- Pemkot Metro Bergerak Pulihkan Petani Terdampak Banjir
- PDU Rejomulyo Mulai Perkuat Sistem Pemilahan Sampah
- Semarakkan HUT ke-65 Pramuka, Wabup Hadiri Perkemahan LT-II Kwarran Pesisir Utara
- Tim Penyuluh Cegah Karhutla Mabes TNI Kunjungi Polres, Perkuat Pencegahan Kebakaran di Tanggamus
- Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji
- Festival Krakatau 2026 Hadirkan Coffee Expo dan Cup Taster Competition
- Senam Oke Gas Gelar Berbagai Perlombaan Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Kadis Koperindag Tanggamus Soroti Pengelolaan Pasar Pagi
- Gubernur Tegaskan Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
- Wulan Mirza Ajak Masyarakat Lestarikan Seruit sebagai Warisan Kuliner Lampung
Kota Metro Salah Satu Peraih Sertifikat KKPA 2025 di Lampung

METRO, MFH,--Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang
Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Komarudin resmi menerima Sertifikat Kabupaten/Kota
Pangan Aman (KKPA) tahun 2025 dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang
diselenggarakan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar
Lampung. Acara berlangsung di Ruang Sungkai Balai Keratun, Pemerintah Provinsi
Lampung, pada Kamis (27/08/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Inovasi
Pelayanan Publik Inklusif dan Ramah Kelompok Rentan serta Pemberdayaan
Masyarakat oleh BBPOM di Bandar Lampung bersama Pemerintah Daerah untuk
Mewujudkan Keamanan Obat dan Makanan di Provinsi Lampung” ini menjadi wadah
strategis untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan
pelayanan publik yang adil, transparan, dan akuntabel.
Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Bagus Heri
Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan FKP merujuk pada
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan
Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 yang mengamanatkan penyelenggara pelayanan
publik untuk mengikutsertakan masyarakat. Hal tersebut juga diwujudkan melalui
kerja sama, pemenuhan hak dan kewajiban, serta peran aktif yang diwadahi dalam
Forum Konsultasi Publik.
Baca Lainnya :
- Wakil Wali Kota Metro Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan0
- KKP Dorong Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro, Pemkot Siapkan Lokasi0
- Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia0
- Pemkot Metro dan Forkopimda Perkuat Kolaborasi Tata TPAS Karangrejo0
- Rafieq: Persoalan TPAS Karangrejo Momentum Benahi Pengelolaan Sampah Metro0
“Maka dalam rangka peningkatan kualitas
penyelenggaraan pelayanan publik, Balai Besar POM di Bandar Lampung
menyelenggarakan FKP hari ini,” ujar Bagus Heri Purnomo.
Dalam kegiatan yang sama, Balai Besar BPOM
Bandar Lampung juga meluncurkan tiga inovasi layanan publik sekaligus sebagai
wujud nyata inovasi dan apresiasi kepada masyarakat serta pemerintah daerah.
Pertama, Inovasi Caring is Loving, yaitu
Pelayanan Publik Inklusif dan Ramah Kelompok Rentan, yang didedikasikan khusus
untuk manula, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
“Yang kedua, kami meluncurkan Inovasi ABSO (Ayo
Buang Sampah Obat dengan Benar), yakni gerakan edukasi lingkungan dan kesehatan
masyarakat. Selanjutnya, Inovasi Sertifikasi SAI WIRA, sebuah program
kolaborasi bersama wirausaha muda untuk menghasilkan produk yang aman, bermutu,
dan berdaya saing tinggi,” paparnya.
Selain peluncuran inovasi, BBPOM di Bandar
Lampung juga memberikan apresiasi atas komitmen dan kerja keras berbagai pihak
dalam menjaga keamanan pangan.Menurutnya, Sertifikat KKPA tahun 2025 diserahkan
kepada tiga dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berhasil memenuhi
syarat, yaitu Kabupaten Pringsewu, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Selatan.
“Perlu diketahui bahwa pada tahun 2025 ini,
baru 3 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berhasil mendapatkan
sertifikat KKPA,” tegas Bagus.
Selain penghargaan KKPA, BBPOM juga menyerahkan
sertifikat Program Pemberdayaan Masyarakat pada kegiatan Program Prioritas
Nasional BPOM tahun 2026 dengan lokus implementasi di Kabupaten Pringsewu.
“Penghargaan ini diberikan kepada delapan
sekolah yang telah melakukan pembudayaan keamanan pangan, empat kelurahan/pekon
berpredikat Desa Pangan Aman, serta satu pasar yang meraih predikat Pasar
Pangan Aman Berbasis Komunitas,” tuturnya.
Tujuan penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik
untuk menyosialisasikan layanan dan inovasi terbaru sekaligus mendapatkan
masukan dan evaluasi langsung dari para pemangku kepentingan dan pengguna
layanan.
“Kami berharap isu–isu dan permasalahan
pelayanan pelanggan, khususnya terkait pemanfaatan inovasi Caring is Loving,
ABSO, SAI WIRA, serta pendampingan UMKM dapat tergali dan terakomodir untuk
perbaikan pelayanan kami ke arah yang lebih baik,” harap Bagus Heri Purnomo di
akhir sambutannya.
Forum ini diharapkan menjadi ruang partisipasi
aktif seluruh peserta untuk memberikan masukan dan saran perbaikan guna
meningkatkan kualitas pelayanan BBPOM di Bandar Lampung ke depan.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang
Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Komarudin menyampaikan apresiasi dan terima
kasih kepada Balai Besar POM di Bandar Lampung atas pengakuan dan kepercayaan
yang diberikan kepada Kota Metro.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih
kepada Balai Besar POM di Bandar Lampung atas pengakuan dan kepercayaan yang
diberikan kepada Kota Metro. Mengetahui bahwa hanya 3 dari 15 kabupaten/kota di
Provinsi Lampung yang berhasil meraih sertifikat ini, menjadikan capaian ini
semakin berharga dan memotivasi kami untuk terus berupaya lebih baik
lagi,”ungkapnya usai menerima Sertifikat Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA)
tahun 2025.
Penghargaan ini, menurutnya bukan milik pribadi
atau pemerintah semata, melainkan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi
seluruh pihak mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha, produsen pangan,
hingga seluruh masyarakat Kota Metro yang telah bersama-sama menjaga standar
keamanan pangan di lingkungannya.
“Keamanan pangan adalah fondasi utama kesehatan
masyarakat sekaligus penggerak roda perekonomian daerah, sehingga komitmen ini
harus terus kita pelihara dan tingkatkan. Sertifikat ini juga menjadi semangat
sekaligus tantangan bagi kami untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan
literasi keamanan pangan, serta mendampingi UMKM dan pelaku usaha pangan agar terus
menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing tinggi,”terangnya.
Komarudin juga mengungkapkan Pemerintah Kota
Metro akan terus bersinergi erat dengan BBPOM Bandar Lampung dalam mendukung
berbagai inovasi layanan, termasuk program Caring is Loving, ABSO, maupun SAI
WIRA, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera.
“Semoga kepercayaan ini
dapat kami jaga dengan sebaik-baiknya, dan Kota Metro senantiasa menjadi
wilayah yang aman, sehat, dan terpercaya dalam penyelenggaraan keamanan pangan
bagi seluruh masyarakat.”harapnya. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)