- Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla di Tanggamus
- Pemkab Pesawaran Gelar Asistensi Penguatan Pembinaan Posyandu
- Wabup Azwar Hadi Promosikan Potensi Lamtim di APKASI Otonomi Expo 2026
- Kota Metro Salah Satu Peraih Sertifikat KKPA 2025 di Lampung
- Wakil Wali Kota Metro Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
- Pemkab Lampung Barat Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Evaluasi Pemenuhan Iuran JKN
- Inafis Satreskrim Polres Tanggamus Identifikasi Kebakaran SPPG Purwosari Kelumbayan Barat
- 14 Camat Tanggamus Resmi Serah Terima Jabatan
- Gubernur Mirza Saksikan Adu Racik Barista Terbaik Lampung
Bupati Lampung Utara Uji Calon Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Bupati Lampung Utara
Drs. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., kembali dipercaya Universitas Lampung sebagai
dosen penguji ekternal dalam ujian Disertasi mahasiswa Program Studi Doktor
Ilmu Lingkungan atas nama mahasiswa, Winda Trijayanthi Utama. Ujian yang
berlangsung tertutup itu digelar di Kampus Pascasarjana Unila, Selasa 13
Januari 2026.
Tentunya, keterlibatan Bupati Lampung Utara ini
sebagai penguji eksternal calon Doktor tersebut didasarkan pada latar belakang
akademisnya, serta pengalamannya sebagai birokrat Pemerintahan.
Kehadiran Bupati sebagai penguji turut
memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi terutama dalam
mendorong riset berbasis kebutuhan pembangunan daerah. Terpenting juga, hasil
kajian akademik diharapkan dapat diterapkan untuk perbaikan kualitas lingkungan
hidup.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekedar Bantuan, Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian0
- Bantuan Bupati Pulihkan Warga Terdampak Puting Beliung di Desa Papan Rejo0
- Pemkab Lampung Utara Perkuat Kepastian Hukum Daerah0
- DPC SPRI LU Lakukan Kunjungan ke Sekolah Kopi Lampung Barat0
- Pemkab Lampura Perkuat Program Puskesmas Mider melalui TJSL Ambulans0
Ujian berjalan dengan lancar dan menghasilkan
diskusi ilmiah yang konstruktif.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi
akademisi dalam memperkuat basis pengetahuan untuk pembangunan lingkungan yang
lebih adaptif dan berkelanjutan. [MFH/Diskominfo Lampura]











3.jpg)