- Bupati Saleh Asnawi Lantik 12 Pejabat Administrator dan Pengawas
- Pemkab Pesisir Barat Perketat Pengawasan Pajak Hotel dan Restoran
- Kunjungan Ketua TP PKK Lampura Dorong Agrowisata BUMDes dan Peningkatan Ekonomis Petani
- Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Parosil Dorong Inovasi Kopi Bernilai Ekonomi Tinggi
- Wali Kota Metro Dorong Tabungan Umroh Lewat Bank Sampah Pesantren
- 2.202 Mahasiswa Universitas Malahayati Siap Mengabdi di Kota Metro
- Gubernur Lampung Dorong Jabung Jadi Pusat Budaya dan Pengembangan SDM
- Tambang Pasir Semaka Jadi Salah Satu Pembahasan dalam Rakor Forkopimda
- Kadis Pariwisata Tanggamus Tinjau Wisata Dam Margo Tirto Gisting
Wali Kota Metro Dorong Tabungan Umroh Lewat Bank Sampah Pesantren

METRO, MFH,-- Wali Kota Metro, Bambang Iman
Santoso, meresmikan peluncuran rekening nasabah Pesantren Bank Sampah yang
bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Kota Metro, di Pesantren
Bank Sampah, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Senin (6/7/2026).
Peluncuran program tersebut yang bertajuk “Dari
Sampah Menuju Umroh”, menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan kepedulian
terhadap lingkungan dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Hasil
pengelolaan sampah yang selama ini dipandang tidak bernilai, diharapkan mampu
menjadi tabungan yang dapat membantu mewujudkan impian masyarakat untuk
menunaikan ibadah umroh.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso, menyampaikan apresiasi kepada Pesantren Bank Sampah atas inovasi yang
terus dikembangkan bersama BNI Kota Metro, serta Pemkot Metro akan senantiasa
memberikan dukungan terhadap berbagai program yang mampu memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- 2.202 Mahasiswa Universitas Malahayati Siap Mengabdi di Kota Metro0
- Sekda Kota Metro Tekankan Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Preventif dan Promotif 0
- Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI 20260
- Wali Kota Metro Perkuat Sinergi Nasional di Rakernas APEKSI 20260
- Sekda Kota Metro Tinjau Pelayanan di Disdukcapil dan MPP0
“Kami dari Pemerintah Kota Metro senantiasa
memberikan dukungan kepada Pesantren Bank Sampah yang telah bekerja sama dengan
BNI Kota Metro dalam meluncurkan program yang sangat baik, yaitu pembukaan
rekening dengan konsep ‘Dari Sampah Menuju Umroh’ yang merupakan sebuah gagasan
dan inovasi yang luar biasa dari pengelola Bank Sampah,” ujarnya.
Dirinya berharap,program ini mampu membawa
semangat baru di tengah tantangan ekonomi masyarakat, dengan menghadirkan
sebuah ikhtiar yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi investasi
ibadah.
Bambang menambahkan, peluncuran rekening
nasabah Pesantren Bank Sampah bukan sekadar membangun kesadaran masyarakat
dalam menjaga lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian,
tanggung jawab, disiplin, serta meningkatkan literasi keuangan sejak dini yang
dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk melalui kegiatan memilah dan mengelola
sampah rumah tangga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
keberlangsungan program tersebut, Wali Kota Metro turut memberikan tabungan
awal kepada para penggerak Bank Sampah yang telah memiliki rekening. Dirinya
juga akan memberikan sejumlah peralatan pendukung, untuk menunjang pengembangan
berbagai produk kerajinan hasil olahan sampah jika diperlukan.
Sementara itu, Owner Pesantren Bank Sampah,
Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa peluncuran rekening nasabah merupakan bagian
dari komitmen untuk memperkuat tata kelola organisasi, baik dari sisi
administrasi maupun peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan.
“Hari ini kami meluncurkan rekening yang
diawali oleh 30 orang penggerak Pesantren Bank Sampah sebagai wujud komitmen
yang telah kami ikrarkan sejak bulan lalu bahwa sudah saatnya pengelolaan Bank
Sampah ditata lebih baik, baik secara administrasi maupun produktivitas dan
kualitas,”jelasnya.
Menurut Slamet, program tersebut diharapkan
mampu memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa sampah memiliki nilai
ekonomi yang nyata apabila dikelola dengan baik.
Hampir seluruh jenis sampah, kecuali limbah
bahan berbahaya dan beracun (B3), diolah kembali menjadi produk yang memiliki
nilai jual. Sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi jumlah
sampah yang berakhir di tempat pembuangan,” ungkapnya.
Diakhir pertemuan Slamet juga mengungkap, bahwa
melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan masyarakat,
program ini diharapkan menjadi inspirasi dalam membangun budaya peduli
lingkungan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan. [MFH/Diskominfo
Kota Metro]










3.jpg)