- Truk Buah dan Sayuran Terjebak Antrean Hingga Puluhan Kilometer di Pelabuhan SMA
- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
Bupati Egi Gaungkan Potensi Lampung Selatan ke Pentas Global

KALIANDA, MFH,--
Dalam langkah berani menuju panggung internasional, Bupati Lampung Selatan,
Radityo Egi Pratama membawa misi besar: memperkenalkan kekayaan potensi
daerahnya ke dunia.
Selama hampir
sepekan, sejak 29 Oktober hingga 3 November 2025, Bupati muda ini menjalani
serangkaian agenda penting di Negeri Kincir Angin, Belanda.
Kunjungan
kerja ini menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Lampung Selatan yang
dipercaya mewakili Indonesia dalam ajang “The Magnificence Discovering of
Indonesia” di Utrecht, Belanda - sebuah acara bergengsi yang mempertemukan
pelaku ekonomi kreatif, investor, dan promotor pariwisata dari berbagai negara.
Baca Lainnya :
- Kampung Nelayan Merah Putih Dikebut, DPRD Tinjau Langsung ke Ketapang0
- Sistem OM SPAN Kementerian Keuangan Alami Kendala0
- Akhir Oktober 2025, Progres Pembangunan Ruas Bumidaya - Terimo Mukti Baru 13,86 %0
- Tokoh Masyarakat Palas Barat Dukung Pemekaran Kecamatan0
- Kepala Desa dan Babinsa Tinjau Pos Ronda0
Agenda Bupati
Egi dimulai dari kunjungan ke Indonesia House Amsterdam, pusat promosi ekonomi
dan budaya Indonesia di Belanda. Di tempat ini, ia menjajaki kerja sama promosi
produk lokal Lampung Selatan agar lebih dikenal di pasar Eropa.
Tak berhenti
di situ, Bupati Egi juga menyambangi Ambonia dan Nesia BV, perusahaan impor
rempah dan produk F&B asal Indonesia yang berbasis di Belanda.
Dalam
pertemuan itu, ia membuka peluang agar produk-produk lokal asal Lampung Selatan
dapat memenuhi standar ekspor Eropa.
“Yang
membanggakan, saya menemukan produk dari Lampung Selatan yang sudah lebih dulu
menembus pasar Eropa," ungkap Bupati Egi melalui unggahannya di akun
Instagram pribadinya, @radityoegi.
"Hal ini
menjadi semangat baru bagi kita semua untuk mendorong lebih banyak produk
unggulan Lampung Selatan bersaing di kancah internasional,” tambahnya.
Selain
mempromosikan produk unggulan, Bupati Egi juga menjalin komunikasi strategis
dengan Managing Director International RVO (Rijksdienst voor Ondernemend
Nederland), lembaga di bawah Kementerian Urusan Ekonomi dan Iklim Belanda.
Pertemuan itu
menjadi ajang membangun jejaring ekonomi lintas negara untuk memperluas akses
pasar bagi pelaku usaha Lampung Selatan.
Lampung
Selatan, dari “Bumi Khagom Mufakat” ke Panggung Dunia
Kehadiran
Bupati Egi di ajang “The Magnificence Discovering of Indonesia” bukan tanpa
alasan. Kabupaten Lampung Selatan terpilih sebagai satu dari 10 kabupaten
se-Indonesia yang mendapat undangan eksklusif dari Kementerian Pariwisata RI.
Pengakuan ini
menjadi bukti bahwa potensi daerah berjuluk Bumi Khagom Mufakat diakui hingga
ke tingkat nasional dan kini mendapat panggung global.
Di hadapan
audiens internasional, Bupati Egi menampilkan keindahan alam, budaya, serta
ragam kuliner khas Lampung Selatan yang kaya cita rasa.
“Melalui ajang
ini, kita ingin memperkenalkan potensi ekonomi, pariwisata, serta produk
unggulan Lampung Selatan ke pasar internasional,” ujarnya.
Ia berharap,
langkah ini dapat membuka pintu lebih lebar bagi investasi, pariwisata, dan
kerja sama global yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. “Semoga
Lampung Selatan semakin dikenal dunia,” kata Bupati Egi. [MFH Sriw]











3.jpg)