- Operasi Patuh Krakatau 2026, Satlantas Polres Bagikan Brosur dan Pasang Banner
- Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan
- Lampung Raih Mandaya Award 2026, Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan
- RUPS Luar Biasa BPRS Tanggamus Putuskan Perpanjangan Dewan Pengawas Syariah
- Bupati dan Kapolres Tinjau Kesiapan TPS Jelang Pencoblosan Pilkakon
- MUI Pesawaran Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Judi Online dan Narkoba
- Pimpin Apel Siaga Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Tekankan 3 Hal Penting
- Bupati Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan
- Wabup Mad Hasnurin Lantik 72 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lambar
- Bentuk Forum Lalu Lintas, Pemkab Pesisir Barat Bidik Transportasi Aman dan Tertib
Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Lampung bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi
Lampung menggelar kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Terinci Semester II Tahun
2026 di Ruang Rapat Utama, Selasa (27/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi tata
kelola keuangan yang baik, yang turut berkontribusi pada pencapaian prestasi
Pemprov Lampung. Ia menyoroti keberhasilan provinsi yang baru saja meraih
Mandaya Award 2026 dari Kemenko PMK RI.
"Penghargaan ini menjadi bukti kerja keras
kita bersama, di mana Provinsi Lampung berhasil menempati peringkat pertama
nasional dalam penanggulangan kemiskinan. Kita berhasil mencatatkan penurunan
kemiskinan secara tajam dari 11,6% pada Maret 2025 menjadi 9,3% pada Juni 2026,
dan sukses mengentaskan lebih dari 200 ribu jiwa. Tentu capaian impresif ini
harus terus kita pertahankan dan tingkatkan dengan tata kelola pemerintahan
yang akuntabel," ungkap Sekdaprov.
Baca Lainnya :
- Lampung Raih Mandaya Award 2026, Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan0
- Wagub Lampung Minta Bendahara Koperasi Merah Putih Transparan Kelola Keuangan 0
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Jaga Harga Pangan 0
- Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Doakan Kemajuan Lampung0
- Bunda Literasi Lampung Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara0
Terkait pelaksanaan pemeriksaan, Kepala BPK RI
Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo memaparkan bahwa Entry Meeting
ini menandai dimulainya fase pengujian secara mendalam atas kepatuhan dan
kinerja pelaksanaan program pemerintah daerah.
"Pada semester II tahun 2026 ini, fokus
penugasan kami mencakup Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan
Tertentu (PDTT). Ada lima sasaran strategis yang menjadi objek pengujian, yaitu
Kinerja Ketahanan Energi, Kinerja Ketahanan Pangan Jilid 2, Kinerja Pengelolaan
RSUD, Kinerja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler, dan Belanja Daerah.
Kami di BPK menjaga independensi dan objektivitas, sehingga kami sangat
mengharapkan sinergi Pemprov Lampung melalui penyediaan data yang akurat dan
tepat waktu," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov langsung
memberikan instruksi kepada jajaran Pemprov Lampung untuk mengawal kelancaran
proses pemeriksaan secara penuh.
"Tadi kita sudah mendengarkan bersama
arahan dari Bapak Kepala BPK Perwakilan. Saya minta seluruh Kepala OPD yang
menjadi lokus pemeriksaan pada kelima agenda strategis ini untuk bersikap
proaktif dan kooperatif. Pastikan ketersediaan data yang akurat, berikan akses
informasi yang dibutuhkan secara cepat, dan tunjuk staf teknis yang benar-benar
memahami substansi data agar tidak ada kendala komunikasi," instruksi
Sekdaprov
Sejalan dengan instruksi Sekdaprov, Inspektur
Provinsi Lampung, Bayana, juga memberikan pernyataan dan penekanan kepada
seluruh jajaran OPD agar disiplin dalam melengkapi dokumen yang diminta oleh
tim pemeriksa BPK.
"Inspektorat akan terus mengawal dan
mengoordinasikan kelancaran proses pemeriksaan ini. Saya mengimbau agar seluruh
dokumen, data pendukung, dan komunikasi dengan tim pemeriksa dikoordinasikan
secara tertib melalui satu pintu. Hal ini sangat penting untuk meminimalisasi
kesalahan informasi dan memastikan tidak ada keterlambatan yang menghambat
tugas tim BPK," ujar Bayana.
Melalui kolaborasi dan transparansi ini,
diharapkan tata kelola keuangan serta kinerja pelayanan Pemprov Lampung dapat
terus disempurnakan sebagai upaya mewujudkan
kesejahteraan masyarakat. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











