Dilarang Menyeberang di Bakauheni, Puluhan Sopir Truk Pengangkut Gabah Asal Pulau Jawa Protes

By redaksi 31 Agu 2026, 20:43:42 WIB Saburai
Dilarang Menyeberang di Bakauheni, Puluhan Sopir Truk Pengangkut Gabah Asal Pulau Jawa Protes

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Puluhan sopir truk bermuatan gabah memprotes kebijakan pemutaran balik kendaraan yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan menuju Pulau Jawa.

Aksi protes ini muncul setelah empat unit truk dikembalikan ke daerah asal karena dinilai belum melengkapi persyaratan dokumen distribusi, Jumat (28/8).

 Kejadian bermula saat Satgas Pangan Kodim 0421 Lampung Selatan bersama Satpol PP Provinsi Lampung melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan pengangkut gabah di akses masuk pelabuhan.

Baca Lainnya :

Empat truk terpaksa diputar balik karena belum memenuhi kelengkapan dokumen sesuai Peraturan Gubernur Lampung Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengawasan dan Pengendalian Distribusi Gabah.

 "Kendaraan yang belum memenuhi persyaratan administrasi kami minta kembali ke daerah asal untuk melengkapi dokumen terlebih dahulu sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan," ujar Sertu Irfan Maulana, Komandan Tim Satgas Pangan Kodim 0421 Lampung Selatan.

 Kebijakan ini kemudian memicu kemarahan puluhan sopir dan pengirim gabah yang sudah menumpuk di kawasan pelabuhan sejak beberapa hari lalu. Aksi protes memuncak pada Sabtu malam, di mana mereka mempertanyakan keadilan aturan yang dinilai menghambat pemasaran hasil tani.

 Megi, salah satu sopir truk asal Rawa Jitu, mengaku sangat keberatan dengan pembatasan ini. Ia menjelaskan bahwa pembeli dari Pulau Jawa justru menjadi penopang harga gabah di tingkat petani, sekaligus memperluas pasar hasil panen warga.

 "Kami sudah tertahan dua malam di sini. Pembeli dari Jawa itu yang bantu naikkan harga gabah, ujung-ujungnya petani juga yang untung. Kenapa justru dihambat begini?" keluh Megi.

 Situasi sempat memanas hingga pihak kepolisian, TNI, dan pengelola ASDP turun melakukan pengamanan serta membuka meja dialog untuk mencari titik temu.

Namun di tengah proses mediasi berlangsung, puluhan truk bermuatan gabah dilaporkan menerobos jalur pemeriksaan dan langsung menuju dermaga untuk menyeberang ke Jawa.

 Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait langkah penindaklanjuti atas penerobosan tersebut maupun kebijakan distribusi gabah ke depannya. [MFH/Sri]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment