- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur
- Pemkab Lamteng Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 9 Tahun 2026
- Bupati Lampura Ikut Rapat Virtual dengan DPR RI, Bahas PPPK dan Belanja Pegawai
- Bupati Ajak Anak PAUD Kenal Bung Karno Lewat Lomba Mewarnai dan Tebar Benih Ikan
- Hari Ketiga Festival Teluk Stabas VI, Lomba Makanan Tradisional Angkat Kekayaan Kuliner Pesisir
- Kapolres Tanggamus Latih Bela Diri Anggota
- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim
- Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan
Hari Ketiga Festival Teluk Stabas VI, Lomba Makanan Tradisional Angkat Kekayaan Kuliner Pesisir

PESISIR BARAT, MFH,-- Memasuki hari ketiga
pelaksanaan Festival Teluk Stabas (FTS) VI Tahun 2026, semangat pelestarian
budaya, promosi potensi daerah, dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat
semakin terasa melalui kegiatan Traditional Food Contest (Lomba Makanan
Tradisional) yang digelar di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Stabas,
Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (8/06/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua
Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ny. Dian Hardianti Dedi, S.ST.,
M.M., dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya
Manusia, Dra. Henny Yulistiani, M.M., para kepala Organisasi Perangkat Daerah
(OPD), unsur kecamatan, kepolisian, serta peserta lomba dari berbagai kalangan.
Sebagai salah satu agenda unggulan dalam
rangkaian Festival Teluk Stabas VI, lomba ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK,
OPD, pelaku UMKM kuliner, komunitas memasak, perwakilan kecamatan, kelurahan,
pekon, hingga masyarakat umum. Para peserta menampilkan beragam kreasi kuliner
tradisional dengan bahan utama ikan tuhuk (marlin), komoditas perikanan
unggulan yang telah menjadi ikon hasil laut Kabupaten Pesisir Barat.
Baca Lainnya :
- Wabup Irawan Topani Hadiri Penyerahan SPPT Pajak Tahun 2026 di Pesisir Utara0
- Pemkab Pesibar Apresiasi Suksesnya GCK CUP II 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi0
- Bupati Tegaskan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung0
- Wakil Bupati Tanam Jagung di SLB Negeri Dorong Kemandirian Siswa dan Ketahanan Pangan0
- Rapat High Level Meeting TP2DD Provinsi Lampung 20260
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat terus mendorong pelestarian kuliner khas pesisir sekaligus
memperkenalkan kekayaan cita rasa daerah kepada masyarakat luas. Berbagai
hidangan yang ditampilkan tidak hanya menawarkan keunikan rasa khas Pesisir
Barat, tetapi juga menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi
lokal menjadi produk kuliner yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Mengusung semangat pelestarian kuliner
tradisional pesisir, setiap peserta dituntut menghadirkan sajian yang tidak
hanya lezat dan menarik secara visual, tetapi juga mampu mempertahankan
keaslian rasa serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat
Pesisir Barat. Inovasi dalam mengembangkan resep tradisional menjadi daya tarik
tersendiri yang mendapat perhatian dewan juri maupun pengunjung.
Panitia pelaksana menjelaskan bahwa pemilihan
ikan tuhuk sebagai bahan utama lomba bertujuan untuk mempromosikan potensi
sumber daya kelautan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya pemanfaatan hasil laut lokal. Langkah tersebut juga menjadi bagian
dari upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi daerah dan meningkatkan
daya tarik wisata kuliner Kabupaten Pesisir Barat.
Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat
tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan. Berbagai olahan berbahan dasar ikan
tuhuk disajikan dengan inovasi yang beragam, mulai dari menu utama hingga
sajian tradisional khas pesisir yang telah dikenal luas oleh masyarakat. Dewan
juri melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek, di antaranya cita rasa,
kreativitas, penyajian, kebersihan, kandungan gizi, serta kemampuan peserta
dalam mengangkat identitas kuliner tradisional daerah.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap
kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat
terhadap kuliner lokal sekaligus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang
memiliki daya saing dan nilai tambah ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga
diharapkan mampu memperkuat eksistensi UMKM kuliner sebagai salah satu sektor
strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Festival Teluk Stabas VI tidak hanya menjadi
ajang hiburan dan promosi wisata, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi
masyarakat dalam melestarikan budaya, mengembangkan ekonomi kreatif, serta
memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada wisatawan dan masyarakat
luas.
Melalui Traditional Food Contest, Festival Teluk Stabas VI kembali menegaskan komitmennya sebagai media promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang mampu mengangkat kekayaan kuliner lokal, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pemanfaatan potensi sumber daya alam secara inovatif dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat. [MFH/ Diskominfotiksan Pesibar]











3.jpg)