Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat

By redaksi 02 Jul 2026, 12:23:16 WIB Saburai
Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Tabuhan gamolan pekhing memecah udara Taman Kota, Balik Bukit, Kamis 2/7/2026. Tanda Festival Budaya Sekala Bekhak XII resmi dibuka Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin.

Bagi Lampung Barat, festival ini lebih dari agenda tahunan. Ia adalah ruang merawat jati diri dan menjaga warisan leluhur di tengah arus zaman.

“Tahun ini kebanggaan kita bertambah. Sekala Bekhak XII kembali dipercaya masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (KEMENPAR RI). Itu pengakuan bahwa budaya kita autentik, bernilai tinggi, dan layak jadi daya tarik wisata nasional,” kata Mad Hasnurin.

Baca Lainnya :

Masuknya Sekala Bekhak ke KEN membawa amanah. Festival harus berkualitas, menjaga keaslian tradisi, sekaligus memberi dampak nyata. Dengan harapan mendatangkan wisatawan, menggerakkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), memperkuat ekonomi kreatif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mad Hasnurin menyebut Sekala Bekhak bukan sekadar nama. Ia simbol kejayaan, identitas, dan akar budaya masyarakat Lampung yang diwariskan turun-temurun. Karena itu, pelestarian bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama.

“Harapan saya, festival ini jadi tuntunan bagi generasi muda. Agar semakin mencintai budaya, bangga pada identitas, dan punya semangat melestarikannya,” ujarnya.

Mad Hasnurin juga mengajak masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan keramahan bagi tamu yang datang. “Tunjukkan Lampung Barat kaya budaya, indah alamnya, hangat masyarakatnya,” katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat Bernaria menjelaskan, festival berlangsung 2-4 Juli 2026. Kemeriahannya diisi lomba nyata yang melibatkan masyarakat langsung.

Ada lomba nyambai 36 grup, orkes gambus 4 grup, dan solosong lagu Lampung 34 peserta. “Ini upaya konkret melestarikan budaya khas Lampung Barat yang mulai pudar di tengah kemajuan zaman,” kata Bernaria.

Festival dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Para Sai Batin Paksipak Sekala Bekhak, Ketua GOW Gurti Komarawati Mad Hasnurin, Staf Ahli, kepala perangkat daerah, camat, dan lapisan masyarakat. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment