- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
- Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI Berlangsung Khidmat
- Kemenag Kota Bandar Lampung Gelorakan Nasionalisme lewat Upacara HUT ke-81 RI
- HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Lampung Timur
Bupati Egi Ingatkan Kades, Pentingnya Sinergi Bersama BPD

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Bupati Lampung
Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya sinergi antara kepala desa
dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam merancang program pembangunan desa.
Menurutnya, setiap kebijakan harus lahir
dari musyawarah bersama, bukan hanya keputusan sepihak kepala desa.
Pesan tegas itu ia sampaikan saat membuka
Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas aparatur BPD Tahun Anggaran
2025 hari kedua, di Aula Hotel Negeri Baru Resort, Kecamatan Kalianda, Kamis
(2/10/2025).
Baca Lainnya :
- Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur BPD0
- Dinsos Lamsel Nonaktifkan 2.100 KPM Penerima Bansos PKH 0
- Program Prioritas Bupati Lampung Selatan, Mampukah Desa Ciptakan Lapangan Kerja di Agro Eduwisata 0
- Musdes RKPDes Desa Maja Tahun Anggaran 2026 Digelar, BLT DD Tahap III Disalurkan0
- Ratusan Burung Liar Diamankan Tim Gabungan KSKP dan BKSDA Lampung0
“Program desa tidak boleh hanya
berdasarkan keinginan kepala desa semata, melainkan harus duduk bersama BPD
agar bisa menemukan titik temu dan menyelesaikan persoalan secara
komprehensif,” ujar Egi dihadapan peserta Bimtek.
Acara tersebut dihadiri Plt Inspektur
Kabupaten Anton Carmana, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Tapem
Setiawansyah, para camat, serta ratusan peserta Bimtek.
Pada tahun 2025, Pemkab Lampung Selatan
mengarahkan penggunaan dana desa, khususnya di sektor agraris, untuk memperkuat
ekonomi lokal melalui program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan
masyarakat.
Selain menekankan kolaborasi, Bupati Egi
juga mengingatkan aparatur desa dan BPD agar menjauhi praktik pungutan liar
(pungli).
“Saya paling alergi dengan yang namanya
pungli. Saya tekankan, pejabat di era pemerintahan saya menjabat untuk
melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.
Bupati berharap keberadaan BPD di setiap
desa benar-benar memahami peran sebagai pengawas sekaligus penguat tata kelola
desa. Dengan demikian, arah pembangunan bisa berjalan sesuai aturan dan memberi
dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Bapak ibu dipilih bukan secara langsung,
tetapi melalui musyawarah mufakat. Oleh karena itu, pahami betul fungsi BPD
agar bisa mengawal program desa berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi
masyarakat.” pesan Egi. [MFH / Gil]











3.jpg)