Bupati Radityo Egi Pratama Hadiri Peresmian Pura Puseh Kertibuana Desa Bali Agung

By redaksi 07 Nov 2025, 11:25:18 WIB Religi
Bupati Radityo Egi Pratama Hadiri Peresmian Pura Puseh Kertibuana  Desa Bali Agung

PALAS, MFH,--Masyarakat umat Hindu Desa Bali Agung Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, berjajar Rapi menunggu giliran untuk dapat bersalaman dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Kamis, (6/11/2025).

Jajaran rapi masyarakat umat Hindu masyarakat Desa Bali Agung hampir mencapai 100 M, terlihat mulai dari pintu masuk ke dalam pura sampai kedalam pura.

Jejeran mereka semakin bergemuruh dengan senyum setelah dapat bersalaman dengan Bupati Lampung Selatan, Radytio Egi Pratama. Sampai di dalam lokasi pura Bupati sudah di tunggu umat Hindu, mulai dari orang dewasa sampai dengan anak-anak tak luput bersalaman kepada Bupati.

Baca Lainnya :

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, sengaja melakukan kunjungan ke Desa Bali Agung, untuk meresmikan Pura Puseh Kertibuana yang telah selesai pembangunannya.

Kedatangan Bupati didampingi oleh, Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, PLT Kadis Inspektorat Anton Carman dan sejumlah pejabat daerah.

Peresmikan Balai Banten Pura Puseh Kertibuana di tandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan, Radytio Egi Pratama mengajak kepada umat Hindu Desa Bali Agung, untuk menjadi kan

Fasilitas tempat ibadah sebagai simbol penguatan nilai spiritual dan budaya umat Hindu sekaligus wujud kerukunan antarumat beragama.

“Balai Banten dan Pura Puseh ini adalah wujud keyakinan serta pengabdian umat Hindu. Semoga semakin memperkuat kerukunan dan keharmonisan antarumat di Desa Bali Agung,” ujar Egi.

Bupati Egi juga menyampaikan apresiasi atas gotong royong masyarakat, yang turut berperan dalam pembangunan Balai Banten dan Pura Puseh.

Menurutnya, kehadiran tempat ibadah ini menjadi sarana penting dalam menjaga kelestarian nilai-nilai keagamaan dan adat yang diwariskan turun-temurun.

Sementara itu, Ketua Adat Bali Agung, Made Sujane, menjelaskan pembangunan Balai Banten Pura Puseh Kertibuana terlaksana berkat dukungan Kementerian Agama dan partisipasi masyarakat. Total dana yang digunakan mencapai Rp136 juta, terdiri dari Rp 65 juta bantuan pemerintah dan Rp 71 juta swadaya warga.

Dengan diresmikannya bangunan tersebut, Balai Banten Pura Puseh Kertibuana kini resmi difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan adat bagi masyarakat Hindu di Desa Bali Agung. [MHF Jun]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment