- Wagub Jihan Kukuhkan Pengurus Mabigus dan Pembina Gudep UIN Raden Intan
- Pemprov Intensifkan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Tanggamus
- Empat Polres Sumsel Pelajari Budidaya Bawang Putih di Ulubelu
- Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Disosialisasikan di SMKN Gadingrejo
- Wabup Pringsewu Lepas Kontingen Jambore Nasional XII
- Sekda Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat Administrator dan Pengawas
- Polres Lampung Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
- Sekda Metro Audiensi Bersama KONI, Bahas Persiapan Porprov Lampung 2026
- LPAI Metro Audiensi dengan Sekda, Siapkan Seminar Parenting Nasional
- Staf Ahli Menteri Pertanian Kunjungi Kota Metro
Sekda Metro Audiensi Bersama KONI, Bahas Persiapan Porprov Lampung 2026

METRO, MFH,-- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota
Metro, Ahmad Hariyanto, menerima audiensi Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) Kota Metro terkait persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi
(Porprov) Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di ruang kerja Sekda Kota Metro,
Kamis (06/08/2026).
Dalam audiensi tersebut, Ketua KONI Kota Metro,
Ampian Bustami, melaporkan sejumlah persiapan yang telah dilakukan KONI Kota
Metro dalam menghadapi pelaksanaan Porprov Lampung yang berdasarkan hasil rapat
koordinasi ditetapkan berlangsung pada November 2026.
“Selanjutnya, setelah kami mengikuti rapat
koordinasi dan ditetapkan pelaksanaan Porprov pada bulan November, kita ke
depan ingin mempersiapkan segala sesuatunya untuk KONI kita di Metro, termasuk
para cabor, sehingga seluruhnya benar-benar siap untuk mengikuti pelaksanaan
Porprov,” jelasnya.
Baca Lainnya :
- LPAI Metro Audiensi dengan Sekda, Siapkan Seminar Parenting Nasional0
- Staf Ahli Menteri Pertanian Kunjungi Kota Metro0
- Pemkot Metro Kantongi Sertifikat Hak Pakai Lahan di Ganjar Asri0
- Pimpin Apel di Damkarmat, Wali Kota Tekankan Profesionalisme dan Respons Cepat Pelayanan0
- Sekda Metro Ajak ASN Perkuat Nilai BerAKHLAK dan Percepat Transformasi Pelayanan Digital0
Untuk mendukung pelaksanaannya, KONI Kota Metro
telah membentuk tim verifikasi untuk melakukan verifikasi terhadap cabor-cabor
yang akan mengikuti pelaksanaan Porprov mendatang, dimana terdapat 32 cabor
yang akan dipertandingkan, termasuk adanya penambahan beberapa cabor lainnya.
“Namun, dari seluruh cabor yang akan
dipertandingkan dalam Porprov, saat ini KONI Kota Metro baru memiliki sekitar
28 cabor yang dapat mengikuti ajang tersebut. Sementara itu, beberapa cabor lainnya
belum dapat diikutsertakan karena belum memiliki kepengurusan di Kota Metro,”
lanjut Ampian.
Setelah melakukan verifikasi terhadap 28 cabor
tersebut, KONI Kota Metro juga akan mengundang masing-masing cabor untuk
memaparkan kesiapan mereka salah satunya adalah target perolehan medali emas
pada Porprov 2026.
“Selanjutnya, masing-masing cabor akan kita
undang untuk memaparkan kesiapan mereka dalam menghadapi Porprov, termasuk
menyampaikan target perolehan medali emas yang ingin dicapai sesuai dengan potensi
dan kemampuan masing-masing cabor,” ujarnya.
Terlebih sebelumnya, Kota Metro pada Porprov
tahun 2022 berhasil meraih 122 medali emas dan menempati posisi kedua terbaik.
“Oleh karena itu, kami dari KONI Kota Metro berharap prestasi tersebut
setidaknya dapat dipertahankan pada Porprov 2026,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, KONI Kota Metro juga
berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Metro, khususnya terkait anggaran
sehingga seluruh cabang olahraga (cabor) yang telah dipersiapkan dapat mengikuti
Porprov 2026 secara optimal.
Dari sisi kepanitiaan, KONI Kota Metro juga
telah melakukan berbagai persiapan, termasuk panitia publikasi dan panitia
kontingen dan Sekretaris Daerah Kota Metro menjadi Ketua Kontingen secara ex
officio.
Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Daerah
Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat
ini tidak hanya dirasakan oleh Pemerintah Kota Metro, tetapi juga menjadi
tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah di berbagai wilayah dalam
menjalankan roda pemerintahan.
“Kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini
memang masih menghadapi keterbatasan. Untuk menjalankan roda pemerintahan saja,
kita sedang sulit, karena kita masih bergantung pada transfer dari pemerintah
pusat,” kata Ahmad.
Ia menegaskan bahwa kondisi keterbatasan
anggaran tersebut bukanlah alasan bagi pemerintah daerah untuk menghentikan
atau mengabaikan program yang telah direncanakan, melainkan merupakan kondisi
nyata yang harus dihadapi dan disikapi dengan menyesuaikan kemampuan keuangan
daerah.
Meski demikian, Ahmad mengungkapkan bahwa
pihaknya tidak meragukan potensi olahraga Kota Metro, khususnya dalam perolehan
medal, karena Kota Metro memiliki potensi atlet yang cukup besar sehingga
proses pemilihan atlet relatif tidak sulit dibandingkan beberapa kabupaten/kota
lainnya di Lampung.
“Ini anugerah bagi kita, tapi sekaligus juga
mungkin yang diurusnya banyak gitu. Tapi yakinlah kita pemerintah daerah juga
tidak tinggal diam, karena Pemerintah Kota Metro terus berupaya agar apa yang
sudah menjadi program dapat terlaksana,” katanya.
Ahmad juga meminta KONI
Kota Metro untuk dapat memanfaatkan waktu tiga bulan tersebut dengan sebaik
mungkin karena masih banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan, mulai dari kontingen,
pakaian kontingen, pakaian tanding atau seragam, hingga penginapan bagi
peserta. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)