- Buntut Kesenjangan Upah, Buruh PT. Oasis Wood Industri Sampaikan Aspirasi di DPRD Lamsel
- Pemkab Lamtim Dampingi Pengobatan Balita Korban Luka Bakar 70 Persen
- Wamensos Optimistis Sekolah Rakyat Permanen Lamtim Rampung Tepat Waktu
- Pemprov Lampung Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut
- Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026
- Wakil Bupati Hadiri Gerakan Serentak Penetrasi Pasar untuk Pengendalian Inflasi Daerah
- Pemkab Lampura Sinergikan Program dan Optimalkan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat
- Pemkab Pesisir Barat Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026/2027
- Pemkab Tanggamus Siapkan Pendampingan SPMB Online
- Polsek Wonosobo Fasilitasi Rembuk Pekon
Wamensos Optimistis Sekolah Rakyat Permanen Lamtim Rampung Tepat Waktu

SUKADANA, MFH,-- Komitmen pemerintah dalam
memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu terus diwujudkan
melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Untuk memastikan kesiapan program tersebut,
Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, meninjau langsung
progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Islamic Center
Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (11/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wamensos didampingi
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Rustam Effendi,
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta sejumlah pejabat daerah
lainnya.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan
pembangunan Sekolah Rakyat permanen berjalan sesuai target sehingga siap
digunakan saat tahun ajaran baru dimulai pada 14 Juli 2026.
Baca Lainnya :
- Tangis Haru Sambut Kepulangan 163 Jamaah Haji Lampung Timur0
- Bupati Lamtim Dukung Peran Pengusaha Muda Wujudkan Indonesia Emas 20450
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan0
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Desain Pengembangan Rest Area Labuhan Ratu VI0
“Pada hari ini saya didampingi Ibu Bupati
Lampung Timur bersama Kadinsos Provinsi dan Kadinsos Kabupaten mengecek secara
langsung sejauh mana proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Karena pada 14
Juli nanti kita sudah mulai tahun ajaran baru dan menerima siswa,” ujar Agus
Jabo.
Menurutnya, Sekolah Rakyat Lampung Timur akan
menjadi salah satu pusat pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pada tahap awal, sekolah tersebut akan menerima sebanyak 270 siswa yang terbagi
dalam tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA.
Masing-masing jenjang akan memiliki tiga
rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 30 siswa per kelas. Dengan
demikian, setiap jenjang akan menampung 90 siswa.
“Untuk SD ada 90 siswa, SMP 90 siswa, dan SMA
90 siswa. Jadi total 270 siswa yang akan belajar di Sekolah Rakyat permanen
ini, ditambah 64 siswa yang saat ini sudah mengikuti pembelajaran di Sekolah
Rakyat rintisan,” jelasnya.
Agus Jabo mengungkapkan, minat masyarakat
terhadap program Sekolah Rakyat sangat tinggi. Bahkan jumlah calon siswa yang
telah mengikuti asesmen melebihi kuota yang tersedia.
Karena itu, Kementerian Sosial terus menyiapkan
berbagai skema agar lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat
memperoleh kesempatan belajar melalui program tersebut.
Meski pembangunan masih menyisakan sekitar 20
persen pekerjaan, Wamensos mengaku optimistis target penyelesaian pada 20 Juni
2026 dapat tercapai. Optimisme itu didukung komitmen kontraktor pelaksana dan
perhatian penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum.
“Kita semua optimis. Jika kurang tenaga kerja
akan ditambah, jika kurang material akan segera dimobilisasi. Pak Menteri PU
juga sudah meminta agar seluruh kekurangan segera dilengkapi supaya target
penyelesaian pada 20 Juni bisa terpenuhi,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Agus Jabo juga
menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah
menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
Menurutnya, saat ini Provinsi Lampung menjadi
salah satu daerah yang bergerak cepat dalam mendukung program tersebut dengan
hadirnya dua Sekolah Rakyat permanen, yakni di Lampung Timur dan Kota Baru.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya
kepada Ibu Bupati Lampung Timur yang sudah menyediakan lahan. Ini merupakan
langkah awal untuk mewujudkan arahan Presiden agar setiap kabupaten dan kota
minimal memiliki satu Sekolah Rakyat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Ela Siti Nuryamah
menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Timur saat ini telah
mencapai sekitar 78 persen dan terus dikebut agar dapat difungsikan sesuai
jadwal.
“Hari ini pembangunan sudah hampir selesai
dengan progres sekitar 78 persen. Mudah-mudahan pada 14 Juli nanti sudah bisa
digunakan. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial bersama para pendamping PKH
juga sedang melakukan proses rekrutmen siswa dan kami berharap pekan depan
sudah memasuki tahap finalisasi,” ujar Ela.
Ia menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat
merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan
akses pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat.
“Kami tidak patah semangat. Ini adalah wujud
kerja keras bersama agar Sekolah Rakyat tahun 2026 benar-benar bisa dibuka di
Lampung Timur dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Lampung
Timur diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan pendidikan, sekaligus
membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk
memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)