- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Polres Lampung Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

SUKADANA, MFH,-- Polres Lampung Timur menggelar
Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
(Karhutla) di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Lampung Timur, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kesiapan lintas instansi dalam menghadapi potensi
kebakaran hutan dan lahan yang meningkat seiring memasuki musim kemarau.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung
Timur, AKBP Yuliansyah, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung
Timur Rustam Effendi, Kepala BPBD Lampung Timur M. Ridwan, jajaran Pejabat
Utama (PJU) Polres Lampung Timur, perwakilan TNI, Brimob, dan berbagai pemangku
kepentingan terkait.
Dalam amanatnya, AKBP Yuliansyah menegaskan
bahwa apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata
kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam merespons setiap potensi
kebakaran secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Siti Nuryamah Buka Program Lampung Timur Berhaji0
- Sekda Rustam Effendi Lantik 24 Kepala UPTD Puskesmas dan 14 Pejabat Fungsional0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pembangunan Embung Irigasi di Desa Sidodadi0
- Pemkab Lampung Timur Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI0
- PMI Lampung Timur Hadiri Rakernis UDD Regional I di Padang0
"Apel ini bukan hanya sekadar seremonial,
tetapi memastikan kita sudah siap apabila ada titik panas ataupun titik api di
wilayah Kabupaten Lampung Timur. Ketika ada laporan dari aplikasi SIPONGI
maupun laporan masyarakat, seluruh personel sudah tahu harus berbuat apa,
menghubungi siapa, dan melapor kepada siapa," tegasnya.
Kapolres menjelaskan, kesiapan tersebut
merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada
masyarakat dari ancaman bencana karhutla. Memasuki musim kemarau, kondisi
vegetasi yang mulai mengering menjadi indikator meningkatnya risiko kebakaran
sehingga seluruh unsur harus meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi karhutla
merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri,
mulai dari Mabes Polri, Polda, hingga Polres dan Polsek di wilayah yang
memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan.
AKBP Yuliansyah juga mengingatkan bahwa kebakaran
dapat dipicu oleh faktor alam maupun kelalaian manusia. Oleh karena itu, selain
meningkatkan kemampuan penanganan saat terjadi kebakaran, langkah pencegahan
harus menjadi prioritas utama.
Ia meminta seluruh Kapolsek, Bhabinkamtibmas,
Babinsa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengedukasi masyarakat
agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain berisiko memicu
kebakaran besar, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum.
"Jangan lagi membuka lahan dengan cara
membakar. Ada ancaman pidananya. Jangan sampai terjadi kebakaran besar yang
menimbulkan kerugian, baik terhadap lingkungan, masyarakat, maupun akibat kabut
asap yang dapat meluas hingga ke daerah lain," ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres berharap sinergi antara
pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, serta seluruh elemen masyarakat dapat
terus diperkuat dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di
Kabupaten Lampung Timur.
Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla
tidak hanya diukur dari cepatnya proses pemadaman, tetapi juga dari kemampuan
seluruh pihak dalam mencegah munculnya titik api sejak dini melalui edukasi,
patroli, dan deteksi dini.
"Yang pertama kita
harus siap melakukan pemadaman, dan yang kedua yang lebih penting adalah
melakukan pencegahan. Jika dua hal itu bisa kita lakukan dengan baik, maka
kehadiran kita benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi
masyarakat," pungkas AKBP Yuliansyah. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











