- Wabup Agus Suranto Buka MUSDA APPSI Tanggamus 2026
- BPS Ungkap Capaian Positif, Lampung: Kemiskinan Turun Inflasi Terkendali, Ekonomi Terus Tumbuh
- BPS: 35,5 Ribu Tenaga Kerja Terserap, TPT Lampung Mei 2026 Sebesar 3,97 Persen
- Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Pemprov Terus Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan
- Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula
- SMPN 2 Pringsewu Dapat Bantuan Perpustakaan Digital
- Pemkab Lampung Timur Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI
- PMI Lampung Timur Hadiri Rakernis UDD Regional I di Padang
- Pemkab Lamteng Perkuat Komitmen Gelar Workshop Tenaga Kesehatan
- Pemkab dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Wabup Agus Suranto Buka MUSDA APPSI Tanggamus 2026
Dorong Pedagang Pasar Beradaptasi dengan Era Digital


TANGGAMUS, MFH,-- Wakil Bupati Tanggamus Agus
Suranto membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh
Indonesia (APPSI) Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 di Gedung UMKM Tanggamus, Rabu
(5/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua APPSI Provinsi
Lampung, Asisten 2 Sekdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega, jajaran Pemerintah
Kabupaten Tanggamus, Dinas Koperindag UKM, panitia, serta para pedagang yang
tergabung dalam APPSI Tanggamus.
Baca Lainnya :
- Panen Perdana Bawang Putih Grade A, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan0
- Polsek Talang Padang dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi dan Evakuasi Mayat di Siring Jalan0
- DPRD Tanggamus Mulai Bahas Perubahan APBD 20260
- Respon Cepat Perbaikan Gorong-Gorong Ambrol di Negeri Ngarip0
- Bupati Tanggamus Ajak Perhiptani Perkuat Peran Penyuluh0
Dalam sambutan Bupati Tanggamus yang dibacakan
Wakil Bupati Agus Suranto, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya MUSDA sebagai momentum strategis untuk memperkuat organisasi
pedagang pasar sekaligus menyusun program kerja yang mampu menjawab berbagai
tantangan di sektor perdagangan rakyat.
Agus menegaskan, pasar tradisional memiliki
peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus ruang
interaksi sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat keberadaannya.
"Pasarnya boleh tradisional, tetapi cara
berdagang harus semakin modern mengikuti perkembangan zaman," ujar Agus
Suranto.
Menurutnya, pedagang pasar saat ini menghadapi
berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, menurunnya daya beli
masyarakat, persaingan dengan pasar modern hingga perkembangan perdagangan
digital. Karena itu, para pedagang didorong untuk mulai memanfaatkan pembayaran
digital, media sosial, pemasaran daring, katalog produk, serta melakukan
pencatatan keuangan yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus, lanjut Agus,
berkomitmen memperkuat keberadaan pasar rakyat melalui sinergi bersama APPSI
sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan aspirasi dan
pemberdayaan pedagang.
Ia juga berharap kepengurusan APPSI yang
terbentuk melalui MUSDA mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh pedagang,
mempererat komunikasi dengan pemerintah daerah, serta mendorong terciptanya
pasar yang bersih, tertib, modern, dan berdaya saing.
"Marilah kita jadikan
pasar sebagai wajah ekonomi rakyat yang maju, bersih, tertib, modern, dan
berdaya saing. Pasar kuat, pedagang sejahtera, ekonomi rakyat tumbuh, Tanggamus
semakin maju," tutupnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)