- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan
- Pesta Sekura, Tradisi Penuh Makna Pererat Kebersamaan di Lampung Barat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Lihun Korban Kebakaran di Tugu Mulya
- Menteri Kehutanan RI Raja Juli Kunjungi Way Kambas
- Wakil Walikota Rafieq Halal Bihalal di Kediaman dr. Wahdi
- Truk Buah dan Sayuran Terjebak Antrean Hingga Puluhan Kilometer di Pelabuhan SMA
- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
Sistem OM SPAN Kementerian Keuangan Alami Kendala
Insentif RT dan Kader di Kecamatan Palas Baru 4 Bulan di Cairkan

PALAS, MFH,-- Pencairan DD (Dana
Desa) tahap II Tahun 2025, di Kabupaten Lampung Selatan molor hingga satu
bulan, pencairan tahab II sebesar 60% yang seharusnya pada awal bulan Oktober
2025, sampai saat ini belum ada kejelasan.
Informasi yang diperoleh media, tertundanya
pencairan tahap II, akibat website OM-SPAN (Online Monitoring Sistem
Perbendaharaan dan Anggaran Negara) milik Kementrian Keuangan mengalami kendala
dan sedang dalam perbaikan.
"Kami sudah mengajukan
proposal DD sejak bulan September 2025, namun sampai saat ini belum menerima
informasi tentang kejelasannya," ucap salah seorang aparatur desa di Kecamatan Palas, yang namanya
tidak mau di sebutkan, (1/11/2025).
Baca Lainnya :
- Akhir Oktober 2025, Progres Pembangunan Ruas Bumidaya - Terimo Mukti Baru 13,86 %0
- Tokoh Masyarakat Palas Barat Dukung Pemekaran Kecamatan0
- Kepala Desa dan Babinsa Tinjau Pos Ronda0
- 130 Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Mandiri Produktif (KDKMP) Ikuti Bimtek0
- 1041 KPM Penerima Bansos di Palas Terima Kartu ATM dari BRI0
Lebih lanjut dia mengatakan,
tertundanya pencairan akibat website OM-SPAN (Online Monitoring Sistem
Perbendaharaan dan Anggaran Negara) mengalami perbaikan, pihak desa terpaksa harus
menunggu dalam waktu yang tidak bisa di tentukan.
"Saat ini baru 4 bulan dari 40
persen tahap I, untuk insentif RT dan para kader, tahap II sebesar 60 persen yang
diharapkan cair dialokasikan untuk pembayaran delapan bulan, jadi selama ini kami
baru terima 4 bulan terima gaji dan insentif," jelas dia.
Dia juga menambahkan sementara ini,
pendanaan kegiatan yang anggarkan melalui DD belum bisa dilaksanakan, sedangkan
untuk jadwal pengajuan DD Tahap II Non Earmark Kecamatan Palas, baru 8 Desa yaitu, Desa Pulau
Jaya, Tanjung Sari, Rejomulyo, Bumi Asri, Bumiasih, Mekar mulya, Sukaraja dan Desa
Bumirestu.
Kabid Ekonomi Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Lampung Selatan, M. Iqbal Fuad, saat dihubungi
melalui pesan singkat WhatsApp membenarkan terkait molornya pencairan DD tahab
II.
"OM SPAN,nya masih gangguan
bang, dan belum bisa dipastikan kapan pencairannya, karena OM SPAN itu
milik Kementrian Keuangan jadi kendala ini bersifat nasional, jadi se-Indonesia
terdampak," jelas M.Iqbal
Iqbal juga menambahkan, untuk siltap
aparatur desa telah ditrasfer ke rekening masing-masing untuk pembayaran sampai
bulan September, sedangkan untuk insentif RT dan Kader memang belum bisa disaluran
karena menggunakan DD. [MFH Jun]











3.jpg)