- Wagub Jihan Kukuhkan Pengurus Mabigus dan Pembina Gudep UIN Raden Intan
- Pemprov Intensifkan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Tanggamus
- Empat Polres Sumsel Pelajari Budidaya Bawang Putih di Ulubelu
- Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Disosialisasikan di SMKN Gadingrejo
- Wabup Pringsewu Lepas Kontingen Jambore Nasional XII
- Sekda Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat Administrator dan Pengawas
- Polres Lampung Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
- Sekda Metro Audiensi Bersama KONI, Bahas Persiapan Porprov Lampung 2026
- LPAI Metro Audiensi dengan Sekda, Siapkan Seminar Parenting Nasional
- Staf Ahli Menteri Pertanian Kunjungi Kota Metro
Empat Polres Sumsel Pelajari Budidaya Bawang Putih di Ulubelu
Polres Tanggamus jadi Rujukan Lintas Polda


TANGGAMUS, MFH,-- Keberhasilan program ketahanan
pangan budidaya bawang putih yang dikembangkan Polres Tanggamus bersama Dinas
Pertanian dan Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Kecamatan Ulubelu menarik
perhatian jajaran Polda Sumatera Selatan. Empat Polres, yakni Polres Muara
Enim, Polres Pagar Alam, Polres Lahat, dan Polres Ogan Komering Ulu (OKU)
Selatan, melakukan studi banding ke Kabupaten Tanggamus, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan diawali di Kantor Dinas Pertanian
Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Kota Agung Timur, sebelum rombongan melanjutkan
kunjungan lapangan ke Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Pekon Ngarip, Kecamatan
Ulubelu, untuk melihat langsung proses budidaya bawang putih yang telah
dikembangkan.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Gandeng Komunitas, Bantu Pasien RSUDBM Dapatkan Donor Darah O0
- Polsek Wonosobo Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pencurian Burung ke Kejari Tanggamus0
- Panen Perdana Bawang Putih di Ulubelu Berhasil0
- Wabup Agus Suranto Buka MUSDA APPSI Tanggamus 20260
- Panen Perdana Bawang Putih Grade A, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan0
Di lokasi budidaya, Ketua Kelompok Tani KUPS
Margo Rukun, Wastoyo, menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan studi
banding. Ia mengaku siap berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya bawang
putih yang diperolehnya setelah mengikuti pembelajaran di Lombok atas dukungan
Kapolda Lampung bersama jajaran Polres Tanggamus.
Selain memperkuat sektor pertanian, kegiatan
studi banding tersebut juga diharapkan mempererat kerja sama antara Provinsi
Lampung dan Sumatera Selatan, baik dalam pengembangan komoditas hortikultura,
pertukaran teknologi budidaya, maupun penguatan ketahanan pangan dan stabilitas
ekonomi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres
Tanggamus yang terdiri dari Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu Achmad Julizar,
Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin, Kanit Tipidter Satreskrim, serta Kanit
Ekonomi Satintelkam. Turut hadir jajaran Polres Pagar Alam, Polres Lahat,
Polres Muara Enim, Polres OKU Selatan, Dinas Pertanian dari Tanggamus dan Pagar
Alam, penyuluh pertanian, serta para petani.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko,
S.I.K., M.H., diwakili Kasat Binmas Iptu Achmad Julizar mengatakan kelompok
tani binaan yang mengembangkan bawang putih tersebut beranggotakan tujuh orang,
termasuk dua personel Polres Tanggamus Polda Lampung yang sebelumnya mengikuti
pembelajaran budidaya di Sembalun, Lombok.
"Varietas bawang putih yang dikembangkan
berasal dari Sembalun Nusa Tenggara Barat dan membutuhkan lahan dengan
ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut agar dapat
tumbuh optimal," kata Iptu Ahmad Julizar.
Menurut Iptu Achmad Julizar, keberhasilan
budidaya bawang putih di Tanggamus tidak lepas dari kolaborasi antara Polri,
pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Karena itu, ia
berharap seluruh peserta studi banding dapat memanfaatkan kesempatan tersebut
untuk menyerap pengalaman dan pengetahuan secara langsung dari para petani.
"Kami berharap seluruh peserta
memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali seluruh aspek teknis budidaya
melalui diskusi langsung bersama petani di lapangan, sehingga dapat diterapkan
di daerah masing-masing," tegasnya
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman
Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Kabupaten Tanggamus Rahmat Hidayat, S.P.,
menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan studi banding. Menurutnya,
Kabupaten Tanggamus bersama Lampung Barat merupakan wilayah pionir pengembangan
budidaya bawang putih di Provinsi Lampung.
"Seluruh peserta dapat menggali secara
langsung berbagai teknik budidaya, mulai dari penanaman hingga tantangan yang
dihadapi petani di lapangan bersama Kelompok Tani KUPS Margo Rukun," kata
Rahmat Hidayat.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pagar Alam
Iptu Eka Harliansyah mengatakan kunjungan tersebut merupakan arahan pimpinan
sebagai upaya mempelajari keberhasilan budidaya bawang putih di Kabupaten Tanggamus.
"Polres Tanggamus menjadi referensi
pembelajaran bagi kami. Selain mempelajari teknik budidaya, kami juga membawa
sampel tanaman yang nantinya akan diimplementasikan di wilayah Sumatera
Selatan," katanya.
Ditempat sama, Kepala Dinas Pertanian Kota
Pagar Alam, Dra. Suterimawati, MM, mengatakan studi banding tersebut bertujuan
mempelajari pola budidaya bawang putih yang telah berhasil diterapkan di
Tanggamus sebagai bahan evaluasi terhadap upaya penanaman yang sebelumnya belum
optimal di wilayah Sumatera Selatan.
"Kami menilai Polres
Tanggamus berhasil membangun sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh
pertanian dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sehingga keberhasilan itu menjadikan Polres Tanggamus sebagai salah satu
rujukan kami dalam pengembangan budidaya bawang putih di wilayah dataran
tinggi," tegasnya. [MFH/Din/rils]










3.jpg)