- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Gerak Cepat Pleton Siaga Bencana Yonif 7 Marinir Atasi Material Tanah Longsor
1.jpg)
PESAWARAN,
MFH,-- Hujan deras
melanda wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran dan Teluk Betung
Bandar Lampung menyebabkan banjir dan longsor, Sabtu (30/08/2025).
Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Mar/Ajabra, Brigif
4 Mar/BS tanpa menunda waktu bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan membersihkan
material longsor yang menyebabkan kerusakan jalan serta kemacetan lalu lintas
di jalan RE Martadinata dan Jalan Wayratai Teluk Pandan.
Bersama Masyarakat dan stakeholder pleton Siaga Bencana
Alam Yonif 7 membersihkan serta membuka akses jalan raya yang tertutup material
longsor.
Baca Lainnya :
- Banjir dan Longsor Melanda Jalan RE Martadinata Lempasing0
- Upacara Unik, Gubernur Rahmat Mirzani Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Atas Laut0
- Pawai Obor Pesawaran Kobarkan Semangat Nasionalisme di Masyarakat0
- Pemkab Pesawaran Resmi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Merah Putih0
- Aksi Cepat Tanggap Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Marinir0
Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Marinir
Irwan Abidin, M.Tr.Opsla., CBEI, memberikan Instruksi untuk secepatnya
melaksanakan tindakan yang diperlukan agar jalan yang tertimbun longsor dan membuat
kemacetan parah segera bisa diatasi.
"Tugas sebagai
prajurit tidak hanya melaksanakan operasi militer, tetapi juga memberikan
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami
siap untuk membantu dalam situasi apapun demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
[MFH/rils]











3.jpg)