- Wali Kota Metro Lepas Kafilah MTQ Nasional XXXI Targetkan Prestasi
- HMI Cabang Metro Audiensi dengan Wali Kota
- Bupati Parosil Siap Bawa Kopi Robusta Lampung Barat ke Panggung Nasional
- Pekon Sukarame Ditargetkan Mandiri dan Produktif Pasca Dicanangkan Desa Tapis
- Pemkab Kawal Perpanjangan Runway dan Pembangunan Dermaga Pelabuhan di DPR RI
- Pemprov Lampung Ajukan Dua Raperda, Tarif RS dan Penguatan Inovasi
- Keselamatan Anak Didik jadi Prioritas, PJJ di Provinsi Lampung Berlanjut hingga 10 September
- DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
- Dampak Erupsi Menurun, Sekolah Kembali Dibuka dan Penerbangan Mulai Normal
- Pemprov Lampung Pastikan Kesiapsiagaan Destana Hadapi Dampak Erupsi GAK
Pekon Sukarame Ditargetkan Mandiri dan Produktif Pasca Dicanangkan Desa Tapis

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pekon Sukarame, Kecamatan
Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat resmi jadi Pekon Binaan Desa Tapis Tim
Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung.
Pencanangan dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama
Wulan Sari Mirza secara daring, Selasa 8 September 2026.
Program Desa Tapis ini fokus satu hal.
Menguatkan keluarga dari bawah. Bukan sekedar plang dan seremonial.
“Kegiatan pencanangan Pekon Tapis ini merupakan
wujud komitmen TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat peran keluarga melalui
pembinaan yang berkesinambungan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” kata
Purnama Wulan Sari.
Baca Lainnya :
- 290 Siswa Batu Brak Dapat Seragam Gratis di Tengah Produktivitas Kopi Menurun0
- Program Tiga Setel Seragam Gratis Berhasil Pangkas Beban Orang Tua0
- Bupati Perintahkan OPD Bergerak Cepat Antisipasi Abu Krakatau dan Karhutla0
- Bupati Harap KONI Expo Bukan Pameran, Tapi Pencetak Juara dan Penggerak Ekonomi 0
- Bupati Parosil Buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukulan Gamolan Pekhing0
TP PKK Provinsi tidak datang hanya memberi
arahan. Lewat Pokja 2 dan Pokja 3, mereka langsung memberikan pelatihan ke
kader PKK dan masyarakat Sukarame.
Tujuannya jelas, menggali apa yang jadi
kekuatan Pekon Sukarame, lalu dikembangkan jadi potensi yang mendongkrak
kesejahteraan keluarga.
Desa Tapis ditargetkan berdampak langsung.
Mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan keluarga, pelestarian
lingkungan, sampai ekonomi keluarga yang mandiri.
“Melalui pembinaan yang dilakukan secara
berkelanjutan, kita ingin memperkuat kapasitas kader PKK agar semakin mampu
menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mewanti-wanti. Program ini harus
dikawal dan dievaluasi secara terus-menerus. “Saya mengajak seluruh jajaran TP
PKK, Pemerintah Lampung Barat, para kader, dan seluruh elemen masyarakat untuk
terus mengawal dan mengevaluasi program Desa Tapis ini secara berkelanjutan,”
tegasnya.
Purnama menekankan, PKK tidak bisa jalan
sendiri. Butuh sinergi dari tingkat provinsi sampai ke pekon, juga dengan
pemerintah daerah dan instansi lain, sebab menurutnya, keberhasilan program PKK
adalah keberhasilan kita bersama.
Ketua TP PKK Lampung Barat, Partinia Parosil
Mabsus, menyambut baik pencanangan ini. Tapi ia titip pesan agar programnya
berkelanjutan.
“Pencanangan ini bukan sekedar agenda
seremonial melainkan motivasi berkelanjutan agar desa binaan mampu mandiri,
produktif, dan menjadi percontohan bagi wilayah lainnya,” terang Partinia.
Ia berharap pembinaan ini memberi energi baru
untuk Lampung Barat. Sekaligus mengapresiasi bantuan yang disalurkan TP PKK
Provinsi ke Sukarame berupa kursi roda, bibit, mesin jahit, susu untuk anak
posyandu, dan sembako untuk lansia.
“Terima kasih banyak Ibu Ketua. Mudah-mudahan
bantuannya berkah, barokah, manfaat buat masyarakat Kabupaten Lampung Barat,”
ucapnya.
“Dengan status baru ini,
Sukarame kini jadi percontohan PKK Provinsi di Lampung Barat. Ujiannya ada di
lapangan, apakah pelatihan, pangan, dan ekonomi keluarga benar-benar bergerak,
atau hanya berhenti di pencanangan,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)