- Antisipasi Gagal Panen BBWS Bersama TBHBUN Lamsel Siapkan Kompanisasi
- Bupati Buka Pelatihan Prakstisi Kewirausahaan Mandiri MKM di Kabupaten Pringsewu
- Pemkot Metro dan DPRD Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Sosialisasi KTP, KTA, TPPO, ABH, dan Perkawinan Anak
- Pemprov Perkuat Pertanian Modern untuk Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani
- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
Gerak Cepat Pleton Siaga Bencana Yonif 7 Marinir Atasi Material Tanah Longsor
1.jpg)
PESAWARAN,
MFH,-- Hujan deras
melanda wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran dan Teluk Betung
Bandar Lampung menyebabkan banjir dan longsor, Sabtu (30/08/2025).
Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Mar/Ajabra, Brigif
4 Mar/BS tanpa menunda waktu bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan membersihkan
material longsor yang menyebabkan kerusakan jalan serta kemacetan lalu lintas
di jalan RE Martadinata dan Jalan Wayratai Teluk Pandan.
Bersama Masyarakat dan stakeholder pleton Siaga Bencana
Alam Yonif 7 membersihkan serta membuka akses jalan raya yang tertutup material
longsor.
Baca Lainnya :
- Banjir dan Longsor Melanda Jalan RE Martadinata Lempasing0
- Upacara Unik, Gubernur Rahmat Mirzani Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Atas Laut0
- Pawai Obor Pesawaran Kobarkan Semangat Nasionalisme di Masyarakat0
- Pemkab Pesawaran Resmi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Merah Putih0
- Aksi Cepat Tanggap Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Marinir0
Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Marinir
Irwan Abidin, M.Tr.Opsla., CBEI, memberikan Instruksi untuk secepatnya
melaksanakan tindakan yang diperlukan agar jalan yang tertimbun longsor dan membuat
kemacetan parah segera bisa diatasi.
"Tugas sebagai
prajurit tidak hanya melaksanakan operasi militer, tetapi juga memberikan
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami
siap untuk membantu dalam situasi apapun demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
[MFH/rils]











