- Pemkab Pesawaran Jajaki Kerja Sama Replikasi SISGITA Bersama Pemkot Tangsel
- Bupati Ela Siti Nuryamah Hadiri Kerja Sama Replikasi Sistem Peta Pajak dan Pertanahan
- Wakil Wali Kota Metro Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026
- Pemkot Metro Replikasi SISGITA Tangsel untuk Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan
- Bupati Pesisir Barat Tanda Tangani Kerja Sama Nasional di Tangsel
- Dekranasda, PKK dan Posyandu Pesisir Barat Diperkuat, Program akan Makin Terarah
- Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
- Coaching Clinic Manajemen Talenta Digelar, Tanggamus Perkuat Sistem Merit ASN
- Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor
- Purnama Wulan Sari Mirza Satukan Langkah Dekranasda
Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor
Dorong Daya Saing Produk Desa dan Perluasan Pasar Internasional

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menyusun strategi pengembangan potensi desa yang berorientasi pada
pasar ekspor guna mendorong produk unggulan daerah memiliki nilai tambah, daya
saing, dan akses pasar yang lebih luas.
Pembahasan strategi tersebut dilakukan dalam
Rapat Pembahasan Strategi Pengembangan Potensi Desa Ekspor yang dipimpin Wakil
Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin
(21/9/2026).
Desa tidak hanya diposisikan sebagai pemasok
bahan mentah, tetapi didorong untuk menjadi bagian dari rantai pasok ekspor
yang terukur, aman, dan memberi nilai tambah.
Baca Lainnya :
- Purnama Wulan Sari Mirza Satukan Langkah Dekranasda0
- Pemprov Dorong Program Perumahan jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja0
- Gubernur Mirza Dorong Transformasi Samsat: Pelayanan Makin Mudah0
- Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Status Turun dari Siaga ke Waspada0
- Pemprov Lampung Perkuat Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat0
Pengembangan tersebut akan diawali dengan
pemetaan komoditas potensi produk desa secara menyeluruh. Pemetaan mencakup
ketersediaan dan kontinuitas bahan baku, pelaku usaha, kapasitas produksi,
fasilitas pendukung, kesiapan pengolahan, standar mutu, serta peluang pasar.
Dalam prosesnya, perangkat daerah terkait akan
memberikan pendampingan sesuai tugas dan kewenangannya. Pendampingan dilakukan
mulai dari pemetaan potensi, penguatan kapasitas produksi, peningkatan mutu,
pemenuhan standar dan sertifikasi, pengolahan dan pengemasan, hingga kesiapan
produk untuk memenuhi persyaratan pasar.
Sinergi lintas perangkat daerah juga diarahkan
untuk membantu desa dan pelaku usaha mengatasi berbagai kendala dalam
pengembangan produk.
Pelaksanaan strategi ini melibatkan pemerintah
kabupaten/kota, koperasi desa, BUMDes, kelompok usaha, pelaku UMKM, pelaku
usaha pengolahan, eksportir, serta mitra usaha sebagai bagian dari rantai
pasok.
Penguatan peran masing-masing pihak diperlukan
agar proses produksi, pengolahan, standardisasi, hingga pemasaran dapat
berjalan secara terintegrasi. Koordinasi juga dilakukan dengan calon pembeli
dan mitra pasar untuk memastikan pengembangan produk sesuai dengan kebutuhan
dan persyaratan pasar.
Pemerintah Provinsi Lampung akan terus
memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota
untuk memastikan pengembangan potensi desa berjalan secara terarah.
Sinergi dengan pelaku usaha, eksportir, lembaga
pendukung, dan calon pembeli menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem
ekspor yang kompetitif.
Melalui langkah tersebut, Pemprov Lampung
menargetkan pengembangan potensi desa dapat dilakukan secara lebih terarah,
mulai dari penguatan produksi hingga akses pasar. Upaya ini diharapkan mampu
meningkatkan nilai tambah produk desa, memperluas akses pasar, serta membuka
peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat perdesaan. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]











3.jpg)