- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
- Pertama di Indonesia, Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP
Affan Kurniawan Pengemudi Ojol yang Tewas Ternyata Kelahiran Bandar Lampung

JAKARTA, MFH,-- Tragedi memilukan mewarnai aksi unjuk rasa di kawasan
Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam seorang driver ojek online (Ojol) bernama Affan Kurniawan (21)
meregang nyawa usai terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob jenis Barracuda.
Peristiwa ini bukan
hanya mengguncang rekan-rekan ojol, tapi juga menyentuh hati masyarakat luas,
terutama di tanah kelahirannya, Bandar Lampung.
Affan lahir di Bandar
Lampung pada 18 Juli 2004. Meski sudah menetap di Menteng, Jakarta Pusat, ia
masih dikenal sebagai sosok anak daerah yang berjuang di ibu kota.
Baca Lainnya :
- Kapolda Lampung Sampaikan Bela Sungkawa0
- Kapolresta Bogor dan Komunitas Ojol Gelar Salat Gaib Doakan Affan Kurniawan0
- Bupati Lampung Utara Hadiri Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 20250
- Perpindahan 4 Desa di Lamsel Masuk Wilayah Bandar Lampung Masih Tahap Kajian0
- Waspadai Penyakit Cacingan, Pemkot Bakal Cek Kesehatan Bayi dan Balita Serentak0
Dalam kesehariannya,
Affan menjadi tulang punggung keluarga. Ia mengambil orderan dari pagi hingga
malam demi memenuhi kebutuhan hidup.
Malam itu, Affan
sedang mengantarkan pesanan ketika tiba-tiba terjebak dalam kerumunan massa.
Naas, Rantis Brimob melaju
cepat dan melindas tubuhnya. Sempat dilarikan ke RSCM, namun nyawanya tidak
tertolong.
Pagi ini (29/8),
jenazah Affan lebih dulu disemayamkan di rumah duka kawasan Blora, Menteng.
Iring-iringan driver ojol mengawal ambulans dari RSCM menuju rumah duka.
Suasana penuh haru menyelimuti prosesi, dengan tangisan keluarga serta
solidaritas rekan seprofesi.
Rencananya, setelah
disemayamkan, Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta, dengan fasilitas
dari Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta turut menyampaikan duka cita mendalam
dan berharap keluarga diberi ketabahan.
Fakta terbaru,
terdapat tujuh anggota Brimob di dalam kendaraan taktis tersebut saat peristiwa
terjadi. Pihak kepolisian menyatakan investigasi menyeluruh sedang dilakukan
untuk mengetahui detail kronologi dan pihak yang bertanggung jawab.
Rasa duka juga datang
dari pihak aplikator. Gojek dan Grab menyampaikan belasungkawa, memberikan
santunan kepada keluarga korban, serta memastikan akan ikut mengawal proses
hukum hingga selesai.
Tak hanya itu,
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menyampaikan permintaan
maaf kepada keluarga korban dan masyarakat.
Ia menegaskan tragedi
ini akan ditangani secara serius dan transparan agar tidak terulang di masa
depan.
Bagi para driver
ojol, Affan adalah simbol perjuangan anak muda rantau yang berusaha menghidupi
keluarga dengan cara halal.
Kini,
kepergiannya meninggalkan duka mendalam sekaligus pesan agar keselamatan rakyat
selalu menjadi prioritas. [MFH/**]











