- Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas, Kepemimpinan, dan Sinergi Birokrasi
- Pemprov Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat
- Tanpa APBD, Lampung-1 Siap Diluncurkan untuk Dukung Pembangunan Berbasis Data
- Bupati Pesawaran Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pemkab Percepat Perizinan Kawasan Hutan untuk Penuhi Akses Listrik Masyarakat
- Sekda Metro Ajak ASN Perkuat Nilai BerAKHLAK dan Percepat Transformasi Pelayanan Digital
- Lazismu Kota Metro Serahkan Rumah Layak Huni
- Bupati Pimpin Rapat Pemantapan, Tekankan Khidmat dan Semarak Peringatan HUT Ke-81 RI di Lambar
- Ribuan Penonton Hadiri Penutupan Grasstrack Championship di Lampung Barat
- Ketua TP PKK Pesisir Barat Ajak Perkuat Karakter Remaja
Bupati Tanggamus Ajak Perhiptani Perkuat Peran Penyuluh
Targetkan Kebangkitan Sektor Pertanian


TANGGAMUS,
MFH,-- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menerima
audiensi Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia
(Perhiptani) Kabupaten Tanggamus di Ruang Rapat Bupati, Senin (3/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan
penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Bupati
didampingi Asisten Administrasi Umum Jon Novri, Kepala BPKAD Afrida Susanti,
perwakilan Dinas KPTPH, Kepala Bagian Kerja Sama diwakili Sefon Palauti, serta
Robi Iskandar. Sementara rombongan Perhiptani dipimpin Ketua DPD Perhiptani
Tanggamus, Imam Mashuda, bersama jajaran pengurus.
Baca Lainnya :
- Respons Cepat Polsek Wonosobo Tangani Gorong-Gorong Ambrol dan Banjir di Pekon Negeri Ngarip0
- Bhabinkamtibmas Polsek Kota Agung Takziah ke Rumah Warga Pekon Teratas0
- Polsek Wonosobo Identifikasi Kebakaran Rumah yang Dijadikan Gudang Swalayan0
- Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pasar Kotaagung0
- Bupati Tanggamus Buka Penguatan Kapasitas Dai Wasathiyah0
Dalam
paparannya, Imam Mashuda menyampaikan Perhiptani Tanggamus memiliki 126 anggota
yang terdiri dari penyuluh pertanian PNS, PPPK, tenaga bantu, dan penyuluh
purnatugas. Menurutnya, keberadaan penyuluh menjadi bagian penting dalam
mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Tanggamus.
Ia
menjelaskan, saat ini masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi penyuluh,
mulai dari minimnya pelatihan, keterbatasan sarana dan prasarana, hingga belum
terlaksananya sejumlah program seperti demonstrasi plot (demplot) pertanian
organik dan lomba asah terampil petani.
"Kami
ingin mengetahui mimpi besar Pak Bupati terhadap Tanggamus, sehingga kami bisa
berkolaborasi dan ikut berkontribusi mewujudkannya. Kami yakin Tanggamus
memiliki sumber daya alam yang luar biasa, mulai dari kopi, kakao, hortikultura
hingga potensi lainnya yang bisa memberikan nilai tambah bagi daerah,"
ujar Imam.
Menanggapi hal
tersebut, Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa penyuluh pertanian memegang
peranan strategis dalam menentukan keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten
Tanggamus.
"Produktif
atau tidak produktifnya petani sangat bergantung pada penyuluh pertanian.
Kuncinya ada di Perhiptani. Karena itu saya berharap penyuluh benar-benar
memberikan contoh, membimbing, dan mendampingi petani dengan ilmu yang
dimiliki," kata Saleh Asnawi.
Bupati menilai
Tanggamus memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan,
hingga sumber daya alam lainnya. Namun potensi tersebut harus didukung
peningkatan produktivitas petani agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
"Kita
punya kopi robusta, kakao, cengkeh, lada, perikanan Teluk Semaka, hingga beras
yang terkenal kualitasnya. Kalau petani produktif, ekonomi daerah akan
bergerak. Maka mari kita bekerja dengan niat yang tulus untuk memajukan petani
dan masa depan Tanggamus," tegasnya.
Dalam
kesempatan itu, Bupati juga mendorong Perhiptani agar lebih aktif mengembangkan
demplot sebagai sarana pembelajaran langsung bagi petani, sehingga inovasi dan
teknologi pertanian dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
Audiensi
berlangsung dalam suasana dialogis dengan sesi diskusi mengenai berbagai
peluang kerja sama untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten
Tanggamus. [MFH/Din/rils]











3.jpg)