- Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV Makin Semarak
- Gubernur Dorong Teknologi Tepat Guna untuk Percepat Hilirisasi Komoditas Lampung
- Pemkot Metro Bergerak Pulihkan Petani Terdampak Banjir
- PDU Rejomulyo Mulai Perkuat Sistem Pemilahan Sampah
- Semarakkan HUT ke-65 Pramuka, Wabup Hadiri Perkemahan LT-II Kwarran Pesisir Utara
- Tim Penyuluh Cegah Karhutla Mabes TNI Kunjungi Polres, Perkuat Pencegahan Kebakaran di Tanggamus
- Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji
- Festival Krakatau 2026 Hadirkan Coffee Expo dan Cup Taster Competition
- Senam Oke Gas Gelar Berbagai Perlombaan Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Kadis Koperindag Tanggamus Soroti Pengelolaan Pasar Pagi
Pemkab Pesawaran Gelar Asistensi Penguatan Pembinaan Posyandu
Dorong Layanan Dasar Terintegrasi Hingga Tingkat Desa

PESAWARAN, MFH,-- Kapasitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat
di tingkat desa terus digalakkan. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan
Asistensi Penguatan Kelembagaan Pembinaan Posyandu Tingkat Desa di Kabupaten
Pesawaran yang digelar di Aula Pemkab Pesawaran, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil
kolaborasi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam
Negeri RI, Komisi X DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Asistensi dilaksanakan untuk memperkuat implementasi kebijakan Posyandu
sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024
tentang Pos Pelayanan Terpadu, khususnya dalam aspek penguatan kelembagaan
serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga tingkat desa.
Peserta kegiatan terdiri atas kepala desa,
ketua Tim Pembina Posyandu Desa, kader Posyandu, serta perangkat daerah yang
terkait dengan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan,
kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum,
serta sosial.
Baca Lainnya :
- Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Perkuat Fondasi Pembangunan Pesawaran0
- Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Dimulai, Perkuat Akses Layanan Jantung0
- Prosedur Permohonan Jawaban Informasi Publik ke Komisi Informasi Provinsi Lampung0
- Pesawaran Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak Melalui Layanan SPLP0
- Peringatan HUT Ke-81 RI, Bupati Serukan Penghormatan dan Kepedulian Kepada Pejuang0
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda
Indira B., S.E., M.M. menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri RI
melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa atas dukungan dan
kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut di Kabupaten Pesawaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk
nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pelayanan dasar
masyarakat yang dimulai dari tingkat desa.
Bupati menjelaskan, Posyandu saat ini telah
mengalami transformasi. Perannya tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan,
tetapi berkembang menjadi wadah pelayanan terpadu yang mengintegrasikan enam
bidang SPM, meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat,
ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Transformasi tersebut, lanjutnya, membutuhkan
dukungan kelembagaan yang kuat agar Posyandu mampu menjalankan peran secara
optimal. Posyandu diharapkan menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa yang
terstruktur, memiliki kapasitas yang memadai, serta mampu membangun kolaborasi
dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.
“Melalui kegiatan asistensi yang sangat
strategis ini, saya berharap seluruh kepala desa dan Ketua Tim Pembina Posyandu
dapat memahami kebijakan baru dan siap menata kelembagaan Posyandu di desa
masing-masing,” kata Nanda.
Ia juga mendorong adanya komitmen bersama untuk
memperkuat pembinaan, pendanaan, dan operasional Posyandu melalui APBDes, serta
memastikan adanya rencana tindak lanjut yang konkret setelah kegiatan sehingga
hasil asistensi tidak berhenti pada forum, tetapi dapat diterapkan di
masing-masing desa.
Kepada perangkat daerah yang terlibat dalam
enam bidang SPM, Bupati meminta agar pendampingan kepada desa terus diperkuat.
Sementara kepada kepala desa dan Ketua Tim Pembina Posyandu, ia mendorong agar
momentum tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai inovasi dalam
pelayanan masyarakat.
“Jadikan Posyandu sebagai rumah pelayanan
terpadu yang ramah, dekat, dan mampu menjawab kebutuhan warga kita,” tegasnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah
narasumber, yakni Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran Cindy Aria
Anton, S.E., M.M.; Anggota Komisi X DPR RI Rycko Menoza; Direktur Fasilitasi
LKAD, PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemerintahan Desa Nitta Rosalin, S.E.,
M.A.; serta Praktisi Kelembagaan Yohanes Susilo, S.K.M. Kegiatan dimoderatori
oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pesawaran Jayadi
Yasa, S.STP., M.I.P.
Turut hadir Analis Kebijakan Ahli Pratama pada
Direktorat Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu Ardianto, S.IP., Kepala Dinas PMDT
Provinsi Lampung, serta para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah
Kabupaten Pesawaran.
Melalui penguatan
kelembagaan dan peningkatan kapasitas kader, Posyandu diharapkan semakin mampu
menjalankan peran sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi,
sekaligus menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan desa yang sehat,
mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Pesawaran. [MFH/Diskominfotiksan
Pesawaran]











3.jpg)