di Kota Bandar
Lampung. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pendampingan kerohanian
sekaligus mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Erwinto dalam Pembinaan
Penyuluh Agama Islam se-Kota Bandar Lampung di Aula Kantor Kementerian Agama
Kota Bandar Lampung, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi
Bimbingan Masyarakat Islam M. Riswan serta para penyuluh agama Islam.
Baca Lainnya :
- Sektor Perkebunan jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi0
- Tampilkan Kreativitas dan Budaya, Peserta Terbaik Tapis Karnaval 2026 Raih Penghargaan0
- Temui Penyandang Disabilitas, Wagub Perkuat Komitmen Pemprov Lampung pada Kesetaraan0
- Puncak Festival Krakatau XXXV 2026, Gubernur Mirza Flag Off Lampung Tapis Karnaval0
- Tak Sesuai Amanah, Nazhir Wakaf Serahkan Aset Bermasalah kepada BWI Lampung0
“Penyuluh harus hadir di ruang-ruang yang
paling membutuhkan pendampingan. Rumah sakit, lapas, rutan, hingga pusat
pelayanan publik adalah bagian dari medan pengabdian penyuluh untuk memberikan
penguatan rohani dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” kata Erwinto.
Ia mengatakan Kemenag telah menjalin kerja sama
terkait pendampingan kerohanian di sejumlah rumah sakit, lapas, dan rutan di
Kota Bandar Lampung. Penyuluh akan berperan memberikan penguatan spiritual
kepada pasien, keluarga pasien, serta warga binaan.
Menurut Erwinto, pola kerja penyuluh juga harus
menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Ia meminta penyuluh lebih disiplin,
responsif, dan mampu membaca kondisi sosial di lapangan.
Ia juga menyinggung kegiatan keagamaan,
termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut, kata dia,
perlu dirancang lebih relevan agar pesan keagamaan benar-benar dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat.

Penugasan penyuluh juga akan diperluas melalui
gerai Kementerian Agama di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Bandar
Lampung.
Di gerai tersebut, Kemenag membuka layanan
terkait pencatatan pernikahan serta mendorong sertifikasi halal. Erwinto
mengatakan sebagian besar penyuluh telah menjadi Pendamping Proses Produk Halal
(P3H), sehingga akan dilibatkan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha.
“Penyuluh akan ditugaskan di MPP. Kita ingin
layanan Kemenag semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk layanan pernikahan
dan pendampingan halal,” ujarnya.
Erwinto juga mengingatkan penyuluh agar tertib
mencatatkan aktivitas melalui e-Kinerja BKN. Mulai Januari 2027, kata dia,
sistem penggajian akan dilakukan secara terintegrasi dan berkaitan dengan
capaian kinerja.
“Penyuluh banyak bekerja di lapangan. Semua
pekerjaan itu harus tercatat. Jangan sampai sudah bekerja, tetapi kinerjanya
tidak terdokumentasi,” katanya.
Erwinto menegaskan
perluasan medan tugas harus diikuti perubahan cara kerja agar penyuluh semakin
dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan. [MFH/rils]










3.jpg)