- Bupati Saleh Asnawi Lantik 12 Pejabat Administrator dan Pengawas
- Pemkab Pesisir Barat Perketat Pengawasan Pajak Hotel dan Restoran
- Kunjungan Ketua TP PKK Lampura Dorong Agrowisata BUMDes dan Peningkatan Ekonomis Petani
- Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Parosil Dorong Inovasi Kopi Bernilai Ekonomi Tinggi
- Wali Kota Metro Dorong Tabungan Umroh Lewat Bank Sampah Pesantren
- 2.202 Mahasiswa Universitas Malahayati Siap Mengabdi di Kota Metro
- Gubernur Lampung Dorong Jabung Jadi Pusat Budaya dan Pengembangan SDM
- Tambang Pasir Semaka Jadi Salah Satu Pembahasan dalam Rakor Forkopimda
- Kadis Pariwisata Tanggamus Tinjau Wisata Dam Margo Tirto Gisting
Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Parosil Dorong Inovasi Kopi Bernilai Ekonomi Tinggi

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat H.
Parosil Mabsus menerima audiensi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB)
University yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lampung
Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu,
Kecamatan Balik Bukit, Senin (6/7/2026).
Audiensi tersebut sekaligus menjadi momen
penyerahan 11 mahasiswa IPB University yang akan menjalankan program KKN selama
40 hari, mulai pada tanggal 7 Juli hingga 17 Agustus 2026, ditempatkan di Pekon
Pura Jaya, Kecamatan Kebun Tebu.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Lembaga
Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Danang
Arya Nugroho, S.E., M.Si., para asisten, kepala perangkat daerah, serta
mahasiswa IPB University.
Baca Lainnya :
- Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII0
- 340 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar0
- Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Taman Kota Liwa Saksikan Penobatan Muli Mekhanai 2026 0
- Sekda Nukman Apresiasi Lomba Nyambai Festival Sekala Bekhak XII 0
- Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat0
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus
menyampaikan apresiasi kepada IPB University yang kembali mempercayakan Lampung
Barat sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah
masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui inovasi dan
pendampingan yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.
Parosil juga memaparkan berbagai potensi
unggulan yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat, mulai dari sektor pertanian,
perkebunan kopi, hingga destinasi wisata alam seperti Danau Ranau, pasar
tematik, Kebun Raya Liwa, serta berbagai objek wisata lainnya.
“Lampung Barat memiliki potensi alam yang luar
biasa dan masyarakat yang masih kuat menjaga adat istiadat. Ini menjadi modal
penting untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Parosil.
Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh pekon di
Lampung Barat memiliki potensi besar di sektor perkebunan kopi robusta. Dengan
luas areal perkebunan lebih dari 54 ribu hektare dan produksi sekitar 63 ribu
ton per tahun, komoditas kopi menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 36
ribu kepala keluarga atau sekitar 70 persen rumah tangga petani di Lampung
Barat.
Karena itu, Parosil berharap kehadiran
mahasiswa KKN IPB University mampu menghadirkan berbagai inovasi yang dapat
meningkatkan nilai tambah komoditas kopi melalui pengembangan produk turunan
yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi lebih tinggi.
“Saya berharap hasil inovasi mahasiswa KKN IPB
University dapat menginspirasi para petani kopi untuk lebih berkreasi, sehingga
kopi tidak hanya dikonsumsi sebagai minuman, tetapi juga diolah menjadi
berbagai produk bernilai jual tinggi,” katanya.
Selain itu, Parosil juga berharap para
mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat selama menjalankan KKN. Menurutnya,
mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra
pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan di
lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan
Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Danang Arya Nugroho,
mengatakan Lampung Barat merupakan daerah yang memiliki daya tarik tersendiri
bagi mahasiswa serta menjadi wilayah yang sangat strategis untuk proses
pembelajaran langsung di tengah masyarakat.
“Lampung Barat sangat potensial untuk digali.
Kami titip mahasiswa kami selama 40 hari ke depan untuk dibimbing dan
didampingi oleh pemerintah daerah, kecamatan dan pekon,” ujarnya.
Danang berharap program KKN yang dilaksanakan
para mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi
inspirasi bagi generasi muda Lampung Barat untuk terus melanjutkan pendidikan
ke perguruan tinggi.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah,
perguruan tinggi, dan masyarakat, program KKN IPB University diharapkan mampu
melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pengembangan potensi daerah,
khususnya di sektor pertanian dan perkebunan kopi, sehingga dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Lampung Barat secara berkelanjutan. [MFH/Diskominfo
Lampung Barat]











3.jpg)