- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- Pesawaran Bersholawat Tandai Satu Tahun Capaian Pembangunan
- Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Taman Sari, Bupati Instruksikan Penanganan Lintas Sektor
- Pemkot Metro Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Cerdas dan Religius
- Putri Nuban Warnai Lampung Tapis Karnaval
- Plt. Bupati Lampung Tengah Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Hadapi Karhutla
- Plt. Bupati Fasilitasi Penyelesaian Konflik PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri
- Bupati Lampung Barat Lepas Empat ASN Purna Tugas
- Lampung Barat Raih Juara Kabupaten Terkreatif di Lampung Tapis Karnaval 2026
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Kunjungan TP-PKK Provinsi Lampung
Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela menerima audiensi Putri Hijabfluencer Lampung 2026 di Ruang Kerja
Wakil Gubernur Lampung, Selasa (1/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, hadir tiga
perwakilan Putri Hijabfluencer Lampung 2026, yakni Winner Putri Hijabfluencer
Lampung 2026 Alifia, 1st Runner Up Gerilyana Tryo Putri, dan 2nd Runner Up
Putri Azura Krisna Wijayanti, didampingi Penasehat Putri Hijabfluencer Lampung
Windy Oktavia.
Windy Oktavia menyampaikan bahwa keikutsertaan
tiga perwakilan Lampung pada ajang tingkat nasional tersebut menjadi kebanggaan
bagi keluarga besar Putri Hijab Lampung.
Baca Lainnya :
- Erwinto: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Ibadah dan Akhlak ASN0
- Kemenag Perluas Peran Penyuluh ke Rumah Sakit, Lapas, dan Rutan0
- Sektor Perkebunan jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi0
- Tampilkan Kreativitas dan Budaya, Peserta Terbaik Tapis Karnaval 2026 Raih Penghargaan0
- Temui Penyandang Disabilitas, Wagub Perkuat Komitmen Pemprov Lampung pada Kesetaraan0
"Suatu kebanggaan dan kehormatan untuk
kita semua dari keluarga besar Putri Hijab Lampung. Hari ini kita membawa tiga
putri yang insyaallah akan mewakili Lampung di ajang nasional," ujar
Windy.
Sementara itu, Winner Putri Hijabfluencer
Lampung 2026 Alifia menjelaskan bahwa Putri Hijabfluencer tidak hanya berfokus
pada ajang pageant, tetapi juga mendorong para perempuan muda untuk mampu
memberikan pengaruh positif melalui media sosial.
Menurutnya, kehadiran Putri Hijabfluencer
menjadi wadah bagi perempuan muslimah untuk mengembangkan diri sekaligus
menyebarkan nilai-nilai positif melalui berbagai platform digital.
Alifia sendiri mengembangkan advokasi Digital
Value and Awareness (DIVA) yang telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan
edukasi dan kunjungan ke sekolah untuk memberikan materi kepada para pelajar.
"Ini bukan sekadar hanya Putri Hijab,
tetapi sekarang namanya menjadi Putri Hijabfluencer, yang meng-influence dan
juga fokus ke media sosial. Jadi tidak hanya menjadi platform pengembangan
wanita-wanita muslimah, tetapi juga bagaimana kita bisa memberikan pengaruh
melalui media sosial," jelas Alifia.
Hal senada disampaikan 1st Runner Up Putri
Hijabfluencer Lampung 2026, Gerilyana Tryo Putri. Ia mengatakan,
keikutsertaannya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri,
tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Gerilyana membawa program advokasi Cyber
Akhlak, yang berfokus pada edukasi dan peningkatan kesadaran generasi muda
dalam menggunakan media sosial secara bijak dan aman.
Program tersebut telah dilaksanakan melalui
berbagai kegiatan di sekolah, khususnya di wilayah perkampungan, serta melalui
sejumlah kegiatan workshop.
Gerilyana juga menyampaikan rencana kolaborasi
bersama Lampung Cyber Security dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26
September mendatang dalam kegiatan workshop yang akan memberikan edukasi
mengenai etika memperlakukan orang lain di media sosial maupun kehidupan nyata
serta pentingnya menjaga keamanan akun digital.
Sementara itu, 2nd Runner Up Putri
Hijabfluencer Lampung 2026 Putri Azura Krisna Wijayanti membawa advokasi
bertajuk Beyond The Veil.
Melalui program tersebut, Azura ingin mendorong
perempuan, khususnya generasi muda muslimah, agar berani keluar dari rasa
takut, menggali potensi diri, serta berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
"Veil ini tidak hanya sebagai penutup atau
hijab, tetapi juga tentang rasa takut seorang wanita yang sebenarnya memiliki
potensi besar, tetapi karena ketakutannya sendiri mereka takut untuk
mengeluarkannya," ujar Azura.
Sebagai content creator, Azura juga
memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperluas pesan advokasinya. Ke
depan, ia berharap dapat mengembangkan kegiatan seminar yang mendorong generasi
muda, khususnya muslimah, untuk lebih berani mengeksplorasi diri dan
mengembangkan potensi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela mengapresiasi kiprah Putri Hijabfluencer Lampung yang dinilai
telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif
sekaligus menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
"Saya mewakili Pak Gubernur, Pemerintah
Provinsi Lampung dan seluruh jajaran mengapresiasi adanya Putri Hijab Lampung
yang terus eksis di Lampung," ujarnya.
Wagub juga mengatakan, ajang pageant tidak
semata-mata menjadi kompetisi, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi generasi
muda untuk mengembangkan gagasan dan menghadirkan program yang dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat.
Ia mendorong agar program-program advokasi yang
telah diinisiasi para Putri Hijabfluencer dapat terus dilanjutkan dan
dikembangkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas.
"Bagus-bagus programnya. Terima kasih
sudah menginisiasi advokasi-advokasi yang adik-adik semua lakukan. Diharapkan
bisa berkelanjutan dan bisa berdampak pada masyarakat atau daerahnya,"
katanya.
Jihan juga membuka ruang bagi para Putri
Hijabfluencer untuk mengembangkan program berbasis data dengan memanfaatkan sumber
informasi yang tersedia di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Menurutnya, sejumlah perangkat daerah seperti
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Dinas Pemuda dan Olahraga, serta sektor pariwisata memiliki berbagai data dan
program yang dapat menjadi bahan pengembangan kreativitas generasi muda.
"Silakan nanti mengakses dan saya titipkan
kepada teman-teman untuk bisa mengembangkan kreativitasnya berbasis data.
Kira-kira apa yang diharapkan dari kami, pemerintah, untuk memberikan dukungan
kepada teman-teman Putri Hijabfluencer," ujarnya.
Selain memberikan dukungan terhadap
keikutsertaan tiga perwakilan Lampung pada ajang nasional, Jihan juga mendorong
mereka untuk turut memperkenalkan berbagai potensi Lampung melalui kreativitas
di media sosial.
Wagub berharap seluruh rangkaian kegiatan Putri
Hijabfluencer Lampung berjalan lancar dan ketiga perwakilan dapat membawa nama
baik Provinsi Lampung di tingkat nasional.
"Semoga rangkaian acaranya lancar dan
adik-adik sekalian bisa mewakili Provinsi Lampung dengan baik, mempresentasikan
Lampung dengan baik. Apa yang menjadi program advokasinya juga tercapai dan
bisa membawa dampak yang besar dan baik tentunya," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut
memperkenalkan kanal Lampung In, yang menjadi salah satu sarana untuk
menjembatani masyarakat dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyampaikan
aspirasi dan berbagai persoalan terkait ruang publik, pelayanan maupun
infrastruktur.
Ia mengajak para content creator untuk turut
mengenalkan kanal tersebut kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya
memperkuat partisipasi publik dan membantu pemerintah dalam menindaklanjuti
berbagai laporan masyarakat.
Diakhir, Wagub berharap sinergi antara
Pemerintah Provinsi Lampung dan generasi muda, termasuk komunitas Putri
Hijabfluencer, dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang positif dan
memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)