- Tambang Pasir Semaka Jadi Salah Satu Pembahasan dalam Rakor Forkopimda
- Kadis Pariwisata Tanggamus Tinjau Wisata Dam Margo Tirto Gisting
- Ekonomi Syariah Lampung Melaju, Tiga Penghargaan Nasional Diraih Sekaligus
- Bupati Pringsewu Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda
- Forkopimda Tanggamus Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
- Pemkab Pringsewu Gelar Peringatan Hari Lansia Nasional
- Sekda Kota Metro Tekankan Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Preventif dan Promotif
- Staf Ahli Bupati Dorong ASN Utamakan Kekompakan, Disiplin, dan Integritas
- Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII
Ekonomi Syariah Lampung Melaju, Tiga Penghargaan Nasional Diraih Sekaligus


JAKARTA, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung kembali
menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan dalam
Malam Anugerah Adinata Syariah 2026 dan Apresiasi Mitra Pendukung Ekonomi
Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin
(6/7/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen
Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan
syariah di daerah.
Baca Lainnya :
- Bupati Pringsewu Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional0
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda0
- Forkopimda Tanggamus Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah0
- Pemkab Pringsewu Gelar Peringatan Hari Lansia Nasional0
- Sekda Kota Metro Tekankan Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Preventif dan Promotif 0
Pada ajang yang diselenggarakan Komite Nasional
Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Provinsi Lampung berhasil meraih
penghargaan pada tiga kategori, yakni Peringkat Kelima Kategori Pertumbuhan
Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, Penghargaan Kategori Nilai Ekspor Halal,
serta Kategori Khusus The New Emerging Sharia Economic Region.
Penghargaan untuk kategori Pertumbuhan Pelaku
Usaha Bersertifikasi Halal diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,
sementara penghargaan Kategori Nilai Ekspor Halal diserahkan oleh Menteri UMKM
Maman Abdurrahman. Adapun penghargaan kategori khusus The New Emerging Sharia
Economic Region diserahkan oleh Direktur Eksekutif KNEKS, Salahudin Al Ayyubi.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata
komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor ekonomi syariah
melalui pengembangan industri halal, peningkatan jumlah pelaku usaha
bersertifikasi halal, serta penguatan daya saing produk daerah di pasar
nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI ke-13 KH.
Ma'ruf Amin yang juga sebagai Bapak Ekonomi Syariah Indonesia menegaskan bahwa
pembangunan ekonomi dan keuangan syariah bukan sekadar memperbesar aset atau
lembaga keuangan syariah, melainkan menghadirkan nilai-nilai keadilan,
keseimbangan, dan keberkahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan ekonomi syariah harus
diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, seperti pengurangan
kemiskinan, perluasan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, penguatan industri
halal, serta terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan.
"Jangan hanya mengejar pertumbuhan yang
memperbesar angka statistik, tetapi juga memperbesar manfaat yang dirasakan
masyarakat. Itulah hakikat pembangunan ekonomi syariah," ujar Ma'ruf Amin.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Anugerah
Adinata Syariah sebagai instrumen untuk mendorong pemerintah daerah terus
berinovasi dan berlomba menghadirkan kemaslahatan melalui pengembangan ekonomi
syariah.
Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa posisi
Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah dunia saat ini berada di peringkat
keempat. Menurutnya, dengan potensi yang dimiliki, Indonesia seharusnya mampu
menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.
"Saya berharap Anugerah Adinata Syariah
menjadi gerakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan sehingga Indonesia tidak
hanya kembali ke peringkat tiga, tetapi mampu menjadi nomor satu dunia dalam
ekonomi dan keuangan syariah," katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS
Salahudin Al Ayyubi menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah kini telah
menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional menuju Indonesia
Emas 2045. Karena itu, peran pemerintah daerah dinilai sangat strategis dalam
memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing.
Menurutnya, Anugerah Adinata Syariah merupakan
bentuk apresiasi sekaligus instrumen untuk mendorong lahirnya inovasi,
kolaborasi, dan kepemimpinan daerah dalam membangun ekonomi syariah.
"Penghargaan ini tidak hanya menilai
capaian administratif, tetapi juga dampak nyata terhadap penguatan industri
halal, keuangan syariah, literasi, inklusi, kelembagaan, serta inovasi
kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Penilaian Anugerah Adinata Syariah 2026
dilakukan secara objektif, komprehensif, dan akuntabel berdasarkan aspek
kepemimpinan, inovasi, serta karya nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan
ekonomi dan keuangan syariah.
Prestasi yang diraih Provinsi Lampung
diharapkan semakin memperkuat langkah pemerintah daerah dalam memperluas
pengembangan ekonomi syariah, meningkatkan daya saing produk halal, mendorong
pertumbuhan UMKM, serta memperkuat kontribusi sektor halal terhadap pembangunan
ekonomi daerah dan nasional. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)